Kapolda Jatim Dapatkan Penghargaan Leprid Karena Galakkan Penghijauan

Kapolda terima tropi Leprid

Tribratanews Jatim – Orang nomor satu jajaran Kepolisian Provinsi Jawa Timur, Irjend Pol  Drs Anton Setiadji, SH, MH, Sabtu (5/3) kemarin berkunjung ke Trenggalek untuk melakukan aksi nyata guna menyukseskan program  “Police Humanity Care”. Aksi nyata yang dilakukan oleh Kapolda Jatim ini dengan mempelopori gerakan penghijauan dan penyelamatan sumber air.

Di Trenggalek aksi ini dilakukan di Desa Terbis Kecamatan Panggul, yang pada tahun 2015 kemarin desa ini mengalami bencana kekeringan cukup serius. Polda dengan menggandeng BKPSDA, Pemerintah daerah maupun berpagai pihak lain untuk melakukan penanaman 155.500 bibit pohon di Terbis. Tak hanya melakukan penanaman pohon saja, mereka juga melakukan pembuatan biopori di beberapa titik kantong air.

Atas aksi nyata Kapolda ini Leprid (Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia), melalui direkturnya Paulus Pangka, SH, memberikan penghargaan Leprid kepadanya. Leprid memberikan penghargaan setelah memantau beliau melakukan konservasi budaya dengan mengadakan kegiatan karapan sapi akbar di Jember  beberapa waktu lalu. Tak hanya itu saja termasuk aksi hari ini Leprid memberikan penghargaan atas prestasi “Kapolda sebagai inisiator sekaligus pemrakarsa Polisi peduli sumberdaya air secara serentak di wilayah Jawa Timur”.

Leprid menganggap aksi ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa, mengingat sebagian besar unsur tubuh manusia terdiri dari air. Sehingga manusia hidup membutuhkan air, pastinya air tersebut haruslah berkualitas untuk hidup sehat, ucapnya. Air yang sehat sendiri hanya didapat pada sumber purba yang terjaga kebersihannya dari pencemaran.

Sebagai inisiator Irjend Pol  Drs Anton Setiadji, SH, MH, Kapolda jatim mendapatkan tropi dan piagam penghargaan dari leprid ini. Menanggapi penghargaan ini Kapolda Jatim yang  humoris ini  menyambut dingin penghargaan tersebut.

Sambari meminta maaf, Kapolda menyampaikan bukanlah penghargaan yang dirinya cari dari kegiatan ini. Dirinya lebih menekankan edukasi kepada masyarakat bagaimana caranya menjaga kelestarian alam tujuan utamanya. Mengenai penghargaan atas suatu keberhasilan sama sekali tak terbersit olehnya (itu nomor sekianlah, katanya.red).

Sehingga setelah ini masyarakat beramai-ramai melakukan penanaman dan pelestarian alam, untuk penyelamatan kelestarian alam dan sumber air. Tinggal kedepannya mengembalikan tiga pilar desa (Babinsa, Babikamtibmas dan pemerintahan desa) untuk menjaga dan sebagai mesin penggerak dilapangan.

Usai dari Trenggalek Kapolda Jatim akan melanjutkan aksi nyata kepolisian ini, dijadwalkan olehnya Kabupaten Malang menjadi target kedepannya. Paling tidak bibit yang disediakan tidak kurang dari yang disediakan di Trenggalek ini, jelasnya.

Pencarian korban KMP Rafelia 2 yang karam di Selat Bali resmi dihentikan

Screen Shot 2016-03-06 at 7.20.43 PM

Pencarian korban KMP Rafelia 2 yang karam di Selat Bali resmi dihentikan pukul 15.30 WIB, Minggu (6/3/2016). Pengumuman penghentian itu diungkap oleh Kepala Ops Basarnas, Brigjen Marinir Ivan Ahmad, kepada awak media usai rapat koordinasi di ASDP Ketapang.

“Penyelam Basarnas, TNI, Polri dan penyelam alam sudah menyelami anjungan, dek, buritan sampai haluan tapi tidak menemukan penumpang yang tersisa. Kapal dalam kondisi kosong,” tegasnya.

Berdasarkan data manifes penumpang,  terdapat 81 orang yang berada di kapal yang kini karam di Perairan Banyuwangi Beach Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Sebanyak 76 orang dinyatakan selamat. Sedangkan 5 lainnya ditemukan dalam kondisi tewas.

“Setelah ditutup kita buka Operasi Pantau SAR yang bertugas selama satu minggu. Satu tim SAR akan tinggal di sini, yakni tim SAR Jember yang berada di bawah kendali Kantor SAR Surabaya. Apabila ada korban lagi yang ditemukan akan ditangani petugas Operasi Pantau,” tambahnya.

Berdasarkan data Kepolisian Resort Banyuwangi, ternyata masih ada satu orang yang belum ditemukan. Satu nama itu adalah nahkoda KMP Rafelia 2, Bambang S Adi. Menurut Ketua Tim DVI, Kompol dr Bambang Widiatmoko, mayat yang ditemukan tim SAR pukul 11.50 WIB itu bukan  sang nahkoda.

“Jasad terakhir identik dengan korban atas nama I Gusti Made Suwena (57), asal Bali. Kecocokan terletak pada jenis kelamin laki-laki, serta data primer gigi palsu,” terangnya didampingi Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama dan Kasatpolair AKP Basori Alwi, di depan Kantor ASDP Ketapang, usai penutupan rapat koordinasi.

Keterangan DVI ini mematahkan keterangan di luar korps kepolisian yang menyatakan bahwa korban kelima yang ditemukan adalah nahkoda kapal. Menurut Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama, banyak kemungkinan terhadap keberadaan Bambang S Adi. Tapi untuk memastikannya aparat telah mengecek di beberapa lokasi termasuk rumah sakit yang bersangkutan tidak ada.

“Sejauh ini posisi nahkoda masih belum ketemu. Bisa jadi dia hanyut karena terbawa arus. Berdasarkan pemeriksaan saksi dari kalangan anak buah kapal, sang nahkoda ikut bertugas dan berada di anjungan,” katanya lagi.

Basarnas memang sudah menutup proses pencarian. Tapi polisi dan KNKT terus melakukan kerja untuk menyelidiki kasus ini. Ditambahkan Kapolres, Satreskrim Polres Banyuwangi telah melayangkan panggilan pemeriksaan terhadap syahbandar dan ASDP.

“Hari ini (Minggu) surat panggilan sudah dilayangkan. Rencana besok mereka akan diperiksa di Mapolres Banyuwangi,” sambung AKBP Bastoni Purnama.

Kapolres Sidoarjo Beri Penghargaan Kasat Resnarkoba dan 3 Kapolsek

TRIBRATA NEWS POLRES SIDOARJO-Kamis tanggal 3 Maret 2016 pukul 07.00 Wib Kapolres Sidoarjo, AKBP Muhammad Anwar Nasir, S.I.K., M.H memberikan penghargaan kepada empat anggotanya yakni Kapolsek Waru Kompol Fatoni, Kapolsek Sedati AKP Yuyus Andriastanto, Kapolsek Taman Kompol Sujud, dan Kasat Narkoba Polres Sidoarjo AKP Redik Tri Bawanto saat upacara yang digelar.

 

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari pihak Polres Sidoarjo kepada anggotanya yang berhasil dalam operasi tumpas narkoba. Yakni menumpas sindikat, jaringan atau peredaran narkoba di wilayahnya. “Kita patut bangga karena Polres Sidoarjo mendapatkan peringkat dua se Jatim setelah Polrestabes Surabaya,” ujar Kapolres saat sambutan upacara.

Sementara itu Kapolres Sidoarjo mengaku bangga karena dalam waktu dua minggu anggotanya serius menumpas narkoba terbukti berhasil menangkap 47 tersangka dan barang bukti sebanyak  2,913,74 gram. Meski demikian, Kapolres Sidoarjo menghimbau agar anggotanya tidak terjerat narkoba.  Dan bila ada anggota Polres Sidoarjo yang terbukti menjadi bandar, kurir dan terlibat dalam jaringan narkoba, Kapolres  akan serius menanganinya dan tidak segan-segan untuk mengusulkan agar anggota tersebut untuk dipecat.

Selain memberikan penghargaan kepada anggotanya, dalam upacara tersebut Bank BRI cabang Sidoarjo memberikan bantuan satu unit ambulance untuk operasional Polres  Sidoarjo

Netizen Jatim Cangkruk Bareng Kapolda Jatim di Tulungagung

Screen Shot 2016-03-05 at 10.43.34 PM

Sebanyak 26 Netizen Jawa Timur berkesempatan cangkruk bareng kapolda Jatim Irjen Pol. Anton Setiaji, Jumat malam, 4/3/2016, bertempat di lobby Crown Victoria Hotel Tulungagung. Acara dihadiri pula kapolres Tulungagung AKBP  F.X. Bhirawa Braja Paksa dan kapolres Trenggalek AKBP I Made Agus Prasatya, SIK, M.Hum. Netizen adalah istilah bagi para warga pegiat atau aktivis media social seperti twitter, fesbuk, Instagram, serta para penulis dunia digital atau para blogger. Beberapa Netizen Jatim, seperti dari Tulungagung, bergiat sebagai Jurnalis Warga atau Netizen Journalism yang aktif menulis dan menyebar luas berbagai berita dan informasi di dunia maya.

Sebanyak 26 Netizen Jawa Timur berkesempatan cangkruk bareng kapolda Jatim Irjen Pol. Anton Setiaji, Jumat malam, 4/3/2016, bertempat di lobby Crown Victoria Hotel Tulungagung. Acara dihadiri pula kapolres Tulungagung AKBP  F.X. Bhirawa Braja Paksa dan kapolres Trenggalek AKBP I Made Agus Prasatya, SIK, M.Hum. Netizen adalah istilah bagi para warga pegiat atau aktivis media social seperti twitter, fesbuk, Instagram, serta para penulis dunia digital atau para blogger. Beberapa Netizen Jatim, seperti dari Tulungagung, bergiat sebagai Jurnalis Warga atau Netizen Journalism yang aktif menulis dan menyebar luas berbagai berita dan informasi di dunia maya.

Suasana yang pada awalnya kaku dan kikuk karena sebagian Netizen belum pernah tatap muka langsung dengan Kapolda Jatim, berlanjut menjadi pertemuan curhat curhatan penuh keakraban. Para Netizen tanpa sungkan menyampaikan berbagai unek unek, seputar kinerja Polri dan konten pemberitaan informasi di dunia maya. Selama ini banyak berita terutama di dunia maya yang tidak sesuai kenyataan sebenarnya.  Makanya kepada para Netizen yang hadir malam kemarin, Kapolda berharap mereka dapat mengakses informasi dari Polri melalui beberapa portal berita resmi milik kepolisian Jawa Timur maupun Polres setempat. Pada kesempatan itu, Kapolda mengajak para Netizen Jatim untuk membuka cakrawala bersama bagaimana membangun Jawa Timur, terutama masalah kamtibmas.

Diharapkan para Netizen ikut memerhatikan kekurangan kekurangan yang dimiliki Polri, mulai dari hal sederhana tetapi penting untuk kenyamanan publik, misalnya seputar persoalan rambu lalu lintas. Kapolda Irjen Pol. Anton Setiaji berterima kasih kepada para Netizen yang selama ini ikut mencermati seluruh masalah sosial, pendidikan, dan lainnya yang sangat dibutuhkan masarakat. Soal bagaimana mengunggah berita atau informasi ke dunia maya, Kapolda mengingatkan para Netizen supaya jangan suka mengunggah berita berita tidak benar atau berita yang masih belum jelas. Jika ada permasalahan di lapangan kususnya seputar kamtibmas, tokoh kelahiran Malang Jatim itu berharap kepada para Netizen untuk melakukan konfirmasi lebih dulu dengan pihak Polri di wilayah masing masing sebelum mengunggahnya ke media social atau dunia maya.

Hal itu penting dilakukan supaya segala konten yang diunggah para Netizen lebih akurat sesuai fakta sebenarnya. “Silakan kalau ada permasalahan, silakan dikonfirmasi. Kalau menyebar berita berita yang tidak benar, menjadi menyesatkan. Masarakat menjadi  simpang siur,” ungkapnya. Malam itu Kapolda juga menekankan bagaimana mengubah imej masarakat terhadap Polri. Selama ini, kata Kapolda, Polri itu menakutkan. “Belum apa apa, sudah takut duluan. Hal itu terjadi karena sejak kecil, kita sudah dibuat mainset, kalau kita nakal, nanti dipanggilkan polisi. Inilah yang harus kita ubah,” tegas lulusan terbaik AKABRI 1983 itu.

Soal kebiasaan cangkruk bareng para Netizen, Kapolda Irjen Pol. Anton Setiaji bercerita mulai suka bertemu para Netizen ketika menjadi kapolda Sulawesi Selatan. “Saya sering diskusi sama kawan kawan Netizen, misal di warung warung kopi, sehingga di situ tidak ada sekat,” ungkapnya. Soal tempat cangkruk, Irjen Pol. Anton Setiaji berharap, ke depan, lebih suka mengadakannya di tempat tempat sederhana seperti warung warung kopi. “Contoh seperti waktu di Jember, kami ketemu di kafe kolong jembatan.”

Rinaldy Purwanto coordinator Netizen Jatim sebelum acara juga menyampaikan rencana mengadakan road show cangkruk para Netizen dengan Kapolda Jatim di seluruh kabupaten dan kota seluruh Jawa Timur dan berharap para Netizen di daerah mencari tempat sederhana tapi banyak dikunjungi publik seperti warung warung kopi. Acara Jumat malam kemarin, selain para pengurus inti Netizen Jatim, dihadiri perwakilan Netizen dari Bojonegoro [Didik Jatmiko], Blitar, Malang, dan Tulungagung. Setelah dari Tulungagung, cangkruk para Netizen dengan kapolda Jatim berlanjut ke Trenggalek hari Sabtu, 5/3.

Sumber :http://www.kompasiana.com/siwisang/netizen-jatim-cangkruk-bareng-kapolda-jatim-di-tulungagung_56dae3cf1793730118e15364

Kali ini Kapolda Jatim Ngumpul Bareng Netizen Tulungagung

 

 

Polisi Jatim: Kapolda Jatim, Irjen Anton Setiadji didampingi Kabid Humas Kombes RP Argo Yuwono dan Kapolres Trenggalek, AKBP Made Agus, Kapolres Tulungagung AKBP FX Bhirawa dan Netizen “ngumpul bareng” (ngumbar) di Crown Victoria Tulungagung, Jumat (4/3/2016) malam.

Sebelumnya, Jenderal Polisi berbintang dua itu didampingi pejabat utama di tempat yang sama bersantai bersama Syahri Mulyo SE Msi, Bupati Tulungagung dan Bupati Trenggalek Dr Emil Elestianto Msc.

Ngumpul bareng itu sembari menikmati hiburan band yang sudah disediakan oleh pihak Crown.

4 aSementara dihadapan komunitas Netizen (media sosial), Kapolda Jatim didampingi Kapolres Tulungagung, Kapolres Trenggalek diantaranya menjelaskan, persoalan di Jawa Timur, Kamtibmas. “ Intinya teman teman (Netizen) jangan ragu untuk minta konfirmasi, jika berita yang akan diabdit harus benar benar nyata dan tidak ngawur atau berita yang tidak benar,” kata Kapolda.

Untuk itu, masyarakat butuh informasi yang akurat dan sekali lagi, jangans segan untuk konfirmasi keada polisi. “ Kawan kawan juga turut membantu menciptakan kamtibmas yang kondusif. Jika Jawa Timur aman dan terkendali, tentunya semua masyarakat nyaman,” lanjutnya.

4 cDi sisi lain, merubah imet tidak semudah membalikkan tangan. Dulu polisi ditakuti, salah satu contoh, jika anak kecil nakal, orangtunya pasti menakut nakuti dengan cara dipanggilkan polisi. Imet seperti ini membuat anak takut. Namun sekarang, tidak, karena polisi berupaya terus untuk mencari cara, antara lain sampai menyelenggarakan kegiatan seperti “polisi sahabat anak”.

Hal itu bertujuan agar imet anak bisa dirubah tidak takut lagi sama polisi. Selain itu juga polisi terutama polisi lalu lintas (Polantas) juga sering menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan anak anak mulai taman kanak kanak sampat Sekolah Dasar. Tujuannya sekali lagi, agar jangan samai anak takut polisi.

 

Gallery Foto Kapolda Jatim Bersama Netizens Plat M

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

Jumat, 26 Februari 2016 – Sekitar jam 19.10 WIB saya (TS) beserta seorang kaskuser KRM sampai di Ole Olang Resto Bangkalan tempat berlangsungnya acara #AlongPolong Blogger Plat-M Madura, Netizen Jawa Timur Bersama Kapolda Jawa Timur ini. Alhamdulillah acara belum dimulai, karena perkiraan TS akan terlambat mengingat cuaca yang kurang mendukung selama perjalanan menuju lokasi acara. Dan orang yang paling ditunggu di acara ini yaitu Bapak Kapolda Jawa Timur belum sampai di lokasi. Lebih bahagianya lagi, ketika sampai di lokasi ternyata sesi makan malam sudah dimulai duluan. Dengan dipandu salah satu aktivis Reg. Madura, dengan penuh rasa malu-malu TS menuju deretan meja tempat makan malam dihidangkan. TS pun menikmati hidangan andalan Ole Olang Resto yaitu bebek pedasnya sambil diiringi musik dan gerimis yang tak kunjung reda. Hehe..

Spoiler for #1
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim


– skip –

Quote:Sambil menunggu rombongan Kapolda Jawa Timur tiba, beberapa peserta mencoba menghibur dengan bernyanyi dan berjoget ria ditemani Duta Humas Polri Jawa Timur. Tidak ketinggalan, empat Kapolres se-Madura bergantian menampilkan bakat menyanyinya. Suara-suara beliau ternyata cukup merdu, meski tidak satupun lagu yang TS hafal dari lagu yang mereka nyanyikan. 
Tepat jam 20.15 WIB mayoritas peserta yang hadir bergegas menuju pintu masuk Olle Olang Resto karena berdasarkan informasi dari MC, rombongan Bapak Kapolda Jawa Timur akan segera tiba di lokasi acara. Sekitar 5 menit kemudian sirine khas mobil pengawal kepolisian terdengar dengan jelas berada di depan pintu masuk, sambutan meriah dari para peserta terdengar riuh ketika rombongan Kapolda masuk ke lokasi acara. Satu hal yang sangat menarik perhatian TS adalah diantara rombongan Bapak Kapolda ternyata ada beberapa Polwan dari NTMC POLRI. Tanpa menunggu waktu lebih lama lagi, TS langsung ambil kamera dan mencari angle yang tepat untuk mengabadikan foto Polwan-polwan cantik tersebut. 

Spoiler for #2
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim
4 Kapolres se-Madura nih gan..

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

 

Spoiler for #3
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

Quote:Setelah rombongan Kapolda istirahat beberapa menit, acara utama pun dimulai. Diawali dengan sambutan dari perwakilan Blogger Plat-M, dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Kapolda Jawa Timur. Kemudian ada penyerahan kaos Netizen Jawa Timur kepada beberapa perwakilan Blogger Plat-M dan Netizen Jawa Timur, dan Bapak Kapolda menyuruh para Polwan NTMC untuk menyerahkan kepada perwakilan peserta tersebut. Peserta yang lain pun juga kebagian kaos tersebut, cuma tidak menerima dan jabat tangan langsung dengan para polwan cantik. Ah sudahlah…
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan sharing seputar dunia kepolisian terutama yang berhubungan dengan aktifitas online. Semua saran, pesan dan share dari para peserta dijawab langsung oleh Bapak Kapolda. Lebih dari 10 orang peserta yang bertanya, kasih saran ataupun sharing hal-hal tentang dunia kepolisian. Mulai dari hal-hal yang berhubungan dengan tilang, pelanggaran lalu lintas, hingga baksos pun dibahas dalam sesi kali ini. Alhamdulillah semuanya terjawab dengan bijak oleh Bapak Kapolda.

Spoiler for #4

Quote:Setelah kurang lebih satu jam sesi tanya jawab berlalu, acara dilanjutkan dengan hiburan kembali. Kali ini adalah Bapak Kapolda sendiri yang menampilkan suara emasnya dengan bernyanyi ditemani Duta Humas Polri, Polwan NTMC dan beberapa peserta. Lumrahnya sebuah acara kopdar, di akhir acara diisi dengan kegiatan foto bareng. Beberapa peserta pun langsung menyiapkan tongsis untuk selfie atau groufie bareng Bapak Kapolda. Ada pula peserta cowok yang curi-curi kesempatan untuk foto bareng Polwan NTMC, dan pastinya TS gak mau ketinggalan kesempatan tersebut. Hehe..
Sebelum rombongan Kapolda meninggalkan Olle Olang Resto mereka menyempatkan diri untuk membubuhkan tanda tangan di banner sebagai tanda bukti kehadiran mereka, beberapa peserta pun (termasuk TS) seolah latah untuk ikut-ikutan tanda tangan dan menuliskan akun sosial media mereka. Sekitar jam 22. 40 WIB rombongan Kapolres se-Madura serta rombongan Bapak Kapolda Jawa Timur meninggalkan lokasi acara. Seluruh peserta yang hadir tanpa dikomando juga ikut meninggalkan lokasi. Acara hari pertama pun selesai…

Spoiler for #5
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

Spoiler for Bonus
Selfie bareng Bapak Kapolda Jatim dan Polwan NTMC nih gan..
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

 

ALONG POLONG NETIZEN JAWA TIMUR BERSAMA POLDA JAWA TIMUR

Jumat, Maret 04, 2016

Silaturahmi menjadi suatu kebutuhan tersendiri bagi setiap manusia, dengan melakukan silaturahmi kita bisa menjalin komunikasi yang lebih dekat dan saling mengenal. Bukan hanya itu saja, silaturahmi mampu memberikan kita pandangan yang lebih luas lagi tentang seseorang maupun kelompok. Kita tidak lagi mudah memberikan penilaian apalagi penilaian yang buruk, kita juga bisa saling bertukar pengalaman, pendapat dan ilmu. Beberapa hal ini yang juga saya rasakan ketika sedang bersilaturahmi atau berkumpul dengan orang lain. Saya juga sangat yakin, teman – teman pasti juga merasakan hal yang sama kan ? bisa mengenal banyak orang itu sungguh menyenangkan. 🙂
Minggu yang lalu tepatnya hari Jum’at malam saya bersama teman – teman Netizen Jawa Timur berkesempatan hadir dalam acara silaturahmi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur. Bagi saya jelas sekali acara ini merupakan suatu kehormatan tersendiri. Bisa berkumpul dan saling mengenal dengan pejabat tinggi negeri ini. Selain itu saya juga sangat bahagia bisa masuk menjadi anggota Netizen Jawa Timur.

Menjadi salah satu bagian dari Netizen Jawa Timur bisa membuat saya kenal dengan banyak teman, baik teman media dan blogger yang hebat. Lagi – lagi saya berkesempatan untuk bisa belajar banyak hal dari banyak orang. Saya semakin percaya bahwa bisa berkumpul dengan banyak orang itu menyenangkan

Mari Berkenalan Dengan Netizen Jawa Timur

Netizen Jawa Timur adalah sekelompok orang yang aktif dalam dunia maya dan yang sangat peduli dengan Jawa Timur. Awal terbentuknya Netizen Jawa Timur ini dari sekumpulan teman – teman blogger yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kami berkumpul menjadi satu, dengan satu tujuan yang sama. Kami bertemu, saling mengenal dan bertegur sapa.

Grup ini dibentuk untuk mengabarkan semua kinerja Kepolisian Daerah Jawa Timur. Dibalik stigma buruk yang sering didapat oleh polisi ternyata masih ada banyak hal positif yang sudah mereka berikan kepada masyarakat luas. Namun sayangnya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui, padahal polisi ada untuk melayani dan melindungi masyarakat

Jadi, bukan hanya sekedar berkumpul tetapi kami mendapatkan kesempatan khusus mendampingi para polisi dalam bekerja. Bisa dikatakan kami menjadi saksi langsung bagaimana para polisi menjalankan tugasnya. Memang belum lama grup netizen ini dibentuk, selain itu acara kunjungan kerja yang kami ikuti juga masih beberapa saja.
Kami mencoba mematahkan fakta yang selama ini beredar luas di luar sana bahwa tidak mudah untuk bisa dekat dengan polisi. Kami para netizen Jawa Timur bisa dekat dan kenal lebih dalam lagi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur. Jawa Timur merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat pengguna internet yang cukup tinggi di Indonesia.
Hal tersebut menjadi peluang bagi kami para netizen untuk mensosialisasikan program kerja Kepolisian Daerah Jawa Timur kepada masyarakat luas melalui internet. Kami percaya bahwa tulisan – tulisan yang berisi hal – hal positif mampu semakin menguatkan kembali kepercayaan masyarakat pada polisi. Selain itu dengan menyebar tulisan yang bermuatan positif bisa mematahkan stigma buruk yang sudah melekat pada polisi.

Ketika Netizen Jawa Timur Berkumpul Dengan Polda Jawa Timur

Sekali lagi saya dan teman – teman netizen yang lain merasa terhormat bisa berkumpul bersama jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur. Melalui acara kumpul bersama ini kami bisa menyampaikan berbagai macam uneg – uneg dan pertanyaan langsung kepada para Polda Jawa Timur. Rencananya kegiatan kumpul bersama Polda Jawa Timur ini akan diadakan secara rutin dan berpindah – pindah daerah.

Pada hari Jum’at minggu kemarin Madura dipilih menjadi tempat untuk diselenggarakan acara kumpul bersama dengan Polda Jawa Timur. Setelah sebelumnya kegiatan serupa sudah terlebih dahulu diadakan di Kota Surabaya. Jelas, ini menjadi kesempatan yang cukup langka bagi kami para netizen yang berasal dari Madura.
Selain itu ada banyak hal yang ingin kami sampaikan secara langsung kepada Polda Jawa Timur mengenai situasi keamanan dan kerja polisi di wilayah Madura. Kegiatan kumpul bersama Polda Jawa Timur ini diberi nama Along Polong, dalam kamus bahasa Indonesia kata Along Polong berarti berkumpul bersama. Kami sebagai netizen yang berasal dari Madura sangat senang sekali kami merasa wilayah Madura semakin diperhatikan dan menjadi salah satu prioritas kerja kepolisian daerah Jawa Timur.
Dalam kegiatan Along Polong bersama jajaran Polda Jawa Timur ini juga berkesempatan hadir empat Kapolres yang ada di Madura. Kapolres Bangkalan, Kapolres Sampang, Kapolres Pamekasan dan yang terakhir adalah Kapolres Sumenep. Kami berkumpul bersama di salah satu restoran di Kota Bangkalan yakni Ole Olang Resto. Tidak perlu membayangkan bahwa kegiatan ini dipenuhi suasana mewah seperti yang bisa ditebak.

Sungguh, kegiatan Along Polong bersama Polda Jawa Timur dan empat Kapolres di Madura ini jauh sekali dari kesan mewah. Bahkan kalau bisa saya gambarkan kegiatan ini terkesan cukup sederhana dan tentu penuh keakraban satu dengan yang lainnya. Tidak ada batas yang terlalu jauh antara kami sebagai netizen dan para petinggi Kepolisian Jawa Timur. Kami diberi cukup keleluasaan untuk bisa mengenal polisi lebih dekat lagi.
Kegiatan Along Polong kemarin berlangsung begitu akrab dan seru, para polisi dan netizen yang hadir melebur menjadi satu. Saya dan teman – teman netizen dari Madura senang sekali dengan kedatangan netizen dari luar Madura yang juga begitu antusias untuk bisa datang. Para Netizen dari luar Madura ini datang secara rombongan dengan dihantar langsung menggunakan bus polisi. Mereka berasal dari daerah Surabaya, Malang, Jember dan Lamongan.
Tepat pukul tujuh malam kegiatan Along Polong ini dimulai dengan pembawa acara dari salah satu polwan yakni Vicky Hartinanda Muin yang akrab kami sapa dengan panggilan mbak Vicky. Mbak Vicky begitu luwes membawakan acara, menyapa seluruh teman – teman netizen Jawa Timur, jajaran petinggi Polda Jawa timur dan tentu empat Kapolres yang ada di Madura. Acara Along Polong ini berlangsung santai, kami saling menyapa dan mengobrol satu dengan lainnya.
Kesempatan ini juga tidak kami sia – siakan begitu saja ketika empat Kapolres di Madura tiba di tempat acara. Kami secara kompak menyambut kedatangan beliau, bersalaman dan saling menyapa. Suasana menjadi semakin akrab, guyuran hujan di malam acara kemarin tidak menjadi keluhan bagi kami semua

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan – sambutan dari Humas Polda Jatim dan dari ketua netizen Jawa Timur. Sambutan sekaligus pembuka acara dan berdoa bersama supaya kegiatan Along Polong malam itu penuh manfaat untuk semua. Acara pun berlanjut dengan tampilan musik elektone dari sanggar Tarara Bangkalan. Kesempatan tersebut juga menjadi ajang memamerkan suara merdua beberapa petinggi Polisi yang hadir. Tidak terkecuali dengan ke empat bapak Kapolres, dengan penuh semangat mereka menyumbangkan suara merdunya. Kami pun terhibur dan acara malam kemarin semakin terasa begitu akrab dan santai.

Mengenal Kapolda Jawa Timur, Sosok yang Baik dan Asyik

Ketika kami sedang asyik mengobrol dan menikmati alunan musik, sekitar pukul delapan malam Kapolda Jawa Timur bapak Anton Setiadji datang bersama rombongan polisi yang lain. Dengan menggunakan kemeja berwarna Orange terang dan celana hitam dengan pembawaan yang begitu santai, bapak Anton biasa kami memanggil, menyapa semua yang hadir menyambut beliau.

Jujur saja, awal sebelum bisa bertemu langsung dengan bapak Anton saya sudah berpikir bahwa sosok beliau pasti terkesan mewah dan spesial. Tapi ternyata saya salah, bapak Anton menurut penilaian saya begitu sederhana, humoris, santai, tegas dan tentunya baik. Kemudian beliau langsung memberikan sambutan dan menyapa kami kembali, beliau meminta maaf atas keterlambatan hadir karena masih menghadiri acara kepolisian di Gresik.
Selama bapak Anton memberi sambutan sama sekali tidak ada rasa tegang yang dirasakan oleh para netizen dan petinggi polisi yang lain. Saya pun sempat sedikit heran, bapak Anton begitu santai namun tegas, begitulah sosok Kapolda Jawa Timur yang bisa saya tangkap selama acara Along Polong ini berlangsung.
Acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab, acara sedikit dipercepat mengingat hari mulai malam dan supaya waktu yang tersisa bisa digunakan secara efektif. Kami para netizen sudah tidak sabar menunggu sesi tanya jawab bersama Kapolda Jawa Timur ini dimulai. Jelas, sudah ada banyak pertanyaan dan penjelasan yang ingin kami dapatkan dari beliau.
Selaku pembawa acara mbak Vicky pun bertindak sebagai moderator dalam sesi tanya jawa malam itu. Sesi tanya jawab berlangsung selama satu jam dan netizen dari Madura memiliki banyak kesempatan untuk melontarkan pertanyaan. Pertanyaan – pertanyaan yang kami berikan juga tentu tidak jauh dari kondisi dan kerja kepolisian dari empat kabupaten di Madura.

Dari semua jawaban dan penjelasan yang diberikan oleh bapak Anton memuaskan kami para netizen. Tidak tanggung – tanggung beliau juga memberikan instruksi langsung kepada Kapolres mengenai permasalahan yang harus segera ditangani. Kami senang memiliki Kapolda dan Kapolres yang mau turun langsung ke masyarakat untuk bisa memantau dan memberikan perlindungan.

Setelah sesi tanya jawa berakhir, dilanjut dengan pemberian seragam kepada para netizen yang diwakili oleh beberapa perwakilan dari netozen sebagai simbol. Seragam tersebut akan kami gunakan disetiap acara maupun kegiatan bersama Kepolisian Daerah Jawa Timur. Kemudian, mbak Vicky memberikan kesempatan kepada bapak Anton untuk menyumbang suara dengan membawakan sebuah lagu

Malam semakin larut dan suasana Along Polong pun terasa begitu seru, kami tertawa, bernyanyi dan berjoget bersama. Tidak lupa kami juga meliput kegiatan Along Polong malam itu. Acara Along Polong ditutup dengan memberikan tanda tangan pada banner acara yang telah disediakan, semua turut memberikan tanda tangan sebagai tanda adanya kegiatan ini.

Hari Kedua, Para Netizen Wisata Alam ke Bukit Pelalangan Arosbaya

Setelah semalam penuh kami para netizen Jawa Timur berkumpul bersama Polda Jawa Timur, hari berikutnya adalah kesempatan untuk berwisata alam. Kali ini kami akan mengadakan kegiatan wisata alam ke Bukit Pelalangan Arosbaya. Bukit Pelalangan ini merupakan salah satu destinasi wisata alam yang sedang ramai diperbincangkan karena menawarkan pemandangan yang begitu eksotis.
Banyak wisatawan dari dalam maupun luar pulau Madura yang telah melihat langsung keeksotisan bukit ini. Sebelum berangkat kami menyempatkan waktu untuk sarapan dan berkumpul bersama kembali di Ole Olang resto. Sambil menikmati sarapan yang sudah disajikan kami tertawa, bercanda dan mengobrol. Tidak lupa kami kembali mengagendakan kegiatan selanjutnya bersama Polda Jawa Timur.

Setelah semua selesai sarapan dan siap, kami pun berangkat dengan bus polisi beberapa teman netizen membawa kendaraan pribadi. Jarak antara restoran dan bukit Pelalangan cukup jauh sekitar 7 km, bukit ini berada di salah satu kecamatan di Bangkalan. Tiba di bukit kami pun tidak sabar ingin langsung melihat dan menikmati keindahan bukit di Madura ini. Seperti biasa, kegiatan tidak lengkap rasanya bila tidak diwarnai dengan foto selfie, foto bersama dan membuat video.
Para teman – teman netizen khususnya yang berasal dari luar Kabupaten Bangkalan begitu senang dan puas bisa melihat pemandangan di bukit Pelalangan ini. Rangkaian acara pun kami tutup dengan rasa bahagia, rasanya sudah tidak sabar untuk bisa kembali berkmpu di kegiatan selanjutnya. Terima Kasih Kapolda Jawa Timur beserta jajaran petinggi polisi lainnya, terima kasih teman – teman Netizen dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini dari awal. Terima kasih sudah berkunjung ke Madura, sampai jumpa lagi, tetap semangat dan hasilkan tulisan yang bermuatan positif.

Cangkrukan Polisi Jatim karo Netizen Surabaya ning Mbah Cokro

Welfie rame rame #hiduptongkatajaib

Gomik, netizen ae ngak eroh, iku lho semacem jurnalis dulinane gadget isok heboh ning dunia maya ben rodok sangar ngomong ae netizen #ngok. Lha ngunu bahasa suroboyo ne ketokan ne kasar padahal yoo ngak kasar lho rek, ancen model ngene iki boso suroboyo.

Wes kan boso suroboyo an ne, sekarang niar mau bahas “cangkrukan” biasa nya temen kampus demen banget cangkrukan, ngumpul duduk santai sambil ngopi, padahal yaa ngak minum kopi, malah nyusu jahe atau nge es teh, suka nya ngumpul cangkrukan biar akrab lebih intim ngobrol nya.
Pak Anton (Kapolda Jatim)

Nah kemarin selasa itu (baca 03 nov 2015) di ajak mbak yuni buat ngumpul bareng polisi sama netizen nanti ada kapolda jatim yang baru. Wes sangar toh cangkrukan karo Kapolda Jatim IJP Anton Setiadji, kapan lagi coba? Apah lagi ada bapak Kapolresta Surabaya Yan Fitri Halimansyah beserta jajarannya dan Srikandi cantik plus tegas, ngak ketinggalan  pak polisi wangi #eehh Kasatreskrim Takdir Mattanete dan Bu Judith Lubis.

Rasanya degdegan mau ketemu polisi, dimata niar kalau denger kata polisi itu “Tilangan” karena pernah kena tilang dan harus ngurus ambil sim di pengadilan, rasanya pengalaman pait. Degdegan nya takut serem serem garang gimana gitu sama pak pol nya (sapaan kesayangan), ternyata waktu sampek di Angkringan Mbah Cokro disambut hangat sama bu Judith, rasanya citra Polisi “tilangan” ngak ada, malahan beliau ramah banget, suka moto moto, doyan selfie juga, si ibu bisa ajah deh candid moto nya.

Hasil Candid bu Judith #lucu yaa

Kenapa mau ketemu sama Kapolda Jatim??

Kepo, penasaran model bapak kapolda jatim yang suka nya keluyuran tiap malam itu yang mana seh, terus kepo juga pasti banyak pertanyaan kalau ketemu sama pak pol dan srikandi nya dong.

Jeng jeng, ternyata bener dong waktu pak Kapolda Jatim datang dan kemudian jajaran nya datang itu hawa nya beda, hangat ngak “garang” kayak keliatan pake baju dinas, beliau pakai baju santai, kaos berkerah, ada yang kemeja kalau orang liat yaa kayak bapak pada umum nya, sederhana. Boleh di bilang angkringan mbah cokro tumbek blek di isi sama netizen sekitar 30 orang. Acara nya ada moderatornya mas bombom alias @penaberjalan yang asli gede banget.

Ngapain ketemu Polisi ntar Pencitraan ajah? 

Yaa namanya juga orang kepo, mau nanya dong, mau saling berbagi informasi, yang orang awang belom tau mereka nanya, dari pak kapolda menjawab “ke-kepo-an” para netizen. Acara berlangsung santai, akur,nyaman, kalau niar bilang masih terkesan formal karena banyak jajaran polisi yang datang, cuma dateng ajah duduk duduk di seberang netizen.

Pecitraan ngak dibawa saat cangkrukan gini, kalau polisi jelek yaa emang ada ngak semua, ada juga yang baik, balik lagi ngak semua polisi itu baik, ada juga yang jelek, sebenernya itu udah seperti makanan sehari hari liat polisi dijalan, di sosmed, bahkan di instagram ada khusus akun buat polisi ganteng dan cantik, tuh kurang eksia apah coba polisi sekarang ,canggih. Bahkan polisi akan membuat website khusus pengaduan dan akan lebih aktif lagi akun sosmed dijagad dunia maya, joss.

Leg jare pak kapolda ke jajaran anak buah nya yang ikutan kumpl cangkrukan itu gini ” Mereka badan disini, pikiran kemana mana” kemudian ngakak hahahaha… Ngak semua orang suka lho sama sikap pak kapolda jatim yang baru ini, sukanya cangkrukan, kalau udah begitu kan polres setempat bakalan jaga malam keliling buat penetralan #eeh bener ngak yaa.

Pak Menir Yan dan Pak Anton Kapolda

Makin malam makin banyak yang kepo, nanya HATE SPEECH lah, uu ite lah, nyinyir di sosmed lah, penilangan, respon sosmed yang lambat, sosmed yang ngak aktif dan sesuka hati isinya, bahkan hal hal kayak ngurus surat kehilangan, rombongan motor mode yang pake bunyi kayak polisi, keren lho suasannya itu bisa blend gitu ngak canggung, apah lagi waktu pak wangi dateng, emak emak heboh sendiri, plus para Srikandi dateng yang cowok cowok heboh, gimana ngak heboh, banyak plus ayu ayu ne rek srikandi ne, hembok sangar.

Srikandi Junior, belom 20th bok

Ada emak nya Srikandi, ada srikandi senior dan junior, yang junior kemarin ada dua dan lahiran 1996 muda banget udah jadi srikandi. Suka duka pasti ada mereka bertugas dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore, kalau malming bisa operasi malam keliling suroboyo rek buat mengaman kan yang pulang malming, ciye perhatian banget rek, yang ngak malming gimana coba?? Dekem, online ajah di sosmed #aman.

Srikandi ne ayu, pinggir e kepental ayu ne :p

Ngak kerasa udah jam 10.30 malem dan srikandi nya mau patroli, terus kita netizen foto foto dong sama bapak kapolda, kapolresta, dan ngak lupa pak kasatresrim #wangi #eehh.

Time to welfie dan persiapan alat narsis #eehh.

Emak2 sama pak Menir Yan
Emak2 sama Srikandi
Welfie rame rame #hiduptongkatajaib
Mesem e pak Anton rek #kapolda juga suka selfie
Bareng Pak Menir Yan #Kapolresta Surabaya
Dredeg karo Pak Takdir rek #masihbau2wangi

Menanti buat cangkrukan bareng lagi, bisa ikutan patroli, mungkin kita bisa jalan jalan di museum hidup di polda bareng pak “Menir Yan” atau bisa ikutan Polisi lagi Tilangan biar lebih kenal, kan katanya Tak Kenal Maka Tak Sayang, kesan pertama begitu menggoda, kedua ketiga …….#sinyalilang. Makasih buat mbak yuni, om rinaldy dan bu judith bisa mempertemukan kami, semoga ada lagi yaa acara cangkrukan Polisi bareng netizen suroboyo.

Netizen Patroli Bareng Polisi Polda Jatim Rek

Cerita nya ini udah lewat lama yaa rek, tapi ngak popoh wes tak edit maneh, wes lama nulis baru sempet posting kali ini, bener-bener pengalaman tahun baru menjelang 2016 ini terasa lebih indah dan awesome karena langkah bok. Nah ini salah satu cara buat mendekat kan netizen dengan jajaran Polisi beserta TNI di Porestabes Surabaya yang deket nya JMP itu lho. Itu kan tgl 31 des 2015 kita kan pada kumpul, ternyata jalanan ke arah TP itu di tutup jadi mbuleti sasi lewat jalan belakang, kok untung nya pakpol nya baik dibilang netizen langsung di arahin ke lokasi apel depan Polrestabes Surabaya.
Apel sebelum Pengamanan Tahun Baru
Apel Pengamanan.
 
Pertama kali liat kondisi sudah ada banyak polisi satlantas, terus ada anggota pramuka anak sekolah gitu, sama ada dari media, ada dari komunitas motor dan mobil yang sudah jejer berbaris rapi banget, you must know, netizen nya orang 4L : Loe Lagi Loe Lagi  bok, jadi yaa asyik kita bisa blend sama acara yang ada, kita pepotoan sana sini, waktu ada yang berdoa kita berdoa dengan khusyuk juga.
Ada Panser bok

Acara nya apel ngak begitu lama dan para netizen berkumpul di Ruangan Museum Hidup/Aktif nama nya Politie  Hoofdcommissariaat, tempat nya pak Yan Kapolrestabes Surabaya dan adem, enak buat nunggu lama disini. Sembari menunggu sampai jam 7 malem dari jam 3 sorean, lumayan lama tuh dari pada manyun kita main gadget, nentuin hestek di twitter itu #meluPatroli dan ke masjid nya, keren pas waktu adzan semua berbondong ke masjid, good job.
Senja di Polrestabes Surabaya 😀
Ruang Tunggu nya 😀
Menunggu Patroli
 
Oiyaa tak lupa kita berfoto ria dengan pak Takdir wangi sabunmandi dong yaa, kalau kata juju ini itu polisi syariah, atau netizen syariah, atau blogger syariah, menurut kalian cocok nya cewek-cewek cantik di bawah ini nama nya apaan ?? Jadi ada kejadian lucu rek, habis foto bareng gini kan pada foto sendiri bareng pak takdir, nah waktu pak takdir habis pamit tuh kita masih cekikikan terus pak takdir tiba-tiba noleh gitu, mendadak ajah niar bilang “Assalamuallaikum” eeh pak takdir senyum terus jawab “Waalaikumsalam” seperti mua ngomong something tapi ngak jadi huahahhhahahah….kayak sinetron gitu yaa :p
Ada Rhusma dan Rhifat  (kembar) – Mbak Yuni – Pak Takdir – Mbak Mungil – Juju – Mak Mira 😀
Netizen Syariah (photo punya dedek aya )
TIME to PATROLI
 
Setelah menanti yang lumayan lama, sampai lah kita jam setengah 7 an pak Andre Kasatlantas dateng naik motor patrol terus kita kumpul dan melihat mobil patroli yang jejer gitu nah lho kita mau naik mana coba. Ini netizen nya ada 13 orang jadi mobil 6 dong, 5 mobil isi 2 polisi satlantas sama 2 netizen, niar sama juju bareng pak polisi Rahmad sama Indra yang mana mereka hummble pakpol.
Say Hay 😀

Nah lho jalan gadis kinyis-kinyis ini berdua #baca niar sama aya, patroli ke Surabaya Timur itu kan wilayah gue. Jadi kendaraan ditinggal di polrestabes, nah kita melewati Pasar Atom lanjut ke Hi Tech , lanjut lewat Gubeng, Grand City, ke arah kampus dua gadis kinyis manies itu masuk lewat nginden itu ke merr rungkut jebus ke sier dan kita di turunin di cito huaah bukan diturunin tapi pak ridwan bilang kalau mampir pos perbatasan di depan CITO Moll, kebetulan kok ada Kapolresta Sidoarjo, yang cakep, keren dan baik.
Oiyaa pak rahmad lucu lho sudah 12 tahun jadi polisi dan cerita kok bisa masuk polisi, terus asyik banget ngajak kita ngobrol biar ngak canggung. Mulai bahas hal kampus, cerita gimana rasa nya patroli di malam hari yang harus keliling surabaya, terus yaa kecepatan patroli itu 40km/jam ngak begitu banter. Jadi kalau patroli di lihat arus lalu lintas nya, kalau ada kerusuhan ikut melerai gitu, boleh dibilang kalau orang di jalan liat mobil patroli itu bener-bener serem dong, deg deg an gitu padahal bukan jatuh cinta tapi ini deg-degan ajah. Nah lho ternyata pas kita lewat patroli itu sama kayak yang niar rasain gitu, padahal pakpol nya nyantai ajah.
Piye rasane naik mobil patroli keliling surabaya??
Seneng pasti nya, ngak ada rasa deg-degan seperti ngeliat mobil dari luar, dalem nya berasa naik taksi blue bird deh huahahahah….. di sambi nyemil roti yang dibawain bu judith, plus minuman jadi gayeng banget di mobil patroli.
Batas Kota bareng pak Kapolresta Sidoarjo 😀
Lampion dan Harapan Baru
 
Nah kan kita keliling dari jam 7 sampai jam 9 malam, terus masuk ke Polda Jatim dan di sana kita kumpul bareng netizen dan pak polisi terus makan-makan, ada yang bakar ikan, udang nyam nyam, ada dangdutannya dong, ada mak mira sama mak neneng yang menyumbangkan suara indah nya bernyanyi. Seru banget lho jam 11 an kita sudah rempong nyalain lampion terbang seru banget, kita beberapa kali nyalain lampion terbang, jadi kegiatan yang baru dan indah banget buat selfie #ups. Waktu nerbangin lampion nya berasa make a wish di tahun baru 2016 semoga Lulus kuliah lancar, cepet,sehat, rejeki lancar, dan macem-macem doa nya, amien yra 😀
Hai Girls 😀
Jam 12 teng di polda jatim nyalain kembang api yang cakep bener, terus terompet nya bikin kuping ngiung bok. Seru banget di ikutin sama lagu dangdutan dan kita bergoyang, joged bersama lepaskan semua penat yang ada, ulalala husstt hempas sanaaa #ala mbak syahrini. Pulang gimana ?? dianterin sama ajudannya  Pak Wibowo  selaku Direktur Krimun di polda jatim surabaya.

Niat mau nginep di surabaya, ternyata masih rame bener di tahun baru jadi tetep pulang ke rumah, dan alhamdulillah bucket bunga buat ibu ultah masih utuh dan seger.

Bonus foto bareng pak Takdir 😀 #semoga ngak dibaca pak takdir dan fans nya 😀
Leleh leleh deh bok kalau udah sebelah nya

Plat-M dan Netizen Along Polong Bersama Polda Jawa Timur

a

Tepatnya pada hari Sabtu, tanggal 26-Februari-2016, Plat-M mengadakan acara along polong bersama Netizen Jawa Timur dan Polda Jawa Timur. Yang diadakan di Madura, tepatnya di Bangkalan. Antusias para peserta sangat terlihat sekali, apalagi para netizen dari luar Madura.

c
Along Polong Plat-M

Acara yang yang di adakan oleh Plat-M bersama Netizen dan Polda Jawa Timur di tempatkan di Rumah Makan Oleh Olang Kabupaten Bangkalan. Acaranya meriah sekali, selain peserta dari empat kabupaten yang ada di Madura, juga terdapat peserta netizen dari Malang, Jember, Surabaya dan Lamongan. Banyak orang baru yang bisa aku kenal walaupun hanya mengenal namanya saja.
Sebelum Kepala Polda datang, dalam acara ini di isi dengan para bapak Kapolres menyumbangkan suara merdunya untuk menghibur peserta dan memeriahkan acara along polong ini. Bahkan Kapolres Pamekasan juga ikut menyumbangkan suara merdunya untuk memeriahkan acara ini. Para Netizen sangat antusias sekali memotret para petinggi Polres, iya buat postingan seperti yang aku lakukan pada hari ini. Karena tidak semua Polisi itu jahat, yang jahat itu karena kita melakukan kesalahan dan tidak mau mengakui bahwa kita salah.

a
Kapolres Pamekasan

Setelah Kepala Polda Jawa Timur datang, acara pun sedikit formal tetapi masih terlihat santai. Karena acara yang di adakan oleh Plat-M memang dibuat santai tapi formal, acara inti pada along polong ini pun sudah dimulai, yaitu pertanyaan kepada bapak Kepala Polda Jawa Timur tengtang lalu lintas dan curhat masalah pribadi saat berhadapan dengan Polisi. Para peserta antusias sekali dalam acara sesi pertanyaan kepada bapak Kepala Polda Jawa Timur, akhirnya hal yang selama ini aku kira bapak Polisi itu menakutkan ternyata tidak seperti itu, mereka baik hanya saja kalau kita salah baru mereka akan menakutkan.
Setelah sesi pertanyaan Netizen kepada bapak Kepala Polda Jawa Timur selesai, acara selanjutnya yaitu meneutup acara ini, acara along polong bersama Netizen dan Polda Jawa Timur di akhiri dengan do’a bersama. Sebelum acara itu didtudtup pemberian kaos Netizen Jawa Timur diberikan kepada setiap perwakilan yang sudah hadir di acara tersebut.

b
Along Polong Plat-M

Setelah acara ditutup dengan hikmat, acara inti untuk anggota Plat-M dan Netizen dimulai, yaitu acara foto-foto dengan bapak-bapak Polda Jawa Timur dan benar-benar semuanya sibuk berfoto ria, ada yang selfi bareng ada yang difotoin pokoknya kalau hanya liat dan gak mau bergerak buat berfoto bersama tidak akan kebagian foto dengan bapak Polda.
Keseruan yang terahir adalah tanda tangan dibanner along polong Blogger Plat-M, Netizen Jawa Timur bersama Polda Jawa Timur. Acara malam itu pun berakhir dengan tanda tangan, dan akan dilanjutkan dengan acara jalan-jalan bareng bersama Polda Jawa Timur pada Tanggal 27-Februari 2016 dan yang menyedihkan adalah aku tidak bisa ikut karena ada ujian Kerja Praktek di kampus.
Setelah acara along polong berakhir, kami langsung pulang ke Pameksan dengan selamat karena di antar oleh bapak Kapolres, tuh kan Polisi itu baik loh  🙂 . Keseruan bersama Blogger Plat-M, Netizen dan Polda Jawa Timur sangat menyenangkan dan ini adalah sejarah yang sangat indah untuk di abadikan, terimakasih Plat-M karena mengajarkanku banyak hal dan teman baru 🙂 .