Terekam CCTV, Polisi Terus Buru Pencuri Berlian Senilai Rp 4 Miliar

30 turisTribratanewsJatim.com: Telah terjadi pencurian gelang rantai berisikan 18 butir berlian GIA @1 Karat. Diduga pelakunya merupakan sepasang warga negara asing yang diperkirakan dari India atau Pakistan. Gelang tersebut dicuri dari toko Princes Galaxy Mall Surabaya. Gelang rantai berlian tersebut senilai Rp 4 Miliar.

Dari rekaman CCTV berhasil didapatkan ciri ciri pelaku usia sekitar 30 tahun. Perempuan tinggi-langsing berambut panjang pirang, telinga banyak tindikan, laki-laki tinggi tegap, rambut agak gondrong.

Nomer seri berlian GIA yang berhasil dicuri sebagai berikut:2146234791 ; 2136981376 ; 6145311634 ; 2136410624 ;5146155107 ;5136625156 ;1139642697 ;2146255464 ; 614794487 ; 1139863074 ;2146263372 ; 2106412244 ; 2146199826 ; 1149067706 ; 1149426751 ; 1149233484 ; 2146235464 ; 2136707563.

Kejadian bermula pada Kamis (28/1/2016) lalu pukul 20.00 WIB, pelaku menggunakan bahasa Inggris berpurapura membeli barang. Posisi keduanya terpisah, setelah melihat barang yang dituju, pelaku menanyakan harga dan berpura-pura akan membeli dan mengatakan pada penjaga toko akan mengambil DP, lalu buru-buru keluar toko.

Beberapa menit kemudian petugas kaget ketika melihat gelangnya sudah tidak ada lagi di meja, kejadian yang sangat cepat membuat penjaga tidak mengira barang berharga tersebut dibawa kabur oleh pelaku.

Diperkirakan pelaku ini sangat lihai untuk melakukan aksinya. Dari keterangan satpam dan saksi, pelaku langsung menaiki mobil Avanza Plat B yang diparkir diluar area Galaxi Mall. Saat itu, pelaku perempuan langsung menggunakan kerudung.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, AKP Agung Pribadi membenarkan kejadian tersebut. “Laporan sudah masuk ke kami, Kini anggota sedang melakukan Pengejaran hingga saat ini, diperkirakan mereka masih berada di Surabaya,” kata AKP Agung.

Kepada segenap warga kota Surabaya, Jika ada yang menawarkan atau akan menjual berlian dengan no seri tsb segera hubungi polisi. (mbah heru)

Foto: kedua pelaku warga asing kabur

Ditemukan 16 Proyektil Meriam, Peninggalan Belanda dan Jepang

24 mortir 2TribratanewsJatim.com:  Sebanyak 16 proyektil meriam berdiameter 105 milimeter yang diduga bekas peninggalan zaman Belanda atau Jepang ditemukan terpendam  di Dusun Ngasinan, Desa Kedung Panji, Kecamatan Lembeyan, Magetan, Jawa Timur, Minggu (24/1/2016)  sekitar pukul 09.00 WIB. Barang bukti itu diamankan di Mapolsek Lembeyan-Polres Magetan. Sementara Forum pemuda Desa Kedungpanji mencari fakta  perjuangan Desa peninggalan zaman Belanda diperkirakan tahun 1940. Hal ini terkait penemuan 16 proyektil kaliber 105 mm tanpa slongsong, yang kondisinya berkarat dan diduga proyektil masih aktif. 24 mortirLokasi ditemukan proyektil di penggalian perkebunan milik kyai Ali  Rohmad, perangkat Desa sekaligus pengasuh pondok  pesantren (Ponpes)  Subulan  Najjah di Dusun Ngasinan, Desa Kedangpanji, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Kronologi ditemukan proyektil tersebut, diawali Ketua Ponpes Subulun Najjah KH Mas’ud  bersama warga untuk mencari bukti peninggalan sejarah dan dilakukan penggalian dilakukan oleh 10 orang. Alat yang digunakan semprotan diesel, cangkul dan garpu. Baru berkedalaman sekitar 50 meter barulah ditemukan proyektil tersebut. Hal itu oleh Kanit Polsek Lembeyan dibantu anggota Polsek dan anggota Koramil menyarankan menyarankan agar penggalian dihentikan. Sedang warga menjauh dan mengamankan lokasi penggalian, mengingat bahaya yang cukup besar. 24 mortir 1Menurut pelaku sejarah H Mas’ud, bahwa lokasi ini dulunya barang serupa (proyektil) dipendam ini hasil perampasan pada masa penjajahan  Belanda dengan jumlah yang cukup banyak. Dan masih ada peninggalan lain, selain proyektil. Keterangan Modin Desa setempat mengatakan, dilokasi itu dimungkinkan masih ada granat dan senjata api yang terkubur dalam peti. Sementara perlu segera dilakukan sterilisasi maupun pengangkatan atau penggalian oleh tenaga ahli. Tujuannya untuk menghindari bahaya atau bisa dimanfaat oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Tujuan penggalian dilakukan untuk menunjukan, bahwa masyarakat Kedungpanji pada waktu itu adalah pejuang. Bahkan masyarakat Kedungpanji akan membuat monumen perjuangan. (mgt/mbah heru) Foto: Barang bukti proyktil meriam yang ditemukan  

Usai Ngantar Teman Wanitanya, Pelajar Itu Tewas di Jembatan

24 mabu tewas JemberTribratanewsJatim.com: Mayat laki-laki di temukan tengkurap di atas Jembatan Imam Boljol, Lingkungan Kedung Pereng, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember. Korban Diva Sofian Wijaya (15) Warga Bumi Mangli Permai Blok EA No 1, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates. Sabtu (24/1/2016) malam pukul 23.30 Wib.

Mayat korban yang juga sebagai Siswa SMA Pahlawan Klas VII, pertama diketahui oleh Aji, Warga Perum PondoK Bedadung, Sumber Sari. Aji berinisiatif melaporkan adanya korban dalam kondisi yang mengenaskan diatas Jembatan tersebut ke Polsek Kaliwates,  namun sebelum pihak polisi datang Ali Mahrus dan Ruliy Efendi Warga Perum Graha Citra Mas, yang juga sebagai wartawan segera menghubungi anggota Polisi Kaliwates.

Tak berselang lama, anggota Polsek Kaliwates, menjaga lingkungan TKP dan menghubungi, jajaran laka-lantas dan Iden Res Jember, guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari pantauan di TKP, didekat korban telah ditemukan uang dua ribuan, dua lembar, lima ribuan satu lembar dan seribuan satu lembar, juga telah ditemukan batrey HP beserta Hand Seadnya.

Karena penasaran Ali bersama Rully, lalu menghampiri mendekati korban . “Saat itu korban sudah tidak bergerak dalam posisi tertengkup, diatas Jembatan, kaki sedikit menggantung ke sungai dan darah segar terus keluar dari kepala, yang sebelumnya saya anggap sedang tertidur,”kata Ali.

Sementara Kapolsek Kaliwates Kompol Susi Yanto, saat dikonfirmasi lewat telepon selulernya mengatakan, korban dalam kondisi mabuk, habis mengantar pacarnya (Fani), did aerah Bumi Tegal Besar. Menurut ibu pacar korban, sepulang dari ngantar korban berbelok terlalu kekanan dan hasil olah TKP sementara dinyatakan korban tewas laka tunggal. (jbr/mbah heru)

CARA MELAPORKAN PIDANA/KEJAHATAN LANGSUNG KE POLISI

Info Publik – Bagaimana caranya atau prosedur/mekanisme melaporkan secara langsung tindak pidana atau kejahatan ke Kantor Polisi? – Tindakan kejahatan sekarang makin banyak dan brutal alis nekat, mungkin ini semua faktor ekonomi yang serba kurang atau tidak bersyukur dengan pemberian Allah atau bisa juga kecemburuan sosial. Anda bisa lihat di layar Televisi hampir tiap hari ada saja berita kriminal entah itu dilakuakan oleh anggota keluarga sendiri ataupun orang lain, mulai dari melukai sampai ketingkat menghilangkan nyawa orang lain.

Lalu apakah anda harus diam saja jika melihat tindakan kejahatan ini?, sebenarnya Pihak kepolisian sudah mempermudah kita untuk melaporkan ini semua melalui layanan SMS di 110 karna saya sendiri sering lihat spanduk 110 ini. Tapi jika anda ingin langsung agar cepat ada tindakan sebaiknya laporkan secara langsung kekantor Polisi, Lalu bagaimana aturan-nya jika ingin melapor kejahatan ke kantor polisi secara langsung? Ok sebaiknya baca ulasan-nya dibawah ini…

MEKANISME-MELAPORKAN-LANGSUNG-PIDANA-KEJAHATAN-KE-POLISI

mekanisme melaporkan tindak pidana atau kejahatan ke Kantor Polisi

Dalam hal Anda ingin melaporkan suatu tindak pidana atau kejahatan, Anda dapat langsung datang ke kantor kepolisian yang terdekat pada lokasi peristiwa pidana tersebut terjadi. Adapun daerah hukum kepolisian meliputi (tercantum di Pasal 4 ayat [1] Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2007 tentang Daerah Hukum Kepolisian Negara Republik Indonesia – PP 23/2007):

  • Daerah hukum kepolisian Markas Besar (MABES) POLRI untuk wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  • Daerah hukum kepolisian Daerah (POLDA) untuk wilayah Provinsi;
  • Daerah hukum kepolisian Resort (POLRES) untuk wilayah Kabupaten/kota;
  • Daerah hukum kepolisian Sektor (POLSEK) untuk wilayah kecamatan.

Untuk wilayah administrasi kepolisian, daerah hukumnya dibagi berdasarkan pemerintahan daerah dan perangkat sistem peradilan pidana terpadu (Pasal 2 ayat [2] PP 23/2007). Sebagai contoh jika Anda melihat ada tindak pidana di suatu kecamatan, maka Anda dapat melaporkan hal tersebut ke Kepolisian tingkat Sektor (POLSEK) di mana tindak pidana itu terjadi. Akan tetapi, Anda juga dibenarkan/dibolehkan untuk melaporkan hal tersebut ke wilayah administrasi yang berada di atasnya misal melapor ke POLRES, POLDA atau MABES POLRI.

Pada saat Anda berada di Kantor Polisi, silakan langsung menuju ke bagian SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) yang merupakan unsur pelaksana tugas pokok di bidang pelayanan kepolisian. SPKT memiliki tugas memberikan pelayanan terhadap laporan/pengaduan masyarakat. Hal ini sebagaimana ketentuan Pasal 106 ayat (2) Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No. 23 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian Resor dan Kepolisian Sektor, yang berbunyi.
SPKT bertugas memberikan pelayanan kepolisian secara terpadu terhadap laporan/pengaduan masyarakat, memberikan bantuan dan pertolongan, serta memberikan pelayanan informasi.

Laporan oleh pelapor dilakukan secara lisan maupun tertulis, setelah itu berhak mendapatkan surat tanda penerimaan laporan dari penyelidik atau penyidik.

Pasal 108 ayat (1) dan ayat (6) KUHAP :

  • Pasal (1) Setiap orang yang mengalami, melihat, menyaksikan dan atau menjadi korban peristiwa yang merupakan tindak pidana berhak untuk mengajukan laporan atau pengaduan kepada penyelidik dan atau penyidik baik lisan maupun tulisan;
  • Pasal (6) Setelah menerima laporan atau pengaduan, penyelidik atau penyidik harus memberikan surat tanda penerimaan laporan atau pengaduan kepada yang bersangkutan.

Kewajiban kita sebagai pelapor sesungguhnya sudah mengurangi tugas dari kepolisian yang seharusnya menjaga kondisi lingkungan agar tetap dalam keadaan aman. Oleh karenanya, kita yang sudah membantu dan meringankan tugas Polri dalam melaksanakan tugas, melakukan laporan tentang dugaan tindak kejahatan tidak dipungut biaya. Kalaupun ada yang meminta bayaran itu adalah oknum yang sepatutnya Anda laporkan oknum tersebut ke Divisi Profesi dan Pengamanan (“Propam”) Polri. Sepengetahuan kami tugas jaga/piket Sentra Pelayanan Kepolisian menerima laporan selama 24 Jam, 7 hari dalam seminggu. Ini merupakan bentuk pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.

Sedangkan untuk pengaduan melalui telepon, di dalam Peraturan Kepala Kepolisian No. 7 Tahun 2008 tentang Pedoman Dasar Strategi dan Implementasi Kepoolisian Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Tugas POLRI, Kepolisian membuka dan menyediakan akses komunikasi informasi tentang keluhan masyarakat yang ingin melapor melalui telepon nomor khusus seperti 110, 112 maupun sms ke 1717. Layanan 110 sama seperti halnya layanan 911 yang berlaku di Luar negeri.

Say No to Pungli! Nih, Biaya Resmi dan Cara Urus SIM dan STNK Hilang

Meski masih banyak yang suka pakai jasa calo buat urus dokumen atau beli tiket, gak sedikit yang gedeg ngelihat ulah perantara itu. Itu wajar, soalnya calo emang sebenarnya gak tulus berniat membantu, melainkan cari untung doang.

Yang jadi masalah, penegak hukum sekan-akan tutup mata terhadap keberadaan calo. Bahkan calo yang ada di markasnya terkesan dibiarkan.

Tapi gak apa-apa. Kita sebagai masyarakat yang cerdas harus bisa menyiasati aksi calo itu.

Misalnya dalam soal pengurusan surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang hilang. Udah ada biaya resmi dan cara urus SIM dan STNK hilang yang ditetapkan pemerintah.

Kalau lewat calo, pasti biayanya digelembungin. Memang, kita jadi gak repot ngurus sendiri. Tapi, hei, mau sampai kapan kita biarin aksi ilegal para calo ini?

sim dan stnk hilang 2

Tuh, sama pak Polisi udah diingetin kan. No more calo! Daripada lewat calo mending duitnya buat jajan bakso

Harus diingat, ya, calo berbeda dengan biro jasa. Biro jasa punya kantor resmi dan bisa diajak berkonsultasi. Kalau calo biasanya gentayangan sambil nawarin jasanya tanpa omong-omong lebih lanjut. Duit buat calo itu termasuk pungli kalau sampai masuk kantong polisi juga.

Jika kamu termasuk yang lagi apes gara-gara dompet hilang, yang berarti SIM dan STNK ikut hilang, informasi berikut ini pasti berguna. Apalagi kalau kamu berniat gak pakai calo.

Menurut situs resmi Korlantas, syarat dan cara urus STNK hilang adalah berikut ini:

Syarat:

  • KTP pemilik kendaraan, asli dan fotokopi.
  • Fotokopi STNK yang hilang (kalau ada).
  • Surat keterangan STNK hilang dari polsek atau polres setempat.
  • BPKB asli dan fotokopi.

Prosedur:

  • Cek fisik kendaraan. Fotokopi hasil cek fisiknya.
  • Isi formulir pendaftaran.
  • Urus cek blokir (surat keterangan STNK hilang dari Samsat) yang berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak sedang dicari polisi atau diblokir. Hasil cek fisik kendaraan harus dilampirkan.
  • Urus pembuatan STNK baru di loket BBN II. (Semua persyaratan data dan surat keterangan hilang dari Samsat harus dilampirkan).
  • Bayaran pajak kendaraan bermotor. (Lewati kalau sudah bayar).
  • Bayar biaya STNK baru.
  • Ambil STNK dan surat ketetapan pajak daerah.

Semua langkah di atas dilakukan di Samsat terkait, ya. Kecuali pengurusan surat keterangan STNK hilang.

sim dan stnk hilang

Nggak perlu repot nyari kantor Samsat. Sekarang banyak Samsat Outlet tersebar bahkan di shopping mall

Sedangkan cara urus SIM yang hilang adalah berikut ini:

Syarat:

  • KTP pemilik kendaraan, asli dan fotokopi.
  • Fotokopi SIM yang hilang (kalau ada).
  • Surat keterangan SIM hilang dari polsek atau polres setempat.

.Prosedur:

  • Urus surat keterangan kesehatan di bagian pemeriksaan kesehatan.
  • Isi formulir pendaftaran di loket SIM hilang.
  • Urus Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi (AKDP) di loket asuransi.
  • Daftar di loket pendaftaran.
  • Pengambilan foto foto, sidik jari, dan konfirmasi data pribadi yang tercantum di formulir pendaftaran.
  • Ambil SIM dan kartu AKDP

Langkah-langkah di atas dilakukan di satuan pelaksana penerbitan SIM (Satpas) setempat. Kecuali pengurusan surat keterangan SIM hilang.

Setelah mengetahui syarat dan prosedur pengurusan SIM dan STNK hilang, waktunya kita tahu biaya pengurusannya. Untuk mengurus STNK hilang, kita hanya perlu membayar biaya sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang PNBP pada Polri yakni:

  • Rp 50 ribu untuk kendaraan roda dua
  • Rp 75 ribu untuk kendaraan roda empat

Sedangkan tarif mengurus SIM yang hilang adalah:

– SIM A: Rp 80.000

– SIM C: Rp 75.000

Asuransi jiwa: Rp 30.000

Cek kesehatan: Rp 20.000

 

Kalau lewat calo, yang artinya ikut dukung korupsi, biaya itu bisa membengkak sampai dua kali lipat. Mending duitnya ditabung buat hal lain atau malah bisa buat investasi.

Oh iya, untuk berjaga-jaga biar gak repot, fotokopi seluruh surat dan dokumen penting di rumah, termasuk SIM dan STNK. Sertifikat rumah juga sebaiknya difotokopi buat jaga-jaga kalau nanti mau jual rumah.

 

sim dan stnk hilang

Lebih praktis lagi kalo dateng ke Samsat Keliling. Bisa dicari di tempat strategis tertentu. Jangan cuma nyari tukang siomay keliling ya.

Ribet sedikit ngurus SIM dan STNK yang hilang gak apa-apa. Daripada ilang duit banyak. Terlebih gak ada jaminan surat yang diurus itu asli kalau urusannya udah sama oknum.

Cara mengurus SIM Hilang

Cara mengurus SIM Hilang 2015. jangan panik jika anda mengalami musibah atau pencurian bahkan dompet jatuh di jalanan sehingga menyebabkan kartu berharga anda seperti KTP, NPWP, ATM, SIM hilang karena kepanikan akan membuat pikiran buntu tanpa jalan keluar, tetap rileks dan tenang sehingga dapat menemukan cara. karena kepanikan tidak akan membuat surat atau dokumen penting hilang atau rusak terselesaikan. begitu juga ketika kartu surat izin mengemudi anda hilang atau rusak dan tidak bisa terbaca lagi. jangan khawatir satpas menyediakan cara urus sim hilang ada fotocopy atau tidak ada fotokopi dengan mudah tanpa tes teori dan praktek lagi dengan syarat membawa KTP dan surat keterangan hilang dari polsek. namun sebelum itu akan diterangkan sedikit mengenai contoh soal tes tulis atau teori yang dapat anda download dan dipelajari di rumah untuk persiapan ketika menghadapi soal ujian sim online nantinya. paling tidak punya persiapan untuk tes sehingga tidak kaget atau panik dengan soal yang dihadapi. ini penting karena jika panik maka kemungkinan untuk dapat mengerjakan lebih sulit. kisi-kisi soal yang dapat anda unduh sebanyak 500 soal untuk tes sim a, c, b1, bII atau d yang disertai dengan jawabannya diakhir file. info lebih lengkap silahkan baca Soal Ujian SIM C dan Jawaban.

bagi anda yang tersbiasa di jalan pasti akrab yang namanya surat ijin mengemudi. sim adalah surat resmi yang harus dimiliki oleh siapa saja yang ingin mengendarai sepeda motor atau mobil di jalan raya. hal ini sangat penting dan urgent jika tidak punya maka siap-siap jika ada operasi atau kadang juga tidak, maka anda dapat kena tilang karena tidak mempunyai surat izin mengemudi. jangankan tidak punya, tidak membawa saja juga kena tilang sama saja karena pada saat dijalan kita tidak membawa SIM meskipun denda tilang tidak memiliki dan tidak membawa sim besarnya berbeda. namun jika ketika jalan-jalan dompet anda jatuh dan beserta sim nya maka anda sebaiknya langsung lapor kehilangan ke polsek setempat setelah melakukan pencarian dan tidak membuahkan hasil. karena Cara mengurus SIM Hilang harus membawa KTP dan surat keterangan hilang dari pihak yang berwajib di daerah tempat kejadian perkara (TKP). jangan khawatir dengan tes soal ujian dan praktek karena cara membuat sim hilang tidak perlu melakukan tes lagi baik tulis maupun praktek dilapangan atau simulasi. semuanya mudah meskipun tanpa fotocopy atau tidak ada fotocopy.

sekali lagi meskipun Cara mengurus SIM Hilang ada fotocopy atau tidak ada fotokopi surat izin mengemudi, anda tetap dapat melakukan proses di satuan pelaksana penerbitan sim (satpas) daerah anda dalam rangka cara buat sim hilang. namun jika anda mempunyai fotocopy sim anda yang rusak atau jatuh entah dimana, prosesnya lebih mudah karena petugas akan cepat menemukan data pemilik sim sehingga pemohon tidak perlu mengisi formulir pendaftaran lagi karena form pendaftaran akan diisi sesuai dengan data sim yang hilang. semoga penjelasan ini mudah dimengerti sehingga tidak ada lagi pertanyaan, sim hilang bagaimana mengurusnya atau gimana ngurusnya jika tanpa fotocopy ? ini termasuk tips mudah, sediakan fotokopi sim sekarang juga karena ini sangat berguna ketika sim hilang suatu hari nanti atau saat ini hampir semua orang sudah punya hp android, anda dapat foto sim anda dan menyimpannya siapa tahu suatu hari nanti dibutuhkan. sebenarnya tidak hanya untuk sim saja atapi juga STNK, KTP, BPKB atau surat berharga lainnya.

mohon maaf pada kesempatan kali ini tidak sedang menerangkan hal yang berkaitan dengan jadwal sim keliling bandung, surabaya, jakarta, medan, semarang, bali, makassar, pontianak, simsimi, unhas, umsida, smicity, atmajaya, pt, sistem informasi manajemen, swakarya insan mandiri, wismamas info sim depok. juga tidak sedang menjelaskan cara potong sim card, membuka sim card ipad atau cara perpanjangan sim pada artikel ini namun dijelaskan secara panjang dan lebar pada artikel yang lain sebelumnya. info lebih lengkap baca Cara Perpanjang SIM Online. adapun saat ini akan dijelaskan tentang Cara mengurus SIM Hilang ada fotocopy atau tidak ada fotokopi surat izin mengemudi dan berapa pembuatan sim hilang, apa saja syarat yang dibutuhkan untuk gantinya serta bagaimana prosedur cara pembuatan sim hilang barutersebut.

Cara membuat sim Hilang
sim

Cara mengurus SIM Hilang

jika anda akan menjalani proses cara ganti sim hilang di satpas daerah anda sebaiknya membawa syarat yang dibutuhkan seperti KTP asli yang masih berlaku dan fotokopi (untuk jaga-jaga saja), surat keterangan hilang dari polsek setempat dan fotocopy surat izin mengemudi (jika ada). jadi fotokopi sim tidak wajib tapi optional, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya jika ada maka memudahkan petugas dan anda karena tidak perlu mengisi formulir pendaftaran lagi di loket pendaftaran sebagaimana dilansir facebook Divisi Humas Mabes Polri. adapun prosedur cara pengurusan sim hilang adalah sebagai berikut :

1. mengurus surat keterangan sehat di bagian pemeriksaan kesehatan, tersedia di satpas.

Cara membuat SIM Hilang
Surat Keterangan Dokter

2. urus asuransi kecelakaan diri pengemudi (AKDP) di loket asuransi, kadang bergabung di bagian kesehatan.

Cara membuat SIM Hilang
Kartu Asuransi

3. mendaftarkan diri di loket pendaftaran. semua persyaratan diserahkan seperti surat keterangan hilang, surat kesehatan, AKDP, kartu asuransi beserta formulir dan mendapatkan tanda bukti pengambilan sim.
4. membayar formulir di BII atau BRI, tersedia di satpas.

Cara membuat SIM Hilang
Loket BRI

5. pengambilan foto secara langsung, sidik jari, tandan tangan dan verifikasi data pribadi anda apakah sudah benar atau belum.
6. mengambil sim dengan menggunakan tanda bukti pengambilan sim sebelumnya. selesai surat izin mengemudi sudah di tangan. mudah bukan cara mengatasi sim silang.

Biaya Pembuatan SIM Hilang

surat ijin mengemudi hilang bayar berapa ? anda tidak perlu khawatir dengan tarif yang membengkak untuk biaya sim hilang. jika anda pernah melakukan proses mutasi sim maka anda tahu besarnya tarif kehilangan surat izin mengemudi karena biaya keduanya sama. info lebih lengkap silahkan baca Cara Mutasi SIM yang disertai dengan gambar pada tiap langkahnya sehingga memudahkan anda memahaminya. adapun rincian biaya pembuatan sim hilang dari web halopolisi sebagai berikut :
SIM A = Rp 80.000
SIM C = Rp 75.000
SIM A/C = Rp 155.000
Asuransi Jiwa = Rp 30.000r
Cek Kesehatan = Rp 20.000
jadi total Rp 125.000 untuk sim c dan Rp 130 untuk sim a yang hilang.

Tertangkap, Usai 16 Tahun Curi Motor

12 curi motor ABGTribratanewsJatim.com: Pikiran Bagus Prayogi (21) warga Jalan Simpang Talap, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, akhirnya lega. Pencuri sepeda motor Honda Supra nopol P 2797 W yang raib saat diparkir di depan kediaman kerabatnya ditemukan aparat Resmob Polres Banyuwangi.

Polisi bahkan berhasil menangkap pelakunya, berinisial KRM (16)  pemuda pengangguran kelahiran Bondowoso, kini tinggal di Lingkungan Grajaban, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Banyuwangi. Maling motor yang masih belia ini diamankan Resmob Polres Banyuwangi di tempat kosnya, sekitar pukul 03.00 WIB.

Pengungkapan kasus curanmor ini berkat kerja keras aparat dibantu rekan pelaku berinisial RD (21). Sekitar pukul 01.00 WIB, Senin (11/1/2016) dinihari, motor Honda Supra milik korban diketahui berada di tempat kos tersangka. Aparat lantas mendatangi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti motor milik korban.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Stevie Arnold Rampengan menjelaskan, peristiwa curanmor itu terjadi pada 6 Januari 2016 lalu. Saat itu korban menaruh motornya di depan rumah saudaranya di Kedai Batok, masuk wilayah Perum Puri Brawijaya Blok I nomer 09 Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi.

“Pas mau diambil motor sudah raib. Saat dicari tak ketemu juga. Lalu korban melapor ke mapolres,” jelasnya.

Lima hari berselang, pencarian yang dilakukan aparat resmob akhirnya membuahkan hasil. Pencuri motor itu ternyata masih tinggal di sekitar Kota Banyuwangi. Atas perbuatannya, ABG ini dijerat pasal 363 KUHP.  (bwi/mbah heru)

Komplotan Penjahat Ngaku Anggota BIN, KPK dan Polda Jatim

11 KPK-Gadungan_3TribratanewsJatim.com: Satuan Reskrim Polres Kediri Kota, Senin (11/1/2016) berhasil tangkap 5 pelaku pemerasan di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Saat menjalankan aksinya,  komplotan pelaku mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN) dan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK).

Kelima pelaku yang diamankan tersebut Edy Purnomo (49) Roy Susanto (37) Adhi Suhartoyo (47) dan Tri Novandi (27) mereka ini warga Surabaya. Polisi juga mengamankan satu orang pelaku yang berasal Desa Semen, Kecamatan Pagu yaitu Much Rodjim (46).

11 KPK-Gadungan_4Para tersangka ini selalu beraksi dengan menakut nakuti korbannya. Salah korban bernama Minarsih (70) penjual miras warga Kelurahan Dandangan Kota Kediri. Warung dan rumah Minarsih digeledah oleh kelima pelaku, dan mengancam akan memproses secara hukum.

Merasa takut Minarsih sempat memberikan sejumlah uang pada kelima pelaku. Dalam menjalankan aksinya, komplotan pelaku menggunakan identitas palsu, seperti kartu pers, kartu KPK, lencana BIN, kamera LSR, serta dua pucuk senjata.

11 KPK-Gadungan_1Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan satu unit mobil Xenia hitam Nopol L 1544 NO yang digunakan beraksi pelaku. Berdasarkan laporan dari Minarsih, kelima pelaku berhasil diamankan saat melancarkan aksinya.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Wisnu Prasetyo mengatakan, para pelaku mengaku dari BIN, Polda Jatim, serta KPK. Saat ini, para pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Kediri Kota atas perbuatan yang dilakukan.

“Atas perbuatannya kelima tersangka dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan. Ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” tegas AKP Wisnu (kdr/mbah heru)

 

Polisi Bekuk Dukun Cabul Setubuhi Gadis 17 Tahun

11 dukun cabul tubanTribatanewsJatim.com: Anggota Polres Tuban tangkap pria berinisial AA (32) yang dilaporkan melakukan persetubuhan terhadap gadis belia yang berusia 17 tahun. Kejadian pertama dilakukan pada Nopember 201 dan kedua dilakukan hari Kamis (31/12/2015) pukul 01.00 Wib.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Tuban meringkus tersangka, setelah korban TW didampingi orang tuanya melaporkan AA.

Kasubag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati mengatakan. awal mulanya korbanTW diantar bersama orangtuanya ke tempat paranormal AA di tempat prakteknya di dalam Gua Gembul, Kecamatan Semanding. Tujuannya TW diobatkan, tapi saat berobat, tersangka melakukan persetubuhan kepada korban dengan alasan untuk memagari tubuh korban.

“Dari pengakuan pelaku, dirinya telah melakukan persetubuhan sebanyak dua kali. Pertama pada Bulan November dan yang kedua bulan Desember 2015.  Korban mengeluh kepada orangtuanya merasakan sakit dibagian kemaluannya, setelah ditanya korban mengaku jika saat berobat di Goa Gembul korban disetubuhi oleh tersangka AA,” kata Kasubag Humas Polres Tuban, Senin(11/1/2016).

Mengetahui hal itu, orang tua korban langsung melaporkan peristiwa yang dialami anaknya ke Mapolres Tuban, dan berdasarkan laporan orang tua korban, polisi langsung meringkus pelaku setelah sebelumnya diselidiki keberadaanya.

Selain menangkap pelaku, Polisi juga mengamankan barang bukti  celana panjang levis warna biru, buah CD warna merah bermotif bunga bunga, dan baju lengan panjang warna biru.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 81 junto pasal 76 undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no.23 thn 2002 tentang  perlindungan anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun penjara.(tuban/mbah heru)

Foto: pelaku saat diinterogasi

Kabid Humas Polda Jatim: Ratusan Ranmor yang Diamankan Dilakukan Cek Fisik

11TribratanewsJatim.com: Hingga Senin (11/1/2016) polisi sedang melakukan cek fisik (noka dan rangka kendaraan) semua kendaraan yang ada digudang milik JBS di Desa Palem, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Hal itu terkait Polres Ponorogo berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor. Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan ratusan kendaraan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes RP Argo Yuwono menegaskan,  terbongkarnya kasus itu berawal adanya aksi penipun dan penggelepan, yang dilaporkan oleh Taufan Suprayitno (42) warga Prajuritan Ponorogo.

Sementara dari informasi Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Hariyadi, bahwa barang bukti yang berhasil diamankan tercatat 168 sepeda motor, 54 mobil dan 8 unit truk. Seluruh barang bukti kendaraan bermotor diamankan dari gudang milik tersangka JBS (42) berlokasi di Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan.

Dalam penggrebekan di gudang milik tersangka, anggota Satreskrim Polres Ponorogo bekerja sama dengan Polres Magetan. Hal ini karena lokasi gudang yang berada di wilayah hukum Polres Magetan.

Modusnya pelaku meminjam 5 mobil dengan kesepakatan sewa untuk 10 hari kedepan. Namun hingga jatuh tempo sewa tidak dibayar dan mobilpun tak kembali. Lima mobil yang dibawa kabur adalah Toyota Avansa AE 1211 SS, Toyota Avansa AE 382 SO, Toyota Avansa AG 1123 DN, Toyota New Avansa AE 1383 XX dan Toyota All New AE 489 SJ.

“Anggota masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan atas kasus ini dimungkinkan masih ada korban dan barang bukti lain,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman penjara 4 tahun. (mbah heru)

Foto: Kabd Huma Polda Jatim