Gallery Foto Kapolda Jatim Bersama Netizens Plat M

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

Jumat, 26 Februari 2016 – Sekitar jam 19.10 WIB saya (TS) beserta seorang kaskuser KRM sampai di Ole Olang Resto Bangkalan tempat berlangsungnya acara #AlongPolong Blogger Plat-M Madura, Netizen Jawa Timur Bersama Kapolda Jawa Timur ini. Alhamdulillah acara belum dimulai, karena perkiraan TS akan terlambat mengingat cuaca yang kurang mendukung selama perjalanan menuju lokasi acara. Dan orang yang paling ditunggu di acara ini yaitu Bapak Kapolda Jawa Timur belum sampai di lokasi. Lebih bahagianya lagi, ketika sampai di lokasi ternyata sesi makan malam sudah dimulai duluan. Dengan dipandu salah satu aktivis Reg. Madura, dengan penuh rasa malu-malu TS menuju deretan meja tempat makan malam dihidangkan. TS pun menikmati hidangan andalan Ole Olang Resto yaitu bebek pedasnya sambil diiringi musik dan gerimis yang tak kunjung reda. Hehe..

Spoiler for #1
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim


– skip –

Quote:Sambil menunggu rombongan Kapolda Jawa Timur tiba, beberapa peserta mencoba menghibur dengan bernyanyi dan berjoget ria ditemani Duta Humas Polri Jawa Timur. Tidak ketinggalan, empat Kapolres se-Madura bergantian menampilkan bakat menyanyinya. Suara-suara beliau ternyata cukup merdu, meski tidak satupun lagu yang TS hafal dari lagu yang mereka nyanyikan. 
Tepat jam 20.15 WIB mayoritas peserta yang hadir bergegas menuju pintu masuk Olle Olang Resto karena berdasarkan informasi dari MC, rombongan Bapak Kapolda Jawa Timur akan segera tiba di lokasi acara. Sekitar 5 menit kemudian sirine khas mobil pengawal kepolisian terdengar dengan jelas berada di depan pintu masuk, sambutan meriah dari para peserta terdengar riuh ketika rombongan Kapolda masuk ke lokasi acara. Satu hal yang sangat menarik perhatian TS adalah diantara rombongan Bapak Kapolda ternyata ada beberapa Polwan dari NTMC POLRI. Tanpa menunggu waktu lebih lama lagi, TS langsung ambil kamera dan mencari angle yang tepat untuk mengabadikan foto Polwan-polwan cantik tersebut. 

Spoiler for #2
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim
4 Kapolres se-Madura nih gan..

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

 

Spoiler for #3
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

Quote:Setelah rombongan Kapolda istirahat beberapa menit, acara utama pun dimulai. Diawali dengan sambutan dari perwakilan Blogger Plat-M, dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Kapolda Jawa Timur. Kemudian ada penyerahan kaos Netizen Jawa Timur kepada beberapa perwakilan Blogger Plat-M dan Netizen Jawa Timur, dan Bapak Kapolda menyuruh para Polwan NTMC untuk menyerahkan kepada perwakilan peserta tersebut. Peserta yang lain pun juga kebagian kaos tersebut, cuma tidak menerima dan jabat tangan langsung dengan para polwan cantik. Ah sudahlah…
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan sharing seputar dunia kepolisian terutama yang berhubungan dengan aktifitas online. Semua saran, pesan dan share dari para peserta dijawab langsung oleh Bapak Kapolda. Lebih dari 10 orang peserta yang bertanya, kasih saran ataupun sharing hal-hal tentang dunia kepolisian. Mulai dari hal-hal yang berhubungan dengan tilang, pelanggaran lalu lintas, hingga baksos pun dibahas dalam sesi kali ini. Alhamdulillah semuanya terjawab dengan bijak oleh Bapak Kapolda.

Spoiler for #4

Quote:Setelah kurang lebih satu jam sesi tanya jawab berlalu, acara dilanjutkan dengan hiburan kembali. Kali ini adalah Bapak Kapolda sendiri yang menampilkan suara emasnya dengan bernyanyi ditemani Duta Humas Polri, Polwan NTMC dan beberapa peserta. Lumrahnya sebuah acara kopdar, di akhir acara diisi dengan kegiatan foto bareng. Beberapa peserta pun langsung menyiapkan tongsis untuk selfie atau groufie bareng Bapak Kapolda. Ada pula peserta cowok yang curi-curi kesempatan untuk foto bareng Polwan NTMC, dan pastinya TS gak mau ketinggalan kesempatan tersebut. Hehe..
Sebelum rombongan Kapolda meninggalkan Olle Olang Resto mereka menyempatkan diri untuk membubuhkan tanda tangan di banner sebagai tanda bukti kehadiran mereka, beberapa peserta pun (termasuk TS) seolah latah untuk ikut-ikutan tanda tangan dan menuliskan akun sosial media mereka. Sekitar jam 22. 40 WIB rombongan Kapolres se-Madura serta rombongan Bapak Kapolda Jawa Timur meninggalkan lokasi acara. Seluruh peserta yang hadir tanpa dikomando juga ikut meninggalkan lokasi. Acara hari pertama pun selesai…

Spoiler for #5
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

Spoiler for Bonus
Selfie bareng Bapak Kapolda Jatim dan Polwan NTMC nih gan..
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

 

Polisi bersama Disperindag operasi coklat berhadiah kondom

Tribratanewsjatim.com – Sebagai  bentuk   tindakan antisipasi     peredaran   cokelat berhadiah kondom maupun mengandung  bahan   berbahaya, Dinas   Perindustrian  dan   Perdagangan   (Disperindag)    kota   Kediri Kamis pagi melakukan sidak  ke sejumlah   supermarket   dan   minimarket.  Sidak gabungan dari TNI dan Polri ini pertama kali dilakukan di hypermart  kediri town square. Satu per satu petugas    memeriksa kandungan makanan dan minuman, terutama cokelat.

140216 coklat kondomPetugas    memeriksa   kandungan, tanggal   Kadaluwarsa dan komposisi. Meski tidak menemukan   kandungan  yang  berbahaya, pihak   Disperindag   tetap   menghimbau kepada pengelola untuk selalu mengecek tanggal Kadaluwarsa.

Kabag Ops Polres   Kediri   Kota KOMPOL I KETUT MUDITA SH  mengatakan, sidak dilakukan   dalam   rangka   mendekati    perayaan   valentine.   Banyak   pusat – pusat perbelanjaan    yang menjual aneka macam cokelat kemasan. Untuk menghindari hal-hal   yang tidak   diinginkan, pihaknya melakukan  sidak. Meski tahun lalu ditemukan ada cokelat berhadiah kondom     atau mengandung narkoba, tetapi   sidak   kali ini   tisak   menemukan  coklat yang berhadiah kondom.

Namun  demikian,  tetap   akan   terus   melalukan     pantauan   disejumlah   pertokoan   yang   menjual   cokelat dan menghimbau pengelola juga ikut   melakukan   pantauan. Selain itu, pihaknya juga meminta pengelola tidak menjual makanan dan minuman yang tidak disertai bahasa Indonesia. Sementara itu, di Golden Swalayan, pihak Disperindag juga sempat    mengambil   sampel   sebuah    parcel   berisi   aneka   cokelat    dan dibongkar. Hasilnya, petugas tidak menemukan kandungan berbahaya maupun tanggal Kadaluwarsa yang kelewatan.(umam/kdr)

Lomba BAKIAK, Wujudkan kekompakan Polisi dengan Tentara

Latih kerjasama : Maju Ayo maju ... ayo terus maju... kanan ... kiri...
Latih kerjasama : Maju Ayo maju . . .  ayo terus maju . . .
kanan . . . kiri . . .

Tribratanewsjatim.com – Kekompakan dalam bertugas dalam mengabdi kepada Negara Indonesia yang tercinta, diwujudkan dengan permainan tradisional Bhabinkamtibmas bersama anggota Koramil Sawahan Madiun menggelar latihan memakai sandal bakiak menjelang lomba di Kantor Kecamatan Mejayan besuk hari Minggu tanggal 14 Pebruari 2016.

Hari ini Kamis, (11/02/16) anggota Bhabinkamtibmas Brigadir Sunarto dan Brigadir Joko Nur mewakili Polsek Sawahan untuk menjadi tim bersama anggota koramil kec. Sawahan. Dimana satu tim atau kelompok terdiri dari tiga orang untuk mengikuti lomba bakiak.

Perlu diketahui Permainan bakiak merupakan permainan tradisional Indonesia yang dimainkan secara bersamaan dalam 1 kelompok atau regu. Bahannya dibuat dari kayu panjang seperti seluncur es yang sudah dihaluskan (diamplas) dan diberi beberapa selop diatasnya, biasanya dimainkan untuk 2-3 orang yang berjalan diatas kayu tersebut dalam berlomba untuk sampai ke finish.

Permainan ini melatih kekompakan/kerjasama, konsentrasi, dan menguji ketangkasan, kepemimpinan, kreatifitas, wawasan serta kejujuran. karena anak-anak diajarkan untuk berjalan bersama dengan satu pasang sandal secara bersamaan. Kelomok atau regu yang mencapai garis finish paling pertama dengan kompak memenangkan permainan bakiak tersebut.(umam)

Beri Penghargaan, Jika Masyarakat Tangkap Penjahat Tak Dimassa

3 Kapolres SidoarjoTribratanewsJatim.com: Seluruh warga masyarakat Kabupaten Sidoarjo mendapat angin segar, pasalnya Kapolres Sidoarjo, AKBP Muhammad Anwar Nasir,  Rabu (3/2/ 2016) pada waktu apel pagi mengumumkan, bahwa kepada warga masyarakat apabila menangkap pelaku kriminal lalu mengamankan pelaku tersebut, misalnya dari amukkan massa kemudian tidak main hakim sendiri, maka Polres Sidoarjo akan memberikan penghargaan.

Warga masyarakat tersebut yang bisa menangkap dan mengamankan terhadap pelaku kriminalitas yang tertangkap tangan untuk segera cepat menyerahkan ke pihak Kepolisian, agar untuk segera dilakukan proses secara hukum terhadap para pelaku kriminalitas. Ini menyikapi dua kasus pencurian yang para tersangkanya tertangkap tangan oleh warga, awal pekan ini.

Kapolres Sidoarjo juga mengimbau, agar masyarakat lebih meningkatkan keamanan agar kejadian seperti diberitakan pekan ini, yaitu terjadi aksi main hakim dari warga kepada para tersangka pencurian yang tertangkap tangan tidak terulang, dengan pengamanan secara swakarsa ataupun meningkatkan siskamling.

Kapolres Sidoarjo menambahkan, kepada seluruh warga diminta agar tidak main hakim sendiri sewaktu menemukan kasus kriminal curat, seperti pencurian dengan pemberatan kaya jambret maupun lainnya.

Jangan sampai tindakan warga salah sasaran, bila ada permasalahan dilingkungan segera diselesaikan melalui Kepolisian setempat dan juga apabila melihat orang yang mencurigakan agar segera melaporkan hal itu ke kantor Polisi terdekat. Agar kejadian main hakim sendiri beberapa waktu lalu tidak terulang lagi. (sdj/mbah heru)

Foto: Kapolres Sidoarjo

Kapolda Jatim Terima Penghargaan dari Komnas HAM

2 kompolnas 1TribratanewsJatim.com: Kapolda Jatim, Irjen Anton Setiadji, Kapolres Sidoarjo AKBP Anwar dan Kapolres Gresik AKBP Adi Wibowo didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Gresik menerima penghargaan dari Ketua Komnas HAM Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) DR Arist Medeka Sirait.

2 KompolnasAcara yang dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Jatim diantaranya Kabid Humas Kombes RP Argo Yuwono dan Dirreskrimum Kombes Wibowo, berlangsung di Gedung Tribrata Polda Jatim, Selasa (2/2/2016).

2 kabid dan Ketua Komnas HamPemberian penghargaan itu, kata Ketua KPAI, atas kerjasamanya dalam menuntaskan  kasus perlindungan anak. “Kerjasama ini sekaligus terima kasih kami kepada Bhayangkari  yang selalu membantu  tugas tugas KPAI untuk bisa menyelesaikan antara lain kasus kasus penculikan anak di daerah Gresik,” kata Ketua KPIA.

Sementara Kapolda Jatim Irjen Anton Setiadji menegatakan, memberikan atensi terhadap kasus kasus anak dibawah umur, karena tugas dan tanggungjawab Polri dengan melibatkan PPA dari Ditreskrimum dan Biro SDM Polda Jatim, khususnya bidang psikologi serta dari bidang Dokkes. (boby/mbah heru)

Foto: Kapolda Jatim terima penghargaan dari Ketua (boby)

“Saya Bisa Bagi Waktu Kuliah dan Duta Humas Polda Jatim”

29 4TribratanewsJatim.com: Kini mulai terkenal kedua Duta Humas Polda Jatim,  Intan Pambudi (20) mahasiswi semester 4 Fakultas Hukum Ubaya dan Mentari Dharmaning Pertiwi (23) mahasiswi semester akhir Fakultas Management UPN.

“Ya memang di kampus maupun di lingkungan sekitar rumah termasuk teman  teman sudah mengetahui kalau saya direkrut menjadi Duta Humas Polda Jatim. Bahkan orang tua saya dan pihak kampus juga mendukung aktivitas saya sebagai Duta Humas Polda Jatim,”  kata srikandi serikan Duta Humas itu, Jumat (29/1/2016).

Selain itu, sebelumnya, kedua wanita berparas cantik itu belum pernah mengikuti kegiatan serupa. Ini kali pertama kedua mahasiswi itu dipercaya menjadi jubir (juru bicara) Humas Polda Jatim. Tentunya tidak semua informasi dari Humas Polda Jatim bisa diinformasikan kepada publik.

‘ Ya jelasnya ada batasan batasan. Paling diantaranya yang bisa diinfomrasikan kepada publik pendaftaran masuk Polri mengenai persyarakat pesyaratan misalnya yang harus dipenuhi oleh pendaftar menjadi calon Polri,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes RP Argo Yuwono didampingi Kasubbid Penmas AKBP Eddwi Kurniyanto.

29 1Disinggung mengenai kegiatan menjadi Duta Humas dan  kuliah, pastinya sudah terpikirkan jauh jauh hari. “ Memang saya sudah memikirkan sebelumnya. Yang jelas saya bisa membagi waktu. Karena aktivitas menjadi Duta Humas tida setiap hari ada keegiatan di Polda Jatim,” kata kedua Duta Humas itu.

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, bahwa sejak 27 Januari 2016, Humas Polda Jatim memiliki “Duta Humas”. Dua wanita berparas cantik cantik itu bertugas sekedar untuk memberi informasi kepada masyarakat. Tentunya tidak semua informasi yang ada di kepolisian bisa disosialisasikan. Ada batasan batasan yang bisa dan tidak bisa diinformasikan kepada publik.

Salah satu contoh, yang bisa diinformasikan oleh Duta Humas Polda Jatim kepada publik seperti penerimaan calon Polri seperti apa saja syarat pendaftaran masuk polisi. “Hal seperti inilah yang harus disosialisasikan oleh Duta Humas kepada masyarakat dan di sekolah sekolah, pondok pesantren, bahkan sampai ke perguruan tinggi,” kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Jatim, AKBP Eddwi Kurniyanto.

Tentunya, lanjut Eddwi, perekrutan Duta Humas tidak sembarangan. Selain memiliki pengetahuan luas, etika berkomunikasi baik dan bisa memahami apa yang sedang dijalankan atau diberi mandat atau tugas, yang sesuai dengan julukannya, yakni sebagai Duta Humas. Meski Duta Humas yang dimiliki Polda Jatim harus belajar banyak tentang institusi di kepolisian.

27 Duta Humas Polda JatimSelain itu, Duta Humas juga harus mengetahui lokasi atau kantor Satker (satuan kerja) yang ada di lingkungan Mapolda Jatim. Seperti Satker Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditnarkoba, Ditintelkam, Ditlantas, Sekretaris Umum (Setum) dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), tempat pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) termasuk Gedung Mahameru dan Gedung Rupatama plus ruang kerja Kapolda Jatim dan Waka Polda Jatim.

Lokasi lokasi Satker itu perlu diketahui oleh Duta Humas, tujuannya kalau kalau ada masyarakat yang bertanya. Tentunya hal ini pengalaman baru bagi person Duta Humas. Perlu diketahui, fungsi sekaligus tugas humas sebagai “bank data” atau bisa juga pusat informasi. Untuk itulah, humas bisa dikatakan sebagai jubir (juru bicara) pimpinan terdepan untuk menyampaikan berbagai informasi.

Wajar, jika pimpinan humas memiliki wawasan luas, termasuk Duta Humas yang baru direkrut ini harus banyak belajar. Untuk bisa memiliki wawasan luas, terlebih dahulu diberi pelatihan terkait sedikit banyak tentang kepolisian.

Sementara identitas kedua wanita berparas cantik berkulit kuning yang terpilih menjadi (mbah heru/boby)

Foto: Kabid Humas Polda Jatim, Kombes RP Argo Yuwono serta AKBP Eddwi Kurniyanto diapit oleh Duta Humas Polda Jatim

Polri Luncurkan Game Tumpas Teroris

28 Kdiv HumasTribratanewsJatim.com: Kepolisian Republik Indonesia meluncurkan Game Tumpas Teroris. Ini merupakan upaya edukasi untuk tidak terlibat dalam aksi teror.  Game Tumpas Teroris adalah sebuah game Arcade ringan yang mengedepankan penyampaian pesan moral kepada penggunanya. Game tersebut menyasar pengguna anak-anak mulai umur di atas tiga tahun.

Sementara, Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Anton Charliyan berharap game efektif untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya aksi teror.

User game akan diajak menumpas teroris yang meresahkan dengan cara melemparkan ketapel dan batu. Setiap teroris yang terkena lontaran batu dan ketapel, maka user game akan mendapat poin.

“Tapi hati-hati yah, teroris juga akan menembak anda,” kata Pengembang start up, Adjie Pratama di Mabes Polri.

28 stop terorGame Tumpas Teroris terdiri dari tujuh level permainan. Setiap level dalam permainan tersisip pesan moral yang bisa dibaca pengguna.

“Mari kita jaga Indonesia dari berbagai ancaman” dan “Terorisme bukanlah jihad. Terorisme tidak mengenal agama apapun”. Ini adalah salah satu contoh pesan yang disampaikan di game ini.

Dalam setiap pesan, diakhiri dengan tanda tagar #KamiTidakTakut

Game Tumpas Teroris mudah digunakan dan ukurannya kecil sehingga tidak membebani kapasitas sistem pengguna ponsel pintar. Game ini  bisa diunduh di Google Playstore dan Amazon Store secara gratis. Game ini juga kompatibel untuk smartphone Android dan Blackberry 10. (tbn/mbah)
foto: Kadiv Humas Polda Jatim Irjen Anton Charliyan

Masyarakat Pasuruan Serahkan Bondet dan Senpi Rakitan

21 senpi rakitanTribratanewsJatim.com: Penyerehan senjata api (senpi) rakitan jenis pistol sebanyak 5 pucuk dan 13 bahan peledak jenis bondet dengan rincian 11 bondet kecil dan 2 bondet besar oleh masyarakat wilayah Kecamatan Lumbang, khususnya Desa Watulumbung yang dihadiri oleh Muspika, Bakesbangpol Kabupaten Pasuruan.
Sebelum dilakukan kegiatan penyerahan yang dilakukan oleh masyarakat Lumbang, pada Jumat (15/1 2016) [ukul 15.00 WIB telah terjadi penangkapan yang dilakukan oleh anggota Buser Polsek Lumbang terhadap pelaku bernama Pasal (44) warga Dusun Jatisari, Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan karena telah memiliki dan menyimpan senpi rakitan diantaranya sepucuk senjata api rakitan laras panjang, sepucuk senpi rakitan laras panjang yang rusak, senpi rakitan laras pendek/pistol, dan 4 amunisi laras pendek serta satu butir amunisi laras panjang tanpa dilengkapi dengan surat-surat syah yang disimpan di dalam kamar rumahnya dan pelaku tersebut dilimpahkan ke Polres Pasuruan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.
Kapolres Pasuruan AKBP Soelistijono langsung memberikan perintah kepada Kapolsek Lumbang AKP P.Budi Utomo untuk melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat wilayah Kecamatan Lumbang. Tujuannya agar yang merasa mempunyai dan menyimpan senpi rakitan segera menyerahkan kepada pihak yang berwajib.
Sementara masyarakat atau orang yang menyerahkan tidak akan dikenakan sanksi pidana, dan apabila masyarakat tersebut tidak menyerahkan dan ditangkap terlebih dahulu oleh polisi, maka akan dilakukan penahanan karena telah melanggar Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Atas perintah Kapolres Pasuruan itulah, maka Kapolsek Lumbang melakukan kegiatan musyawarah bersama perangkat Desa Watulumbung di rumah Sekertaris Desa, Masniarto pada Senin (18/1/ 2016) jam 10.00 WIB yang dihadiri oleh Kasat Intelkan AKP Syafiudin bersama anggotanya dan dihadiri juga seluruh perangkat Desa Watulumbung.
Hasil musyawarah tersebut, membuat seluruh perangkat Desa menghimbau kepada warganya yang merasa mempunyai senpi 21 senpi rakitan pasuruanrakitan dan bahan peledak (bondet) agar diserahkan ke kantor Desa / Balai Desa, apabila warga masyarakat yang merasa memiliki dan takut untuk menyerahkan di Balai Desa, maka perangkat Desa menghimbau agar masyarakat menyerahkan atau meletakkan senpi rakitan atau bondet di tempat yang telah ditentukan oleh Kepala Desa, yaitu di tengah tegalan dibawah pohon randu dan untuk jam meletakkan tersebut tidak ditentukan.
Selanjutnya perangkat Desa mendapatkan laporan dari warga, bahwa pada Kamis (21/1/ 2016) sekitar jam 05.00 WIB di tempat yang telah ditentukan untuk penempatan penyerahan senpi rakitan dan Bondet telah terkumpul. Atas laporan masyarakat tersebut selanjutnya Perangkat Desa menghubungi Kepala Desa dan Kapolsek Lumbang serta anggota Sat Intelkam Polres Pasuruan untuk bersama-sama mendatangi dan mengamankan senpi-senpi rakitan dan bondet yang sudah berada di tengah tegalan bawah Pohon Randu.
Setelah seluruh Perangkat Desa Watulumbung dan petugas dari Polsek Lumbang serta anggota Sat Intelkam Polres Pasuruan
Begitu tiba di TKP diketahui, bahwa senpi rakitan dan bondet diserahkan oleh masyarakat yang tidak diketahui identitasnya. Jumlahnya 5 senpi rakitan laras pendek jenis pistol, 2 bondet ukuran besar dan 11 bondet ukuran kecil, selanjutnya senpi rakitan dan bondet tersebut dibawa petugas untuk diamankan di Mapolsek Lumbang. kemudian dibawa ke Mapolres Pasuruan untuk dimusnahkan.
Dengan adanya penyerahan senpi rakitan dan bahan peledak jenis bondet yang dilakukan oleh masyarakat Desa Watulumbung diharapkan masyarakat Lumbang, khususnya Desa Watulumbung merasa aman dan sudah tidak merasa resah ataupun ketakutan akibat penyalahgunaan senpi rakitan atau handak yang dimiliki oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, demikian kata Kasubbag Humas Polres Pasuruan AKP MD Yusuf. (psr/mbah heru)

Kapolda Jatim, Dirreskrimsus, dan Kanit Money Laundering Dapat Penghargaan dari Kepala PPATK

TribratanewsJatim.com: Kepa19 Kpolda dapat penghargaanla pusat Penelitian Analisis trnsaksi Keuangan (PPATK) Dr MUh Yusuf beri pembekalan terkait penyelidikan dan penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Di sisi lain Kepala PPATK memberikan penghargaan Kapolda Jatim Irjen Anton Setiadji. Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Muh Nurochman. Kasubdit II Perbankan AKBP Tri Puspo Aji, Kanit III Money Laundering, Kompol Muh Naseh dan para penyidik Unit III.

Penghargaan diberikan karena konsistensi Polda Jatim dalam mengungkap perkara perkara money laundering selama tahun 2013 – 2015. Dan beberapa kasus money laundering yang berhasil diungkap oleh penyidik Direskrimsus Polda Jatim. Diantaranya kasus money laundering yang terjadi di Bank Danamon Unit Pasuruan dengan modus pemalsuan surat keterangan usaha oleh tersangka Ali Abu Bakar Cs, sehingga mendapat kucuran kredit bank Rp 7 miliar.

Dari hasil penyidikan berhasil dilakukan penyitaan sebesar Rp 3,5 miliar. Kasus money laundering di Bank Syariah Mandiri Cabang Kediri oleh pimpinan cabang, Heru Pambudi dengan cara pencatatan palsu perbankan terhadap dibetur yang mengakibatkan kerugian Rp 27 miliar dan dari hasil penyidikan menyita Rp 21,5 miliar.

Kasus money laundering Bank Jatim Cabang HR Muhammad Surabaya dengan modus pengajuan kredit modal kerja dengan digunakan perusahaan fiktif dan SPK palsu oleh tersangka Bagus Suprayogo, Kepala Cabang Bank jatim dan kawan kawan. Sehingga mengakibatkan kerugian Rp 53 miliar. Penyidik berhasil melakukan penyitaan Rp 30 miliar. Berdasarkan19 ka hasil analisa dan evaluasi (anev) kinerja tahun 2015 terdapat 30 laporan polisi (LP) di unit III Money Laundering dan berhasil dilakukan penyelesaian sebanyak 20 perkara. (mbah heru/boby/jacky)

Foto: Kapola Jatim, Direskrimsus dan Kanit Money Laundering (boby/jacky)

Kapolda Jatim Cangkrukan Sambil Rayakan HUT Kapolres Madiun

TribratanewsJatim.com: Jenderal Polisi bintang dua itu gemar berdiskusi atau ngob17 kapolda madiun kotarol bareng dengan gaya “cangkrukan” . Dan di mana saja – kapan saja, sang Jenderal itu senantiasa jika ada waktu luang pastinya dipergunakan untuk jagongan atau bahasa krennya cangkrukan atau bisa juga diistilahkan “Ngumbar”  (ngumpul bareng).

Keasyikan ngobrol tak bisa membuat ngantuk, kadang diselingi bercanda sendau gurau, membuat suasana semakin semarak, sesekali tertawa lepas. Dan kebetulan Minggu (17/1/2016) malam, Kapolda Jatim, Irjen Anton Setiadji didampingi Pejabat Utama asyik “Cangkrukan”  di Pujasera yang berada di belakang Mapolres Madiun.

17 Kapolda Maadiunkota cangkrukanAksi cangkrukan, selain dengan Kapolres Madiun AKBP Tony Surya Putra, S.I.K., beserta anggotanya dan Forpimda setempat. Hadir pula Kasrem 081 DSj Madiun, Bupati Madiun H Mutarom, Dandim 0803 Madiun, Kepala Pengadilan Negeri Madiun,  Kapolres Korwil Madiun dan Kaden Brimob C Madiun beserta anggota. Cangkrukan itu sekaligus dirayakan hari ulangtahun  Kapolres Madiun ke 43.

Dengan gayanya yang santai, Kapolda Jatim Anton Setiadji pada intinya berharap seluruh anggota hendaknya meningkatkan kewaspadaan.” Situasi sekarang ini dan seterusnya waspada tetap terus lebih ditingkatkan. Kesiapsiagaan dan antisipasi juga dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas sehari hari,” ujarnya. (mbah heru/umam/boby)

Foto: Kapola Jatim asyik Cangkrukan di Madiun Kota