Polisi Sita 900 Pil Trex dan 800 Pil Dekstro

18 pil koploTribratanewsJatim.com: Peredaran pil Trihexyphenidil atau trek kembali diendus anggota Satnarkoba Polres Banyuwangi. Tak cuma itu, polisi juga mengungkap praktek peredaran pil dekstro dari satu pelaku.

Pelaku Andri Wibowo (29) warga Jalan Ikan Wijinongko, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi. Modus pelaku dihentikan polisi sekitar pukul 22.30 WIB, Selasa (17/11/2015).

Bukti yang diamankan cukup mencengangkan. Setidaknya ada 900 butir pil trex dan 800 butir pil dekstro. Selain itu petugas juga mengamankan 6 bendel platik klip kecil,
1 bendel plastik klip besar, sebuah HP merek Hammer, serta uang tunai Rp 1 juta.

Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setyo Budi menjelaskan, kedok tersangka diendus saat akan mengedarkan pil daftar G. Selama ini Andri kerap menjajakan dua jenis pil itu di sekitaran Kota Banyuwangi.

“Sasarannya kalangan muda dari yang sekolah sampai yang telah bekerja. Pil ini di pasaran relatif murah sehingga gampang dibeli. Padahal jika dikonsumsi berlebihan sangat berbahaya bagi kesehatan,” katanya.

Pil itu ternyata didapat Andri dari seorang pemasok asal Jember Jawa Timur berinisial AG. Keduanya melakukan transaksi di Jalan Raya Mayang, Jember sebelum akhirnya aksi Andri diendus petugas.

“Dari beberapa kasus yang kita tangani, pil trek maupun dekstro rata-rata dipasok dari Kota Suwar-Suwir. Mengapa kebanyakan dari sana karena banyak perusahaan farmasi yang memiliki kantor pemasaran di Jember. Biasanya traksaksi itu dilakukan di kawasan perbatasan antara Jember-Banyuwangi,” tambahnya. (bwi/mbah heru)

Foto: tersangka