Tiga Pelaku curwatpon dibekuk Resmob Polres Lumajang

Ketiga pelaku curwatpon dan BB diamankan Polres Lumajang
Ketiga pelaku curwatpon dan BB diamankan Polres Lumajang

Tribratanewsjatim.com – Informasi yang didapat oleh anggota Resmob wilayah barat Polres lumajang membuahkan hasil dengan menggulung tiga kawanan curwatpon (pencurian kawat telepon) yang sering beraksi di desa sidorejo kecamatan rowokangkung pada minggu malam (24 /1/2016).

Kejadian sekira pukul 22.00 wib setelah para pelaku melakukan pencurian kabel telepon sepanjang 100 meter di Dsn. Pepe Ds . Sidorejo , Kec.Rowokangkung, Kab. Lumajang. Dari informasi adanya laporan pencurian kawat telepon dari warga, Anggota Resmob yang berada didaerah ring tugasnya wilayah barat langsung bergerak dan berhasil membekuk tiga pelaku tersebut yang kerap melakukan pencurian kawat telepon.

Kapolres Lumajang AKBP Fadly Munzir Ismail
Kapolres Lumajang AKBP Fadly Munzir Ismail, SH., s.I.K., MSi

Adapun nama-nama dari tiga tersangka berinisial SS Bin Hr (21), alamat Ds Rojopolo Kecamatan Jatiroto, LSM bin SRD(26) alamat  Ds Rojopolo Kec Jatiroto, dan VRT bin Rd (25) Ds. Rojopolo Kec Jatiroto Kab Lumajang. Polisi saat ini   mengamankan barang bukti dari hasil pencurian tersebut meliptu kabel telepon dengan panjang total keseluruhan 100 meter, 1 ( Satu ) buah gergaji besi, 1 ( Satu ) unit sepeda motor vega warna   orange ( sebagai alat trasnportasi ), 2 (dua) buah senjata tajam jenis celurit.

Kapolres Lumajang AKBP Fadly Munzir Ismail mengatakan ketiga pelaku komplotan curwatpon yang berhasil dibekuk tim resmob beserta barang bukti nya kini kita amankan di Polres Lumajang guna sidik tuntas, dan kita juga menghubungi pihak PT TELKOM sebagai korban yang di rugikan, saya sangat mengapresiasi kinerja anggota yang berhasil mengungkap komplotan pencurian kabel telepon, dan saya berharap anggota yang lain bisa mengungkap kejahatan di wilayah Lumajang sehingga di kemudian hari tidak terulang tindakan yang serupa.(umam/gatot)

Tiga Pelaku Curas Pronojiwo berhasil dibekuk Polres Lumajang, dua masih Buron

Tribratanewsjatim.com – Polres Lumajang yang sekarang dipimpin AKBP Fadly Munzir Ismail SH., S.I.K., MSi kembali berhasil membekuk aksi pelaku Curas (Pencurian dengan kekerasan) yang saat ini mulai meresahkan masyarakat Lumajang. Komplotan yang berjumlah lima orang pelaku ini berhasil dibekuk Sat Reskrim Polres Lumajang di Pronojiwo.(16/12/15)

Kasat Reskrim AKP TINTON YUDA RIAMBODO, SH didampingi Kasubbag Humas IPDA GATOT
Kasat Reskrim AKP TINTON YUDA RIAMBODO, SH didampingi Kasubbag Humas IPDA GATOT0

Komplotan perampok ini sudah mengenal dan menguasai rumah korban yang menjadi sasaran dalam aksinya, pada hari Rabu tanggal 09 Desember 2015 rumah Eko Yuswanto alamat Desa Taman Ayu RT 16/06 Kecamatan Pronojiwo, sekitar pukul 02.00 Wib menjadi sasaran pelaku saat korban sudah tertidur.

Sehingga dengan adanya laporan curas di rumah Korban tersebut, Kepolisian Resort Lumajang mendapat Pekerjaan Rumah yang harus diselesaikan dengan segera, tepat satu minggu setelah kejadian Satuan Reserse kriminal dibawah pimpinan AKP TINTON YUDA RIAMBODO, SH berhasil mengungkap keberadaan pelaku pencurian dengan kekerasan di rumah korban Eko.

Kasat Reskrim AKP TINTON YUDA RIAMBODO, SH mengatakan keberhasilan mengungkap pelaku curas di rumah korban ini, merupakan hasil identifikasi saat olah TKP dan beberapa informasi yang di dapat dari masyarakat, Pelaku curas ini berjumlah lima orang dan sementara kita berhasil menangkap Ketiga pelaku dan dua masih buron alias DPO kita, Ungkap Tinton.

Ketiga pelaku perampokan yang berhasil diringkus berinisial AD, 27 th. Warga Ds.oro oro ombo,
BU, 26 th. Warga Ds.Tamanayu,dan RU, 30 th, warga Ds. Oro pro ombo.ketiga pelaku sama sama dari Kec.Pronojiwo, Sedangkan dua pelaku yang masih buron MISNAWI dan SAGI masih dalam pengejaran petugas, tambah TINTON

Dalam pemeriksaan ketiga pelaku menjelaskan saat melakukan aksinya dengan berpura-pura bertamu, kemudian memasuki rumah korban. Para pelaku melakukan pengancaman terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam berupa clurit dan saat melakukan aksinya pelaku mengikat korban dan menutup mulut dengan lakban warna hitam. Saat aksinya pelaku berhasil membawa uang tunai sebesar Rp.12.juta , satu sepeda motor yamaha vega R no.pol N 2716 ZC dan satu sak cengkeh kering berat 38 Kg.

Sementara tiga pelaku mengaku sudah berkali-kali melakukan aksi perampokan akan tetapi saat ini belum bisa dipastikan di wilayah mana saja yang dilakukan oleh para pelaku. dan petugas bisa membuktikan hanya satu TKP yang sudah ditangani, Terang Kasat Reskrim AKP TINTON YUDA RIAMBODO, SH kepada peliput Tribratanews.(umam/gatot)

Saat Beraksi Tiga Pelaku Curanmor semalam, Berhasil Diringkus Polisi

Tribratanewsjatim.com – Kelompok pelaku Curanmor di kawasan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang berjumlah 3 (tiga) orang, semalam Selasa (15/12/2015) sekitar pkl 20.00 wib malam telah berhasil diringkus Petugas Reskrim Polres Malang Kota, bahkan 2 (dua) orang diantaranya ditembak polisi karena melarikandiri dari kejaran petugas.

Ketiga Pelaku Curanmor di amankan Polres Malang Kota
Ketiga Pelaku Curanmor di amankan Polres Malang Kota

Saat itu ketiga pelaku sedang beraksi di toko Pesona kosmetik Jl. MT Haryono yang bersebelahan dengan Galaxy Cell tak jauh dari Dinoyo Mall, ketiga pelaku tersebut sedang beraksi melakukan pencurian ranmor milik karyawati kosmetik yang diparkir didepan toko tersebut, namun sebelum para pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor hasil curiannya, para petugas yang sedang melakukan penyelidikan disekitar TKP langsung berusaha menghentikan, tetapi karena mereka melarikan diri kejaran petugas, maka petugas langsung menembak ke arah kaki kedua pelaku.

Karena keduanya mengalami luka tembak maka langsung dibawa ke RSSA untuk diberikan pengobatan, sedang salah satu pelaku yang tertangkap dalam keadaan sehat langsung dibawa ke Polres Malang Kota untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil penangkapan 3 (tiga) pelaku, petugas telah berhasil mengamankan barang bukti berupa; 1 Unit Ranmor jenis Yamaha Mio warna Putih Nopol N-3293-GI, sebuah kunci “T”, sebilah Clurit, sebuah HP serta beberapa kunci kontak spd motor.

Kini ke 3 (tiga) pelaku yang berhasil ditangkap masing-masing ber inisial “RJ”, 54 Th, Warga Sukonolo, Bululawang, Kab. Malang, “US”, 41 Th, warga Wonokromo, Surabaya, ” SK “, 41 Th, Warga Bangil Pasuruan, sedang dilakukan interogasi di Polres Malang Kota(umam/malkot)

4 Pelaku Perampokan Masih Pelajar SMP, Dibekuk Polsek Pesantren

Tribratanewsjatim.com – Kawanan perampok yang masih remaja diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Pesantren Kediri. Mereka ditangkap polisi setelah merampas HP dan membacok korban yang tengah nongkrong.

Keempat Pelajar AR (15), AG (15), DI (15) dan HA (15)
Keempat Pelajar SMP  AR (15), AG (15), DI (15) dan HA (15)

Para pelaku masing-masing berinisial AR (15), AG (15), DI (15) dan HA (15). Keempatnya warga Kota Kediri. Sementara korbannya adalah Hafidin (18) warga Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.Data dari Polsek Pesantren, perampokan terjadi, pada Senin (14/12/2015) pukul 04.00 WIB.

Awalnya, korban nongkrong bersama dua temannya di Jalan Imam Bahri Kelurahan Bangsal. Tiba-tiba empat pelaku datang menghampiri. Para penjahat remaja yang masih duduk bangku SMP ini meminta uang secara paksa. Namun, karena tidak diberi, pelaku ngamuk.

Pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam. Mereka menakut-nakuti korban sambil merampas handphone (HP) yang dibawa. Namun, karena korban berusaha mempertahankan, akhirnya pelaku membacok tangan korban. Setelah itu, pelaku berhasil mengambil hp merk Evercroos dari tangan korban. Mereka langsung berlari meninggalkan lokasi. Sementara korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Pesantren.

Kapolsek Pesantren Kompol Sucipto mengatakan, para pelaku telah diamankan dari rumahnya masing-masing. Mereka kini sedang dimintai keterangan penyidik.

” Pelaku melakukan aksinya dengan alasan kecewa pada korban, karena tidak diberi uang. Akhirnya, ia langsung merampas hp yang dibawa pelaku dengan cara membacok tangan korban,” ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Kota Kediri dan KBO Reskrim Polres Kediri.

Masih kata Sucipto, pihaknya langsung melimpahkan kasus itu ke Unit PPA Polres Kediri Kota. Alasan pelimpahan itu, karena pelaku dibawah umur. Sedangkan korban saat ini masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Kota Kediri. Para pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Polisi mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku melukai korban berupa 1 pisau dapur, 1 pisau pemotong roti dan 2 hp milik korban.(umam/kdr ta)

Ditemukan Korban pembunuhan dengan alat vital terpotong di Sumenep

Tribratanewsjatim.com – Pembunuhan menggegerkan warga padangdangan Sumenep Madura, setelah diketahui jika korban adalah warga bernama DIKUN yang ditemukan tewas mengenaskan di tanah tegalan milik ZAI warga desa padangdangan kecamatan Pasongsongan kabupaten sumenep tadi pagi pukul 06.00 wib hari jum’at(04/12/15).

Tim Inafis Polres Sumenep olah TKP terhadap korban
Tim Inafis Polres Sumenep olah TKP terhadap korban

Korban ditemukan oleh kepala dusun duwa’ butir desa padangdangan kecamatan Pasongsongan kabupaten sumenep. Dan Duwa mengenali warga yang tewas tersebut jika korban bernama Dikun umur 65 tahun, petani,desa soddara Kecamatan Pasongsongan Kabupaten sumenep. Selanjutnya Duwa melaporkan kejadian ke kepala desa atau kalebun.

Sekitar pukul 06.00 wib kades padangdangan Suhanto mendapat kabar dari kadus duwa’ butir memberitahu tentang adanya penemuan mayat seorang laki laki dan langsung meluncur ke TKP, kades padangdangan suhanto melihat mayat laki laki yang ditengarai bernama DIKUN yang sudah meninggal di tanah tegalan milik ZAI. Selanjunya,suhanto kades padangdangan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pasongsongan.

Kapolsek Pasongsongan Ipda Abdul Holik memimpin jalannya olah TKP (tempat kejadian perkara) dan dibantu tim inafis Polres Sumenep serta Puskesmas Pasongsongan, dimana posisi korban saat ditemukan dalam Kondisi terlentang dan mayat mengalami luka yang cukup parah dan alat kelamin korban terpotong serta gigi palsu milik korban terlepas. Ucap Holik.

Holik juga membenarkan hal tersebut merupakan kasus pembunuhan dan saat ini Polsek Pasongsongan sedang melakukan penyelidikan atas kematian korban tersebut dan dibantu unit buser Polres Sumenep.(umam/decky)

Sat Reskrim Polres Trenggalek berhasil ungkap pelaku penggelapan Sepeda motor

Tribratanewsjatim.com – Keberhasilan ini patut di acungi jempol bagi kesatuan Reserse Kriminal Polres Trenggalek di bawah pimpinan AKP SUWANCONO, S.H. yang telah berhasil mengungkap perkara penipuan dan penggelapan sebuah Sepeda Motor.

PS Kasubbag Humas IPDA ADIT SUPARNO bersama Tsk E Di Polres Trenggalek
PS Kasubbag Humas IPDA ADIT SUPARNO bersama Tsk E Di Polres Trenggalek

Seorang Laki-laki paroh baya ditetapkan sebagai tersangka adalah seorang yang berinisial E, swasta dengan alamat Kelurahan Kuala Pembuang II Kecamatan Hilir Kabupaten Seruyan, setelah dilaporkan oleh Sdr. SAMIJO selaku korban dengan alamat Jl.Gatot Subroto 16 Sumbergedong Trenggalek.

“Modusnya, tersangka meminjam sepeda motor korban Yamaha Vega-R AG-5810-ZF dengan alasan untuk menemui pacarnya di Kelurahan Tamanan Trenggalek, namun setelah itu sepeda motor tidak kunjung dikembalikan, karena merassa ditipu maka korban melaporkan ke Polres Trenggalek,” ujar IPDA ADIT SUPARNO selaku PS Kasubbag Humas.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, tim Opsnal Sat Reskrim bergerak cepat dengan mencari informasi dan berhasil menangkap tersangka sedang berada di Tulungagung.

Dari hasil pemeriksaan dari penyidik, sepedah motor tersebut telah digadaikan kepada Sdr. KACONG di wilayah Wonokromo Surabaya sebesat Rp.1.000.000,-, dan hasil dari gadai tersebut digunakan untuk membeli tiket kapal laut, jam tangan dan beberapa pakaian.

Tersangka yang sempat pulang ke Kalimantan dengan uang hasil gadai tersebut, kembali lagi ke Trenggalek dan mampir dulu di Tulungagung, namun sebelum sampai ke Trenggalek sudah tertangkap.

“Tersangka dejerat dengan pasal 378dan/atau 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 taahun kurungan, dan sekarang tersangka sudah ditahan sembari melengkapkan berkas perkara mereka untuk segera kita limpahkan ke penuntut”, tambah ADIT.(umam/pid Trenggalek)

Polresta Madiun Release Kasus Aniaya yang bermula dari Caci Maki di BBM

Tribratanewsjatim.com – Polres Madiun Kota siang tadi (Selasa, 24/11/15) melaksanakan release kasus penganiayaan di Mapolres Madiun Kota.24 aniaya madiun ta

Penganiayaan berawal dari korban yang mengirim pesan ke pihak Tersangka sehingga mengakibatkan kejadian ini terjadi. Korban yang berinisial GP (21th) setelah mengalami luka langsung melaporkan ke Polsek Kartoharjo, selanjutnya gerak cepat dilakukan oleh anggota Polsek yang saat itu ada di lapangan langsung mengamankan tersangka berinisial YH, 36 th. Ungkap pejabat humas mewakili Kasubbag humas Suwito.

Suwito menambahkan tentang kronologi kejadian berawal saat tersangka mendapat pesan bbm dari korban yang isinya berupa caci maki. setelah mendapatkan pesan bbm tersebut tersangka berusaha mencari korban dan bertemu di Jalan Srilangka Kelurahan Kanigoro Kota Madiun. saat bertemu tersangka bermaksud menanyakan maksud dari pesan caci maki yang dikirimkan kornan kepada tersangka. setelah beberapa saat terjadilah cekcok mulut kemudian tersangka menganiaya korban dengan menggunakan palu.

Dari kejadian tersebut korban mengalami luka luka di pelipis dan bahu kiri kemudian melaporkan ke polsek kartoharjo(umam/hms).

Polrestabes Surabaya Tembak Mati Tahanan Narkoba yang Kabur

ilustrasiTribratanewsJatim.com: Kaburnya Alfian alias Ayong (36) dari tahanan narkoba Polrestabes Surabaya berakhir, Sabtu (14/11/2015) petang. Pelarian Ayong ditembak mati, setelah 5 hari kabur dari tahanan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete, menegaskan, anggota Jatanras saat berburu Ayong, setelah melakukan penggerebekan di lokasi persembunyiannya di Jalan Simo Kalangan, Surabaya.Saat disanggong, Ayong berhasil meloloskan dari sergapan polisi dan dengan upaya kerja keras, akhirnya polisi berhasil, setelah tubuh Ayong ditembak mati.

Tertembaknya Ayong hingga tewas, karena saat hendak ditangkap, Ayong sempat mengeluarkan senjata tajam jenis penghabisan. “Saat tersangka hendak diamankan justru nekat mengancam nyawa anggota saya. Karena membahayakan anggota saya, akhirnya tersangka ditembak mengenai dada kiri,” kata Takdir, Minggu (15/11/2015).

Berburu Ayong tak ada henti hentinya, anggota Jatanras yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes itu terus mencari keberadaan tersangka Ayong. Dan sekitar pukul 01.00 WIB, anggota Jatanras mendapatkan keberadaan tersangka di makam Jarak, Surabaya.

Disana petugas mengetahui ciri-ciri pelaku dan waktu didekati ternyata Ayong mengeluarkan senjata penghabisan. Karena situasi saat itu gelap dan Ayong terlihat mengeluarkan senjata tajam dan  hal itu membahayakan anggota, lalu diambil tindakan tegas, dengan cara diberi tembakan peringatan tak digubris, lalu ditembak tepat dada kiri, sehingga Ayong yang menjadi buruan polisi terjungkal tewas.

Dikatakan, selama dalam pelarian, Ayong sempat berpindah-pindah tempat persembunyian, usai  kabur.  Saat dalam pelariannya, Ayong selalu membawa senjata tajam jenis penghabisan.

Dari catatan Kepolisian, Ayong adalah residivis dalam kasus curanmor, curas, dan dua kali tertangkap atas kedapatan membawa dan mengedarka narkoba. Tersangka pernah ditangkap di salah satu Polsek Surabaya Utara, kedua di Polrestabes atas kasus Curas, dua kali  mendekam lagi di Prodeo dalam kasus narkoba serta barang bukti 3 kunci model T. (mbah heru)

Foto: ilustrasi

Buronan Lumajang Diamankan Unit Premanisme Polda Jatim

2 Kabid okTribratanewsJatim.com: Buronan pembunuhan Salim kancil dan penganiaya Tosan dalam kasus tambang pasir berdarah di Lumajang, Tinarlap (47) tiba di Mapolda Jatim, Sabtu (14/11/2015) sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung dimasukkan ruang Unit Premanisme Ditreskrimum Subdit III Jatanras.

Tersangka Tinarlap menjadi buronan, setelah peristiwa berdarah di Lumajang pada 26 Oktober 2015, tertangkap di daerah Kecamatan Pamukan, Kota Baru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tersangka dalam pelariannya bersembunyi di rumah anaknya yang bekerja di perusahaan tambang batubara. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes RP Argo Yuwono, Minggu (15/11/2015) membenarkan tersangka yang tertangkap oleh anggota Reskrim Kota Baru sudah berada di Unit Premanisme, Jatanras, Ditreskrimum Polda Jatim.

“Keberadaan tersangka di Kota Baru tentunya dari informasi masyarakat kemudian ditindaklanjuti beberapa hari lalu,” ujar Kombes Argo.

Tersangka kabur ke Kota Baru pada Sabtu (26/11/2015) malam. Dari Lumajang, Jawa Timur, tersangka naik bus turun di Terminal Purabaya. Selanjutnya, Tinarlap naik kapal lewat Pelabuhan Tanjung Perak lewat Batu Licin kemudian Kota Baru.

Selama di rumah anaknya, tersangka tidak bekerja, hanya ikut anaknya saja. Dan saat tertangkap berada rumah nonton televisi. Dari hasil pemeriksaan sementara, peran Tinarlap ikut menganiaya hingga kondisi Tosan kritis dan dirawat di RS Saiful Anwar, Malang.

Tersangka Tinarlap ada kaitannya penganiayaan dan itu akan dikembangkan lagi. Soalnya masih ada saksi lain yang tahu. (mbah heru)

 

Kabid Humas Polda Dan Dirreskrimum Kunker di Polres Lumajang

TribratanewsJatim.com: Kabid Humas Kombes RP argo Yuwono dan Direskrimum, Kombes Wibowo melakukan kunjungan kerja (kunker) di Polres Lumajang, senin (9/11/2015). Kedua pejabat utama itu diampingi Kapolres Lumajang AKBP Fadli.9 Kabid Humas di Lumajang Saat melakukan kunker, kedua pejabat utama itu sekaligus Kapolres Lumajang bersama awak media berangkat bersama sama menuju salah satu pantai di kawasan Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang dan dilanjutkan menuju ke Mapolsek Sumbersuko. (mbah heru) Foto: Kabid Humas Polda Jatim dan Dirreskrimum serta KapolresLumajang