Atasi Macet, Kapolres Sidoarjo Turun Langsung Atasi Kemacetan Di Fly Over Waru

TRIBRATANEWS POLRES SIDOARJO-Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Sidoarjo memetakan kondisi kemacetan yang terjadi di jembatan layang Waru, Sidoarjo terutama saat jam berangkat dan juga saat pulang kerja. Kapolres  Sidoarjo bersama Kabag Ops Kompol Edy Santoso dan Kasatlantas Polres Sidoarjo AKP Bayu Prasetyo, Dengan mengendarai motor tampak menertibkan sejumlah angkutan kota yang sengaja berhenti menunggu penumpang dikawasan Traffic Light Gedagan, hari Jum’at tanggal 4 Maret 2016 sekitar pukul 06.12 Wib.

Bersama Kasat Lantas Polres Sidoarjo AKP Bayu Prasetyo, Kapolres Sidoarjo  tidak segan turut mengatur arus lalu lintas, baik dari arah Surabaya maupun dari arah Sidoarjo. Bahkan Kapolres Sidoarjo terlihat memberikan instruksi kepada anggota Satlantas Polres Sidoarjo, untuk sigap membantu pejalan kaki yang hendak menyeberang jalan.

Kapolres Sidoarjo Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Anwar Nasir, S.I.K., M.H menegaskan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Pemkab Sidoarjo untuk mencari solusi masalah kemacetan dikawasan Waru yang semakin hari semakin padat tersebut, Karena terdapat banyak Mobil angkutan berat seperti, Truk gandeng, tronton dan Mobil besar lainnya yang melintas dikawasan itu, padahal seharusnya pada jam-jam berangkat kerja tidak moleh melintas di jalan protokol seperti jalan raya Waru ini. Dan seharusnya truk-truk ini baru boleh melintas diatas jam 09.00 Wib. Untuk itu secepatnya akan berkoordinasi dengan Dishub untuk membahas masalah ini.

Kapolres Sidoarjo juga menambahkan, bahwa Polres Sidoarjo akan memperbanyak anggota Satlantas untuk melakukan patroli keliling dipusat pusat kemacetan yang tugas utamanya untuk mengurai kemacetan.

Anggota Sat Lantas Polres Sidoarjo dan Anggota Polsek-Polsek akan ditempatkan disimpul-simpul kawasan rawan kemacetan, dan tim Patroli akan terus roling untuk mengurai kemacetan. Yang terpenting saat ini adalah fokus untuk mengurangi kemacetan, karena tidak bisa dipungkiri volume kendaraan setiap hari juga semakin bertambah. Tak hanya itu parkir sembarangan mulai dari angkutan kota, Parkir Pedagang Kaki Lima (PKL) yang semrawut juga salah satu penyebab kemacetan. Untuk itu berharap Sat Pol PP dan Dishub Sidoarjo bisa bekerja sama untuk membatu Polres Sidoarjo mengatasi masalah macet ini. Sinergitas dari kedua Dinas itu sangat kami butuhkan, Satpol PP untuk menertibkan parkir liar dan Dishub menertibkan anggkutan umum dan angkutan berat yang melanggar.

Pocil, Duta Pelopor Keselamatan Berlalulintas

10 pelopor lalu lintas tabesTribratanewsJatim.com: Dalam rangka memberikan pendidikan kedisiplinan dan pengenalan pengetahuan Lalu Lintas sejak dini, Satlantas Polrestabes Surabaya bentuk Duta Pelopor Keselamatan Berlalu lintas yaitu Pocil (Polisi Cilik) HOOFDBUREAU Surabaya.

Peserta Pocil kali ini dari SDN Rangkah 7 Surabaya dengan jumlah 21 Orang. Selain diberikan pelatihan baris berbaris , mereka juga akan diajarkan tentang tata cara pengaturan lalu lintas.

Para peserta juga diwajibkan melaksanakan Praktek pengaturan arus lalu lintas di depan sekolahan SDN Rangkah 7 Surabaya dengan didampingi anggota Dikyasa Satlantas Polrestabes Surabaya.

Kanit Dikyasa Polrestabes Surabaya, AKP Tirto menuturkan, bahwa tujuan dibentuknya pelopor keselamatan berlalulintas, selain diberikan pengetahuan tentang pengaturan arus lalu lintas, serta untuk membantu khususnya, siswa SDN Rangkah 7 Surabaya pada saat menyeberang jalan.

Guru pembina ekstra SDN Rangkah 7 Surabaya Imam mengatakan, kegiatan merupakan unggulan dari SDN Rangkah 7 Surabaya yang sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya. ” Kami harap dengan diadakan kegiatan seperti ini anak didik kami terbentuk sikap disiplin dan memiliki pengetahuan mengenai tata tertib berlalu lintas,” kata Iman. (tbs/mbah heru)

 

Gelar Operasi Rutin di Jalanan, 12 Kendaraan Ditilang

3 Tilang rungkutTribratanewsJatim.com: Kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja serta tidak mengenal waktu. Hal ini sebagai langkah antisipasi. Tindakan preventif sangat perlu dilakukan.

Panit Bimmas Polsek Rungkut, Iptu Isman AR saat Pawas tetap mengantisipasi, selain
meningkatkan patroli kewilayahan, juga menggelar operasi, Rabu (3/2/2016). Kegiatan ini sekaligus menjaring pelaku maupun barang bukti hasil kejahatan, juga menjadikan warga lebih tertib dalam berlalulintas di jalan raya.

Operasi cipta kondisi digelar di Jalan Raya Kedung Baruk belakang Stikom bersama 12 personil gabungan piket fungsi dengan menghentikan pengendara saat melintas, baik roda
dua maupun roda empat secara selektif dan humanis.

Operasi utama mobil box tertutup dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat surat SIM, STNK maupun barang bawaan pengendara yg dicurigai, termasuk pemeriksaan badan pengendara yang dimungkinkan membawa barang terlarang jenis narkoba maupun barang yang mungkin berhubungan dengan kejahatan.

Dari hasil kegiatan itu, polisi berhasil  menilang 12 pelanggar lalu lintas ditilang. Kegiatan operasi yang dilakukan diharapkan dapat tercipta situasi kamtibmas kondusif
terkendali. (mbah heru)

Samsat Keliling, Masyarakat Antusia Bayar Pajak

TribratanewsJatim, Jombang – Kegiatan pelayanan Samsat keliling yang diberikan Polres Jombang ternyata memang benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan. Buktinya, masyarakat selalu berbondong-bondong mendatangi mobil pelayanan Samsat keliling untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Terlihat ketika mobil Samsat keliling memberikan pelayanannya bagi masyarakat Kecamatan Kudu, Rabu (3/2/16). Kehadiran mobil Samsat Keliling di halaman Mapolsek Kudu selalu dibanjiri masyarakat yang ingin melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Menurut mereka (red-Masyarakat) tak lagi jauh-jauh datang ke kantor Samsat Jombang hanya untuk sekedar membayar pajak kendaraan bermotor. Praktis, banyaknya masyarakat yang hadir di lokasi mobil Samsat Keliling membuat beberapa petugas polsek melakukan pengamanan serta pengaturan antrian.

“Jelas kami merasa terbantu dengan adanya pelayanan samsat keliling, jadi tak harus jauh-jauh pergi bayar pajak kendaraan,” ujar Heru, salah satu warga setempat. (Sudi/Resjbg)

1.125 Surat Tilang Keluar Dalam Satu Pekan

TribratanewsJatim, Malang – Dalam satu pekan Minggu akhir Bulan Januari, sejak  bergulirnya program SPPT (Sistim Potensial Point Target) 25 Januari- 21 Februari 2016, yang diprogramkan  oleh Polda Jatim. Sedikitnya 1.215 kendaraan bermotor telah ditindak  oleh jajaran Sat Lantas Polres Malang.

Penindakan yang lebih menitik beratnya pada kendaraan berpotensi laka lantas ada 215 pelanggaran serta 910 pelanggaran lain lainnya maupun membuat kemacetan. Tidak lepas dari operasi tekan angka laka lantas ini.

Mlg TilangSeperti yang disampaikan Kasat Lantas Polres Malang AKP Bobby Adimas CP,SHS.I.K, dengan giat Dak Gar SPPT ini merupakan program Polda  Jatim digelar selama 28 hari satu bulan mulai 25 Januari- 21 Februari 2016. Dengan tujuan untuk “Menuju Indonesia Tertib dan Bersatu, Keselamatan  Nomer 1” ujarnya.

“Dalam giat penindakan ini, kami tidak pandang bulu, pelajar yang tertangkap tangan saat mengendarai kendaraan sepeda motor tidak mengenakan helm akan kami tindak. Termasuk nopol kendaraan luar Malang akan kami periksa surat kelengkapan berkendara seperti SIM dan STNK,” ujarnya.

Bukan penindakan dengan surat tilang saja yang kami berikan, apabila pengendara tersebut tidak memiliki SIM mauapun STNK, saat mengendarai secara normatif akan kami tahan kendaraannya.

Kami juga tetap memberikan himbauan simpatik kepada pengendara yang sudah kami beri tindakan untuk tidak mengulangi lagi. Seperti tidak mengenakan helm, sabuk pengaman, tidak membawa SIM maupun STNK.

”Dalam berpindak saya perintahkan kepeda seluruh anggota Polantas Polres Malang, untuk tetap mengedepankan 3S ( Senyum, Sapa, Salam). Setidaknya masyarakat pelanggar tidak takut maupun tegang ketika didekati. Karena dimulai dengan senyuman,” ujar AKP Bobby. (Sudi)

Salantas Polrestabes Surabaya Akan Bentuk Duta Pelapor Keselamatan Sejak Dini

2 dikyasa tbsTribratanewsJatim.com: Anggota Dikyasa Satlantas Polrestabes Surabaya bersama Dinas Pendidikan Kota Surabaya melaksanakan kegiatan OWP (Opera Wayang Polisi) dengan peserta Siswa siswi TK Kecamatan Tegalsari Surabaya, Selasa (2/2/2016).

Kegiatan yang dilaksanakan di TK. Mawar Sharon Surabaya ini dikuti sekitar 300 Siswa. Selain menampilkan wayang yang bercerita pengenalan lalu lintas sejak dini, anggota polisi juga mengajak siswa-siswi untuk bermain dan bernyanyi bersama.

Selain itu kegiatan ini akan dilaksanakan di seluruh Sekolah wilayah Kota Surabaya mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA.

Kasubnit Dikmas Satlantas Polrestabes Surabaya Aiptu Harry menjelaskan, dengan kegiatan seperti ini diharapkan adik-adik bisa mengerti tentang lalu lintas sejak dini sekaligus dalam waktu dekat akan membentuk duta pelopor keselamatan sejak dini.

Hal ini selaras dengan apa yang diharapkan oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Drs. Iman Sumantri, M.Si yang menghendaki anggota Satlantas Polrestabes Surabaya untuk aktif turun ke Sekolah-sekolah. Tujuannya memberikan penyuluhan dan pembinaan mengenai aturan lalu lintas, sehingga para siswa mampu memahami syarat dan ketentuan apa yang seharusnya dimiliki oleh setiap pengendara di Jalan Raya.  “Aturan berlalu lintas dapatnya dijadikan muatan lokal di setiap sekolah,” ujarnya.

Saat ini cukup banyak kejadian baik itu kecelakaan maupun kejadian kriminalitas yang melibatkan anak usai sekolah atau pelajaran yang tentu saja menjadi tugas dan tanggung jawab bersama, yakni polisi dan orang tua masing-masing untuk memberikan pengawasan dan larangan kepada para anak-anak yang belum cukup untuk membawa kendaraan sendiri.

Tanpa adanya peran orang tua, mustahil polisi dapat berperan sendirian dalam menciptakan suasana yang aman dan tetib di Jalan, sehingga Kamtibcarlantas (keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas) dapat diwujudkan. (tbs/mbah heru)

Pelajar Kediri Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas

30 uljj lantas kediriTribratanewsJatim.com: Untuk menekan angka kecelakaan di jalan dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan oleh Polres Kediri. Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres berupaya melakukan kampanye keselamatan dan tertib berlalulintas di jalan.

Untuk itu, Satlantas Polres Kediri, kali ini menggandeng murid SMAN 2 Pare Kabupaten Kediri untuk menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. Para pelajar tingkat menengah ke atas ini, Rabu (27/1/2016) mendapatkan pengarahan serta pelatihan dari anggota Satlantas Polres Kediri.

Pengarahan yang diberikan langsung oleh Kanit Dikyasa Polres Kediri Ipda Ketut, bahaya tidak tertib berlalulintas. Karena, kecelakaan di jalan raya akibat para pengendara lantaran terpengaruh minuman keras dan ugal ugalan di jalan raya. Selain itu, mengunakan handphone saat berkendara.

“Saat berkendara patuhi tata tertib berlalulintas dan pahami rambu-rambu lalulintas. Untuk itu jangan kebut-kebutaan, “tutur Kasat Lantas Polres Kediri AKP M Bobby Probandono melalui Kanit Dikyasa Ipda Ketut.

Para pelajar ini juga mendapatkan pengarahan rambu-rambu lalulintas. Untuk menjadi pelopor keselamatan berlalulintas, para pelajar Satlantas mendapatkan hadiah helm dari Satlantas Polres Kediri. Helm yang diberikan itu juga disematkan sampai berbunyi klik. “Kalau memakai helm yang standar SNI . Dan pastikan bunyi klik, “jelas Ipda Ketut. (kdr/mbah heru)

Ruko Milik Satpol PP Diseruduk Bus, Kerugian Rp 100 Juta

30 rem blong bwiTribratanewsJatim.com: Bangunan ruko milik Sulhan di Desa/Kecamatan Siliragung rusak berat diseruduk Minibus Kasto nopol P 330 UZ yang dikemudikan M. Anwar (47), warga Kampung Melayu, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (30/1/2016).

Memang tidak ada korban nyawa dalam kecelakaan ini. Sang sopir maupun kernet bus selamat. Tapi kondisi kendaraan angkutan penumpang itu ringsek seperti bangunan ruko yang mengalami rusak berat. Versi awak bus, peristiwa ini terjadi akibat rem yang blong.

Kapolsek Siliragung Polres Banyuwangi langsung datang ke lokasi kejadian begitu mendengar insiden ini. Awak bus dan sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengumpulkan data. Kasus ini kemudian diserahkan penanganannya ke Unit Lantas Polsek Gambiran.

“Kasus ini dalam penanganan aparat. Apakah benar akibat rem blong atau pengemudi yang mengantuk masih kita selidiki,” jelasnya.

Untuk memperdalam penyelidikan aparat juga menggelar olah TKP. Bus Kasto yang ringsek juga dicek aparat untuk menilai kelayakannya. Aparat bahkan memeriksa surat angkutan darat tersebut untuk memastikan masa berlakunya.

“Surat-surat lengkap. Tapi sopir kita amankan sementara untuk dimintai keterangan. Penyelidikan kasus ini tengah berjalan. Butuh ketelitian kesaksian ahli yakni Dishub agar melakukan pemeriksaan kendaraan guna memastikan apakah bus itu layak jalan atau tidak,” tukas AKP Bakin.

Musibah  itu menimpa Bus Kasto saat mendekati pemberhentian terakhir di Pasar Pesanggaran usai menempuh perjalan jauh dari Situbondo. Kala itu penumpang tersisa satu orang. Menurut AKP Bakin, sang penumpang itu langsung menghilang pasca musibah terjadi.

“Kita cari untuk dimintai kesaksian tidak ada. Agaknya dia ketakutan, padahal kita butuh keterangannya untuk memperjelas peristiwa kecelakaan ini,” tambahnya.

Imbas dari musibah ini Sulhan menderita kerugian Rp 100 juta. Anggota Satpol PP Kecamatan Siliragung tersebut tak menyangka bangunan rukonya bakal disasak bus mini. Mengenai penanganan perkaranya dia mengikuti proses penyelidikan yang dijalankan aparat. (bwi/mbah heru)

Polsek Kras Kediri Gelar Polsanak

30 kediriTribratanewsJatim.com: Polsek Kras Polres Kediri menggelar Open House Polisi Sahabat Anak (Polsanak) bersama murid TK Paud Bunga Mulia. Upaya itu dilakukan memberikan pembelajaran tertib lalu lintas sejak usia dini dan mendekatkan polisi dengan anak.

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Kras Aiptu Budairi. Dalam kegiatan yang belangsung di Mapolsek Kras itu, anak-anak mendapatkan materi pengenalan tentang macam-macam fungsi yang ada di Kepolisian dan pengenalan rambu rambu lalu lintas.

Kegiatan tersebut membuat anak-anak senang, gembira ria sambil bermain, belajar bersama anggota Kepolisian dan para guru sehingga menghilangkan kesan bahwa polisi itu menakutkan, Kamis (28/1/2016) pagi.(kdr/mbah heru)

Siswa TK Diana Kunjungi Museum Hoofdbureau

28 tabesTribratanewsJatim.com: Kunjungan dari TK Diana ke Museum Hoofdbureau disambut oleh anggota Dikyasa Polrestabes Surabaya. Mereka diajak berkeliling untuk mengenalkan profesi Polri kepada anak-anak. Tujuannya untuk lebih dekat dengan Polisi. Karena pandangan anak kecil dahulu sering kali ketika bertemu dengan polisi merasa takut. Tetapi pandangan mereka sudah berbeda, bahkan akrab sekali dengan petugas berseragam cokelat.

Setelah diajak belajar tentang sejarah kepolisian Surabaya di Museum Hoofdbureau mereka diajak bermain dan menjawab pertanyaan tentang rambu-rambu lalin. Setelah itu, mereka diajak ke bangunan K9 (Polisi Satwa).

” Tujuan kami berkunjung ke Museum Hoofdbureau untuk mengenalkan
profesi Polri kepada anak-anak sejak usia dini agar mereka patuh dan sadar hukum, ” kata salah satu guru TK Diana. (tbs/mbah)
Foto : Anggota Dikyasa Polrestabes Surabaya