Polwan Cantik Polda Jatim siap amankan Natal dan Tahun Baru 2016

Bripda Nita bersama tim Dalmas saat mengikuti Lat Pra Ops Lilin Semeru 2015
Bripda Nita bersama tim Dalmas saat mengikuti Lat Pra Ops Lilin Semeru 2015

Tribratanewsjatim.com – Masyarakat akan mendapatkan perhatian khusus saat akan melaksanakan natal dan merayakan tahun baru, sebab Kepolisian Daerah Jawa Timur mulai mempersiapkan pengamanan perayaan natal dan tahun baru 2016 dengan sandi “0ps Lilin Semeru 2015” akan melibatkan anggotanya terutama Polwan (Polisi Wanita) dengan salam 3 S ( senyum, sapa, salam ).

Hari Selasa pagi (22/12/15) sebelum melaksanakan gelar pasukan besuk Rabu, para anggota Polda Jatim mengikuti pelatihan pelatihan untuk menghadapi saat bertugas dilapangan dalam menghadapi gangguan kamtibmas nantinya. Dilaksanakan pelatihan ini untuk meningkatkan profesionalisme Polri dalam pengamanan natal 2015 dan tahun baru 2016.

 Bripda Nita Rizky Anggawati
Bripda Nita Rizky Anggawati

Bripda Nita Rizky Anggawati salah satu peserta pelatihan Ops Lilin yang dilaksanakan di Gedung Mahameru Polda Jatim menyatakan siap bertugas untuk mengamankan perayaan natal dan tahun baru 2016 kepada masyarakat dengan rasa aman.

Disamping itu, Nita yang bertugas dibagian negosiator Dalmas (pengendali massa) Ditsabhara Polda Jatim berharap masyarakat tidak membawa barang atau perhiasan saat merayakan pergantian tahun baru di pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, sarana rekreasi. Ucap Polwan asal Madiun ini kepada peliput tribratanewsjatim (umam)

Polres Situbondo Fasilitasi Kepulangan Bonek Yang Menumpuk Di SPBU Sumberejo Banyuputih

Tribratanewsjatim.com – Minggu (29/11) Kapolsek Banyuputih AKP Aryo bersama anggota memantau kerumunan suporter Persebaya yang sejak sore tadi sudah menumpuk di SPBU Sumberejo Kec. Banyuputih Situbondo. Para  suporter Persebaya ( Bonek ) yang berjumlah sekitar 100 orang rencananya akan pulang sehabis mendukung tim kesayangannya bertanding di Kab. banyuwangi.

30 bonek1
Polres Situbondo Berikan bantuan 2 unit Truk untuk kelancaran bonek mania sampai ke Probolinggo

Untuk menghindari kerawanan kamtibmas AKP Aryo berdialog dengan para suporter / Bonek memberikan bantuan fasilitas 2 unit kendaraan untuk mengantar namun karena keterbatasan hanya sampai Probolinggo. Bantuan tersebut diterima oleh para suporter Persebaya dan dengan pengawalan Mobil Patroli Polsek Banyuputih secara estafet dibantu Patroli Polsek Jajaran dan di backup Sat Lantas Polres Situbondo.

“ Kami (Polsek Banyuputih) fasilitasi suporter / bonek untuk kembali pulang dengan menyediakan 2 truk apabila dibiarkan menumpuk dikhawatirkan akan menimbulkan kerawanan kamtibmas seperti kericuhan ataupun pelanggaran lalu lintas “ ucap AKP Aryo. (umam/stb)

Operasi Gabungan : Anggota Polres Tuban Operasi Arak bersama TNI dan Sat Pol PP

1
Arak – arak yang siap edar diamankan petugas

Tribratanewsjatim.com – Tuban memang dikenal luas akan daerah pembuat Arak. akan tetapi, setelah hampir dua tahun yang lalu penutupan tempat-tempat pembuatan arak jawa yang banyak diproduksi secara rumahan sebagian warga kecamatan Semanding Tuban sudah ditutup, sampai sekarang mereka kembali membuat dan masih dijumpai pengedaran arak  banyak dijumpai baik di wilayah Tuban maupun di kabupaten lain di sekitar Tuban.

Tidak hanya itu operasi-operasi sering digelar oleh Polres maupun Satpol PP Tuban atau gabungan dari Poltes Tuban, Satpol PP dan TNI pun tidak menyurutkan niatan sebagian warga yang ingin mengais pendapatan dari hasil produksi minuman yang memabukkan itu.

Bahkan sudah puluhan orang yang telah diputus dipengadilan karena melanggar PERDA Kabupaten Tuban nomor 16 tahun 2014 psl 8 ayat 1 huruf a  tentang minuman keras tanpa ijin. Seperti kegiatan operasi yang digelar tadi pagi Jum’at 27 Nopember 2015 yang berhasil mengamankan satu terperiksa atas nama Nanik Sadikin warga Rt 2 Rw 7 desa Prunggahan Kulon kecamatan Semanding, Tuban dengan barang bukti berupa arak sebanyak 100 liter(umam/tuban)

Penjagaan di Kantor KPU diperketat Antisipasi Kerawanan Pilbup Situbondo

Tribratanewsjatim.com – Kantor KPU Situbondo dijaga ketat oleh anggota Sat Sabhara yang selalu siaga melaksanakan tugas pengamanan, dimana pengamanan  Setiap harinya menempatkan 4 personil Sat Sabhara untuk melaksanakan tugas jaga 1×24 jam secara bergantian dengan personil lainnya sehingga memudahkan apabila terjadi sesuatu hal dapat segera diketahui dan mudah diantisipasi.

piket
SIAGA : Empat Anggota Sat Sabhara jaga Kantor KPU

Selain itu, Pengamanan ketat kantor KPU Situbondo juga dibackup fungsi Intelkam dan Reskrim yang terus memantau keamanan dan informasi terkait pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Situbondo 2015 . Sasaran pengamanan anggota Satgas Ops Mantap Praja 2015 adalah mengamankan orang, logistik serta dokumen penting terkait pelakasanaan Pilbup Situbondo sesuai dengan protap dan standar prosedur pengamanan.

Kasat Sabhara AKP Hariyono mengatakan bahwa pengaman KPU Situbondo yang dilakukan secara ketat sesuai instruksi, arahan dan petunjuk Kapolres Situbondo AKBP Puji Hendro Wibowo, SH. SIK untuk secara dini dapat mendeteksi potensi kerawanan pada pelaksanaan pilkada serentak serta senantiasi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kab. Situbondo(umam/Situbondo)

Polisi Sita 900 Pil Trex dan 800 Pil Dekstro

18 pil koploTribratanewsJatim.com: Peredaran pil Trihexyphenidil atau trek kembali diendus anggota Satnarkoba Polres Banyuwangi. Tak cuma itu, polisi juga mengungkap praktek peredaran pil dekstro dari satu pelaku.

Pelaku Andri Wibowo (29) warga Jalan Ikan Wijinongko, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi. Modus pelaku dihentikan polisi sekitar pukul 22.30 WIB, Selasa (17/11/2015).

Bukti yang diamankan cukup mencengangkan. Setidaknya ada 900 butir pil trex dan 800 butir pil dekstro. Selain itu petugas juga mengamankan 6 bendel platik klip kecil,
1 bendel plastik klip besar, sebuah HP merek Hammer, serta uang tunai Rp 1 juta.

Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setyo Budi menjelaskan, kedok tersangka diendus saat akan mengedarkan pil daftar G. Selama ini Andri kerap menjajakan dua jenis pil itu di sekitaran Kota Banyuwangi.

“Sasarannya kalangan muda dari yang sekolah sampai yang telah bekerja. Pil ini di pasaran relatif murah sehingga gampang dibeli. Padahal jika dikonsumsi berlebihan sangat berbahaya bagi kesehatan,” katanya.

Pil itu ternyata didapat Andri dari seorang pemasok asal Jember Jawa Timur berinisial AG. Keduanya melakukan transaksi di Jalan Raya Mayang, Jember sebelum akhirnya aksi Andri diendus petugas.

“Dari beberapa kasus yang kita tangani, pil trek maupun dekstro rata-rata dipasok dari Kota Suwar-Suwir. Mengapa kebanyakan dari sana karena banyak perusahaan farmasi yang memiliki kantor pemasaran di Jember. Biasanya traksaksi itu dilakukan di kawasan perbatasan antara Jember-Banyuwangi,” tambahnya. (bwi/mbah heru)

Foto: tersangka

Sabhara Polres Situbondo Patroli Sambil Bagi Sembako

15 Polres situbondo bagi sembakoTribratanewsJatim.com: Kasat Sabhara AKP Hariyono bersama anggota melaksanakan Hunting patrol dialogis sambil bagi bagi sembako  kepada warga miskin dan membutuhkan, yang ada di Desa Patokan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (14/11/2015).

Kegiatan patroli berbagi dengan sesama khususnya warga yang miskin dan membutuhkan merupakan program Kapolres Situbondo AKBP Puji Hendro Wibowo SH SIK untuk meringankan beban masyarakat yang kebetulan kesulitan ekonomi.

Bantuan berupa sembako yang disalurkan oleh anggota Patroli Sabhara ini memang terbatas, sehingga tidak semua masyarakat miskin menerima. Namun kegiatan bakti sosial peduli sesama ini akan terus dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan. (mbah heru)

Kapolres Jember Pantau PAM, Adu Visi Misi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jember

8 Pos  PAM debat publikTribratanewsJatim.com: Gelar adu visi misi kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jember, Jawa Timur dipadati pengunjung pendukungnya. Debat kandidat yang diselenggarakan oleh KPUD Kabupaten Jember malam minggu, (7/11/2015) ini merupakan sesi pertama yang mengangkat tema ” Memajukan Kesejahteraan Masyarakat dan Daerah “.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Hotel Cempaka di Kelurahan Gebang Kaliwates Jember ini mendapat pengamanan ketat. Polres Jember serius memaksimalkan upaya mengamankan berlangsungnya acara yang telah menyedot perhatian masyarakat Jember ini. Tak tanggung tanggung 1 Kompi Brimob, 1 Kompi Dalmas Sabhara, 1 Regu Sat Intelkam, 2 Peleton Sat Reskrim, dan 1 Peleton Anggota Staf Polres Jember berikut perbantuan 40 Personil Kodim 0824 disiagakan dilokasi.

Kapolres Jember AKBP.M.Sabilul Alif, SH SIK juga turun langsung memantau jalannya pengamanan. Disisi lain anggota Polsek jajaran yang tersebar di 31 Kecamatan dibantu jajaran TNI AD juga dilibatkan mengamankan acara nonton bareng debat kandidat bakal  calon pemimpin Kabupaten Jember ini.

8 Kapolres jember” Sesuai cacatan kami 769 Personil Polres  dibantu 1 Kompi brimob dan Jajaran TNI diperbantukan dalam pengamanan baik di tempat ini maupun acara nobar di 31 Kecamatan, anggota kami disiagakan penuh termasuk Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa disiagakan untuk memantau situasi di wilayah masing masing. Tentunya upaya kami demi menjamin rasa aman masyarakat selama Pilkada, ” kata Kasubag Humas

Acara yang dimulai sejak 19.30 Wib diawali sambutan Ketua KPU Jember, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas kedua pasangan calon yang memuat materi tentang komitmen bersama mengedepankan persatuan yang seiring dengan jalannya proses pemilihan tanpa politik uang, kampanye hitam dan berlaku bijak  serta siap menerima hasil Pilbub dengan jiwa ksatria

Dalam debat kandidat tersebut, pasangan calon nomor urut 1, Drs. Sugiarto- Dr. Dwi Koryanto memaparkan visi dan misinya untuk menciptakan Jember yang lebih harmoni. Dalam sektor ekonomi, Paslon No.1 menyatakan pertumbuhan ekonomi Jember menunjukkan hasil yang membanggakan untuk itu perlu dijaga dan ditingkatkan lagi

Sedangkan pasangan Nomor Urut 2 Dr. Faida-Abdul Muqit Arief menitikberatkan persoalan ekonomi pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Pasangan Cabub ini menilai pertumbuhan ekonomi Jember harus tumbuh merata dari kota hingga ke pelosok desa, Pembangunan akan dilakukan dengan pendekatan pementasan kemiskinan, serta dalam pengembangan SDM Masyarakat Jember harus dioptimalkan untuk menunjang perekonomian daerah yang lebih baik,” kata Dr Faida.

Usai melakukan debat kandidat, kedua pasangan calon saling menyapa dan berjabat tangan yang disambut dengan yel-yel para pendukung kedua pasangan calon meramaikan suasana, namun tidak mengurangi ketertiban sampai di penghujung acara berakhir. (hpj/mbah heru)

 

 

HATE SPEECH : Pendekar Kera Sakti Komentar di Facebook , picu kemarahan pendekar PSHT

Tribratanewsjatim.com – Polsek Jenggawah Polres Jember melakukan pengamanan atas kabar adanya perang kelompok persilatan antara PSHT dengan Kera Sakti, untuk saat ini perkembangan situasi rencana penyerangan ke rumah sdr Khoirul Ulum ( anggota Kera Sakti ) di Dsn Patemon Ds Mangaran-Ajung karena kasus komentarnya di akun Media sosia facebook.(29/10/15).

3 nov hate speechSituasi malam itu pukul Pukul 21.00 wib terjadi kerumunan anggota PSHT dibeberapa titik/lokasi diantanya ;
1. Sebelah barat lapangan Dsn Langsepan Ds Jenggawah kl 70 orang.
2. Di alun – alun Jenggawah kl 100 orang.
3. Di SPBU Jenggawah kl 75 orang.

Berkumpulnya kelompok mempunyai maksud dan tujuan adalah akan mendatangi rumah sdr Khoirul Ulum untuk mempertanggung jawabkan komentarnya di medsos ( FB ) yang menyinggung dan menghina kelompok mereka mengatakan ” Tarmuji mati anggotanya gila “. ( Tarmuji adalah Ketua Pusat PSHT ).

Beberapa anggota PSHT dipimpin oleh sdr Fauzi sudah sempat datang ke rumah Khoirul Ulum namun hal tersebut dapat di hadang oleh Kapolsek Jenggawah bersama anggota Polres Jember.

Syukur penyerangan tidak terjadi berkat kesiap segera dari korp berseragam coklat di Di lokasi rumah sasaran amukan Kelompok PSHT, ide cemerlang yang dilakukan oleh Iptu Sri Sabdono adalah Polwan (Polisi Wanita) yang merupakan sesepuh sesepuh PSHT yang pada kejadian malam itu sudah beraksi cepat di rumah sdr khoirul ulum dan melakukan pengarahan serta menghimbau kepada Kelompok PSHT untuk tenang dan jangan melakukan kekerasan, negara kita negara hukum ungkap IPTU SRI.

Terkait dengan adanya komentar yang dinilai menghina kelompok PSHT sudah dilaporkan ke Polres Jember dan didampingi oleh Iptu Sri Subandono, selanjutnya situasi kondusip dan anggota Polsek Jenggawah dipimpin Kapolsek masih bertahan di rumah sdr Khoirul Ulum.(umam/jbr)

Polres Jombang Sita Berbagai Jenis Miras

28 Miras JombangTribratanewsJatim.com: Puluhan botol minuman keras (miras) jenis arak berhasil diamankan anggota Satuan Sabhara Polres Jombang. Tak hanya amankan miras saja, polisi juga amankan pemiliknya, Munadi (58) warga Desa/Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur.

Pelaku Munadi sengaja menjual miras secara ilegal di lingkungannya.  Kini, pelaku menjalani persidangan tipiring (tindak pidana ringan) untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sedangkan barang bukti miras langsung disita untuk dimusnahkan.

Kasat Sabhara, AKP Mahyudi didampingi Kasubbag Humas Polres Jombang, Ipda Dwi Retno Suharti menyatakan, pengamanan miras tersebut berawal dari informasi masyarakat setempat. “Masyarakat resah karena di wilayahnya marak peredaran miras. Selain itu, masyarakat juga khawatir timbulnya gangguan kamtibmas akibat banyaknya anak-anak muda yang terlihat menggelar pesta miras,” kata Dwi Retno.

Dari informasi tersebut, petugas lakukan penyelidikan. Benar saja, ketika diintai, Munadi melayani beberapa orang pemuda yang ingin membeli miras di rumahnya. Yakin dengan sasarannya, sekitar pukul 10.15 petugas langsung menggrebek rumah Munadi.

Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan 35 botol besar berisi arak, 12 botol bir bintang dan 16 botol bir hitam. Miras sebanyak itu disembunyikan di dalam kardus. Selanjutnya, miras-miras tersebut langsung disita.

“Pemilik kami mintai keterangannya dan akan diajukan ke sidang tipiring,” tegas Dwi Retno, seraya menyatakan razia miras akan terus dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya kriminalitas akibat mengkonsumsi miras.(hpj/mbah heru)