Kondisi Oknum Polisi yang Coba Bunch Diri Sudah Membaik

4 KAbid DOkkes

4 KAbid DOkkesPolisi Jatim: Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim memberi pendampingan psikis untuk pemulihan kondisi kesehatan Ipda Nanang Eka yang berupaya bunuh diri dengan cara menyayat lehernya dengan cutter di ruang pimpinannya.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim Kombes Umar Sahab, menjelaskan pendampingan secara psikis sudah dilakukan. Bahkan kondisi Nanang Eka sudah membaik pasca operasi dan menjalani perawatan di ruang bangsal untuk pemulihan.

“Sayatan di leher Nanang Eka tidak terlalu panjang dan dalam. Ya sekitar 3 sampai 4 jahitan,” katanya.

Ketika disinggung dugaan persoalan (masalah) dengan keluarga, Kombes Umar Sahab sudah memfasilitasinya. “Nanti kami tanya sejauhmana mana persoalannya,” katanya usai shalat Jumat di Masjid Polda Jatim.

Peristiwa percobaan bunuh diri berlangsung sekitar pukul 09.10 WIB, ini sempat membuat geger lingkungan Biddokkes Polda Jatim. Karena dari leher korban mengeluarkan darah cukup banyak, apalagi disertai luka sayat di leher. Diperkirakan korban menyayat lehernya dari kiri ke kanan dengan kondisi luka yang cukup dalam.

Sebelum mencoba bunuh diri, sekitar pukul 08.45 WIB, Ipda Nanang Eka berkeluh kesah kepada Kasubbagrenmin AKBP Suwardi di ruangannya. Kemudian datang Kabiddokes memanggil AKBP Suwardi dan korban ditinggal sendiri di ruangan. Tak berselang lama saat AKBP Suwardi balik ke ruangannya sudah  mendapati Ipda Nanang Eka menyayat lehernya menggunakan cutter.

Seketika itu AKBP Suwardi minta tolong pada anggota yang lain untuk menolong Ipda Nanang Eka. Korban Ipda Nanang Eka seketika itu dibawa ke UGD RS Bhayangkara oleh Kasubbid Yankes Biddokkes Polda Jatim AKBP drg M Ony Swasono untuk perawatan medis. Karena luka yang cukup parah sehingga Ipda Nanang Eka dipindahkan ke ruang operasi.

Sekitar pukul 15.20 WIB, Ipda Nanang  dipindahkan ke ruang ICU dan sampai saat ini masih dalam perawatan medis di RS Bhayangkara. Kabar yang berkembang, terkait peristiwa percobaan bunuh diri yang dilakukan korban dilatarbelakangi permasalahan keluarga.

Polsek Jenggawah Bekuk Kakek Bandar Pil Koplo

4 kakej jua pil koplo

4 kakej jua pil koploPolisi Jatim: Sering sudah dan bahkan berulang kali Unit Reskoba Polres Jember menangkap para pelaku atau pengedar narkoba, tetapi tampaknya pelaku-pelaku narkoba lainnya tidak pernah kapok.

Sementara anggota Polsek Jenggawah, Kamis (3/3/2016) sore berhasil meringkus Haryanto (60) di Dusun Durenan, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.

Haryanto ditangkap dalam sebuah operasi anti miras maupun obat-obatan yang dipimpin oleh Kapolsek Jenggawah AKP Tulus Dwi Sutarta bersama anggotanya.

Haryanto yang sudah kakek-kakek dan seharusnya lebih fokus mengurus cucu ini justru menjadi pengedar obatan-obatan keras (pil koplo). Terbukti dari hasil penggeledahan di rumahnya ditemukan ratusan pil haram yang terdiri atas 329 butir pil Trihexyphenidil, 336 butir Dextromethorpan. Tidak hanya itu, petugas juga mengamankan uang tunai Rp. 158 ribu sebagai barang bukti (BB) yang diduga merupakan hasil transaksi penjualan pil haram tersebut.

Kapolsek Jenggawah melalui Kasihumas menyampaikan, pelaku Haryanto sudah lama dalam pengawasan petugas, namun baru kali ini pelaku dapat ditangkap di rumahnya dengan sejumlah pil koplo jenis Trihexyphenidil dan Dextromethorpan. Haryanto sendiri akan dijerat dengan pasal 197 subsider 196 UU RI, No. 36 th 2009 tentang kesehatan.

Kali ini Kapolda Jatim Ngumpul Bareng Netizen Tulungagung

 

 

Polisi Jatim: Kapolda Jatim, Irjen Anton Setiadji didampingi Kabid Humas Kombes RP Argo Yuwono dan Kapolres Trenggalek, AKBP Made Agus, Kapolres Tulungagung AKBP FX Bhirawa dan Netizen “ngumpul bareng” (ngumbar) di Crown Victoria Tulungagung, Jumat (4/3/2016) malam.

Sebelumnya, Jenderal Polisi berbintang dua itu didampingi pejabat utama di tempat yang sama bersantai bersama Syahri Mulyo SE Msi, Bupati Tulungagung dan Bupati Trenggalek Dr Emil Elestianto Msc.

Ngumpul bareng itu sembari menikmati hiburan band yang sudah disediakan oleh pihak Crown.

4 aSementara dihadapan komunitas Netizen (media sosial), Kapolda Jatim didampingi Kapolres Tulungagung, Kapolres Trenggalek diantaranya menjelaskan, persoalan di Jawa Timur, Kamtibmas. “ Intinya teman teman (Netizen) jangan ragu untuk minta konfirmasi, jika berita yang akan diabdit harus benar benar nyata dan tidak ngawur atau berita yang tidak benar,” kata Kapolda.

Untuk itu, masyarakat butuh informasi yang akurat dan sekali lagi, jangans segan untuk konfirmasi keada polisi. “ Kawan kawan juga turut membantu menciptakan kamtibmas yang kondusif. Jika Jawa Timur aman dan terkendali, tentunya semua masyarakat nyaman,” lanjutnya.

4 cDi sisi lain, merubah imet tidak semudah membalikkan tangan. Dulu polisi ditakuti, salah satu contoh, jika anak kecil nakal, orangtunya pasti menakut nakuti dengan cara dipanggilkan polisi. Imet seperti ini membuat anak takut. Namun sekarang, tidak, karena polisi berupaya terus untuk mencari cara, antara lain sampai menyelenggarakan kegiatan seperti “polisi sahabat anak”.

Hal itu bertujuan agar imet anak bisa dirubah tidak takut lagi sama polisi. Selain itu juga polisi terutama polisi lalu lintas (Polantas) juga sering menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan anak anak mulai taman kanak kanak sampat Sekolah Dasar. Tujuannya sekali lagi, agar jangan samai anak takut polisi.

 

Ayah Cabuli Anak Kandungnya Di Amankan Polda Jatim

4 cabul

4 cabulPenyidik Renakta, Ditreskrimum Polda Jatim melakukan pemeriksaan intensif terhadap ayah berinisial DL lantaran diduga tega mencabuli anak kandungnya sendiri, sejak kelas IV SD hingga SMP. Kini, Jumat (4/3/2016) ayah bejat itu dijebloskan tahanan Mapolda Jatim.

Informasinya, terbongkarnya kasus yang dialami Mawar (14) siswi kelas VIII SMP warga Surabaya ini bukan dari orangtua perempuan korban atau pihak keluarga. Namun kecurigaan itu justru dari orang luar. Karena korban saat didekati orang laki-laki terlihat takut dan menutup diri, sehingga sempat dicurigai.

Dari kecurigaan itu, Mawar akhirnya didekati dan dipersilakan menumpahkan uneg-unegnya. Lantas korban menceritakan ihwal dirinya, jika sejak kelas IV SD hingga SMP kelas VIII dicabuli orangtuanya.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini tidak berani memberontak saat dicabuli. Mawar ketakutan tak dibiayai sekolah atau kebutuhan lainnya.

Selama terjadi pencabulan, DL sering mengancam tak membiayai sekolah jika tidak mau melayaninya. Bahkan kabarnya, ibu korban ditengarai tahu pencabulan anaknya tapi tidak berani melarang atau mencegahnya, sehingga hal itu terus berlangsung.

Korban sendiri sebenarnya tidak kuat atas perilaku ayahnya itu. Dari pendekatan yang dilakukan orang lain, akhirnya korban berani lapor ke Polda Jatim. Dari laporan itulah, ayah korban dipanggil dan diperiksa penyidik. Atas bukti yang kuat itulah, maka penyidik menetapkan DL sebagai tersangka dan akhirnya dilakukan penahanan.

Kabid Humas Jatim Polda, Kombes RP Argo Yuwono membenarkan adanya kasus tersebut dan kini ditangani penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.

Gallery Foto Kapolda Jatim Bersama Netizens Plat M

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

Jumat, 26 Februari 2016 – Sekitar jam 19.10 WIB saya (TS) beserta seorang kaskuser KRM sampai di Ole Olang Resto Bangkalan tempat berlangsungnya acara #AlongPolong Blogger Plat-M Madura, Netizen Jawa Timur Bersama Kapolda Jawa Timur ini. Alhamdulillah acara belum dimulai, karena perkiraan TS akan terlambat mengingat cuaca yang kurang mendukung selama perjalanan menuju lokasi acara. Dan orang yang paling ditunggu di acara ini yaitu Bapak Kapolda Jawa Timur belum sampai di lokasi. Lebih bahagianya lagi, ketika sampai di lokasi ternyata sesi makan malam sudah dimulai duluan. Dengan dipandu salah satu aktivis Reg. Madura, dengan penuh rasa malu-malu TS menuju deretan meja tempat makan malam dihidangkan. TS pun menikmati hidangan andalan Ole Olang Resto yaitu bebek pedasnya sambil diiringi musik dan gerimis yang tak kunjung reda. Hehe..

Spoiler for #1
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim


– skip –

Quote:Sambil menunggu rombongan Kapolda Jawa Timur tiba, beberapa peserta mencoba menghibur dengan bernyanyi dan berjoget ria ditemani Duta Humas Polri Jawa Timur. Tidak ketinggalan, empat Kapolres se-Madura bergantian menampilkan bakat menyanyinya. Suara-suara beliau ternyata cukup merdu, meski tidak satupun lagu yang TS hafal dari lagu yang mereka nyanyikan. 
Tepat jam 20.15 WIB mayoritas peserta yang hadir bergegas menuju pintu masuk Olle Olang Resto karena berdasarkan informasi dari MC, rombongan Bapak Kapolda Jawa Timur akan segera tiba di lokasi acara. Sekitar 5 menit kemudian sirine khas mobil pengawal kepolisian terdengar dengan jelas berada di depan pintu masuk, sambutan meriah dari para peserta terdengar riuh ketika rombongan Kapolda masuk ke lokasi acara. Satu hal yang sangat menarik perhatian TS adalah diantara rombongan Bapak Kapolda ternyata ada beberapa Polwan dari NTMC POLRI. Tanpa menunggu waktu lebih lama lagi, TS langsung ambil kamera dan mencari angle yang tepat untuk mengabadikan foto Polwan-polwan cantik tersebut. 

Spoiler for #2
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim
4 Kapolres se-Madura nih gan..

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

 

Spoiler for #3
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

Quote:Setelah rombongan Kapolda istirahat beberapa menit, acara utama pun dimulai. Diawali dengan sambutan dari perwakilan Blogger Plat-M, dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Kapolda Jawa Timur. Kemudian ada penyerahan kaos Netizen Jawa Timur kepada beberapa perwakilan Blogger Plat-M dan Netizen Jawa Timur, dan Bapak Kapolda menyuruh para Polwan NTMC untuk menyerahkan kepada perwakilan peserta tersebut. Peserta yang lain pun juga kebagian kaos tersebut, cuma tidak menerima dan jabat tangan langsung dengan para polwan cantik. Ah sudahlah…
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan sharing seputar dunia kepolisian terutama yang berhubungan dengan aktifitas online. Semua saran, pesan dan share dari para peserta dijawab langsung oleh Bapak Kapolda. Lebih dari 10 orang peserta yang bertanya, kasih saran ataupun sharing hal-hal tentang dunia kepolisian. Mulai dari hal-hal yang berhubungan dengan tilang, pelanggaran lalu lintas, hingga baksos pun dibahas dalam sesi kali ini. Alhamdulillah semuanya terjawab dengan bijak oleh Bapak Kapolda.

Spoiler for #4

Quote:Setelah kurang lebih satu jam sesi tanya jawab berlalu, acara dilanjutkan dengan hiburan kembali. Kali ini adalah Bapak Kapolda sendiri yang menampilkan suara emasnya dengan bernyanyi ditemani Duta Humas Polri, Polwan NTMC dan beberapa peserta. Lumrahnya sebuah acara kopdar, di akhir acara diisi dengan kegiatan foto bareng. Beberapa peserta pun langsung menyiapkan tongsis untuk selfie atau groufie bareng Bapak Kapolda. Ada pula peserta cowok yang curi-curi kesempatan untuk foto bareng Polwan NTMC, dan pastinya TS gak mau ketinggalan kesempatan tersebut. Hehe..
Sebelum rombongan Kapolda meninggalkan Olle Olang Resto mereka menyempatkan diri untuk membubuhkan tanda tangan di banner sebagai tanda bukti kehadiran mereka, beberapa peserta pun (termasuk TS) seolah latah untuk ikut-ikutan tanda tangan dan menuliskan akun sosial media mereka. Sekitar jam 22. 40 WIB rombongan Kapolres se-Madura serta rombongan Bapak Kapolda Jawa Timur meninggalkan lokasi acara. Seluruh peserta yang hadir tanpa dikomando juga ikut meninggalkan lokasi. Acara hari pertama pun selesai…

Spoiler for #5
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

Spoiler for Bonus
Selfie bareng Bapak Kapolda Jatim dan Polwan NTMC nih gan..
[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

[FR] #AlongPolong Blogger Madura dan Netizen Jatim Bersama Kapolda Jatim

 

ALONG POLONG NETIZEN JAWA TIMUR BERSAMA POLDA JAWA TIMUR

Jumat, Maret 04, 2016

Silaturahmi menjadi suatu kebutuhan tersendiri bagi setiap manusia, dengan melakukan silaturahmi kita bisa menjalin komunikasi yang lebih dekat dan saling mengenal. Bukan hanya itu saja, silaturahmi mampu memberikan kita pandangan yang lebih luas lagi tentang seseorang maupun kelompok. Kita tidak lagi mudah memberikan penilaian apalagi penilaian yang buruk, kita juga bisa saling bertukar pengalaman, pendapat dan ilmu. Beberapa hal ini yang juga saya rasakan ketika sedang bersilaturahmi atau berkumpul dengan orang lain. Saya juga sangat yakin, teman – teman pasti juga merasakan hal yang sama kan ? bisa mengenal banyak orang itu sungguh menyenangkan. 🙂
Minggu yang lalu tepatnya hari Jum’at malam saya bersama teman – teman Netizen Jawa Timur berkesempatan hadir dalam acara silaturahmi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur. Bagi saya jelas sekali acara ini merupakan suatu kehormatan tersendiri. Bisa berkumpul dan saling mengenal dengan pejabat tinggi negeri ini. Selain itu saya juga sangat bahagia bisa masuk menjadi anggota Netizen Jawa Timur.

Menjadi salah satu bagian dari Netizen Jawa Timur bisa membuat saya kenal dengan banyak teman, baik teman media dan blogger yang hebat. Lagi – lagi saya berkesempatan untuk bisa belajar banyak hal dari banyak orang. Saya semakin percaya bahwa bisa berkumpul dengan banyak orang itu menyenangkan

Mari Berkenalan Dengan Netizen Jawa Timur

Netizen Jawa Timur adalah sekelompok orang yang aktif dalam dunia maya dan yang sangat peduli dengan Jawa Timur. Awal terbentuknya Netizen Jawa Timur ini dari sekumpulan teman – teman blogger yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kami berkumpul menjadi satu, dengan satu tujuan yang sama. Kami bertemu, saling mengenal dan bertegur sapa.

Grup ini dibentuk untuk mengabarkan semua kinerja Kepolisian Daerah Jawa Timur. Dibalik stigma buruk yang sering didapat oleh polisi ternyata masih ada banyak hal positif yang sudah mereka berikan kepada masyarakat luas. Namun sayangnya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui, padahal polisi ada untuk melayani dan melindungi masyarakat

Jadi, bukan hanya sekedar berkumpul tetapi kami mendapatkan kesempatan khusus mendampingi para polisi dalam bekerja. Bisa dikatakan kami menjadi saksi langsung bagaimana para polisi menjalankan tugasnya. Memang belum lama grup netizen ini dibentuk, selain itu acara kunjungan kerja yang kami ikuti juga masih beberapa saja.
Kami mencoba mematahkan fakta yang selama ini beredar luas di luar sana bahwa tidak mudah untuk bisa dekat dengan polisi. Kami para netizen Jawa Timur bisa dekat dan kenal lebih dalam lagi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur. Jawa Timur merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat pengguna internet yang cukup tinggi di Indonesia.
Hal tersebut menjadi peluang bagi kami para netizen untuk mensosialisasikan program kerja Kepolisian Daerah Jawa Timur kepada masyarakat luas melalui internet. Kami percaya bahwa tulisan – tulisan yang berisi hal – hal positif mampu semakin menguatkan kembali kepercayaan masyarakat pada polisi. Selain itu dengan menyebar tulisan yang bermuatan positif bisa mematahkan stigma buruk yang sudah melekat pada polisi.

Ketika Netizen Jawa Timur Berkumpul Dengan Polda Jawa Timur

Sekali lagi saya dan teman – teman netizen yang lain merasa terhormat bisa berkumpul bersama jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur. Melalui acara kumpul bersama ini kami bisa menyampaikan berbagai macam uneg – uneg dan pertanyaan langsung kepada para Polda Jawa Timur. Rencananya kegiatan kumpul bersama Polda Jawa Timur ini akan diadakan secara rutin dan berpindah – pindah daerah.

Pada hari Jum’at minggu kemarin Madura dipilih menjadi tempat untuk diselenggarakan acara kumpul bersama dengan Polda Jawa Timur. Setelah sebelumnya kegiatan serupa sudah terlebih dahulu diadakan di Kota Surabaya. Jelas, ini menjadi kesempatan yang cukup langka bagi kami para netizen yang berasal dari Madura.
Selain itu ada banyak hal yang ingin kami sampaikan secara langsung kepada Polda Jawa Timur mengenai situasi keamanan dan kerja polisi di wilayah Madura. Kegiatan kumpul bersama Polda Jawa Timur ini diberi nama Along Polong, dalam kamus bahasa Indonesia kata Along Polong berarti berkumpul bersama. Kami sebagai netizen yang berasal dari Madura sangat senang sekali kami merasa wilayah Madura semakin diperhatikan dan menjadi salah satu prioritas kerja kepolisian daerah Jawa Timur.
Dalam kegiatan Along Polong bersama jajaran Polda Jawa Timur ini juga berkesempatan hadir empat Kapolres yang ada di Madura. Kapolres Bangkalan, Kapolres Sampang, Kapolres Pamekasan dan yang terakhir adalah Kapolres Sumenep. Kami berkumpul bersama di salah satu restoran di Kota Bangkalan yakni Ole Olang Resto. Tidak perlu membayangkan bahwa kegiatan ini dipenuhi suasana mewah seperti yang bisa ditebak.

Sungguh, kegiatan Along Polong bersama Polda Jawa Timur dan empat Kapolres di Madura ini jauh sekali dari kesan mewah. Bahkan kalau bisa saya gambarkan kegiatan ini terkesan cukup sederhana dan tentu penuh keakraban satu dengan yang lainnya. Tidak ada batas yang terlalu jauh antara kami sebagai netizen dan para petinggi Kepolisian Jawa Timur. Kami diberi cukup keleluasaan untuk bisa mengenal polisi lebih dekat lagi.
Kegiatan Along Polong kemarin berlangsung begitu akrab dan seru, para polisi dan netizen yang hadir melebur menjadi satu. Saya dan teman – teman netizen dari Madura senang sekali dengan kedatangan netizen dari luar Madura yang juga begitu antusias untuk bisa datang. Para Netizen dari luar Madura ini datang secara rombongan dengan dihantar langsung menggunakan bus polisi. Mereka berasal dari daerah Surabaya, Malang, Jember dan Lamongan.
Tepat pukul tujuh malam kegiatan Along Polong ini dimulai dengan pembawa acara dari salah satu polwan yakni Vicky Hartinanda Muin yang akrab kami sapa dengan panggilan mbak Vicky. Mbak Vicky begitu luwes membawakan acara, menyapa seluruh teman – teman netizen Jawa Timur, jajaran petinggi Polda Jawa timur dan tentu empat Kapolres yang ada di Madura. Acara Along Polong ini berlangsung santai, kami saling menyapa dan mengobrol satu dengan lainnya.
Kesempatan ini juga tidak kami sia – siakan begitu saja ketika empat Kapolres di Madura tiba di tempat acara. Kami secara kompak menyambut kedatangan beliau, bersalaman dan saling menyapa. Suasana menjadi semakin akrab, guyuran hujan di malam acara kemarin tidak menjadi keluhan bagi kami semua

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan – sambutan dari Humas Polda Jatim dan dari ketua netizen Jawa Timur. Sambutan sekaligus pembuka acara dan berdoa bersama supaya kegiatan Along Polong malam itu penuh manfaat untuk semua. Acara pun berlanjut dengan tampilan musik elektone dari sanggar Tarara Bangkalan. Kesempatan tersebut juga menjadi ajang memamerkan suara merdua beberapa petinggi Polisi yang hadir. Tidak terkecuali dengan ke empat bapak Kapolres, dengan penuh semangat mereka menyumbangkan suara merdunya. Kami pun terhibur dan acara malam kemarin semakin terasa begitu akrab dan santai.

Mengenal Kapolda Jawa Timur, Sosok yang Baik dan Asyik

Ketika kami sedang asyik mengobrol dan menikmati alunan musik, sekitar pukul delapan malam Kapolda Jawa Timur bapak Anton Setiadji datang bersama rombongan polisi yang lain. Dengan menggunakan kemeja berwarna Orange terang dan celana hitam dengan pembawaan yang begitu santai, bapak Anton biasa kami memanggil, menyapa semua yang hadir menyambut beliau.

Jujur saja, awal sebelum bisa bertemu langsung dengan bapak Anton saya sudah berpikir bahwa sosok beliau pasti terkesan mewah dan spesial. Tapi ternyata saya salah, bapak Anton menurut penilaian saya begitu sederhana, humoris, santai, tegas dan tentunya baik. Kemudian beliau langsung memberikan sambutan dan menyapa kami kembali, beliau meminta maaf atas keterlambatan hadir karena masih menghadiri acara kepolisian di Gresik.
Selama bapak Anton memberi sambutan sama sekali tidak ada rasa tegang yang dirasakan oleh para netizen dan petinggi polisi yang lain. Saya pun sempat sedikit heran, bapak Anton begitu santai namun tegas, begitulah sosok Kapolda Jawa Timur yang bisa saya tangkap selama acara Along Polong ini berlangsung.
Acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab, acara sedikit dipercepat mengingat hari mulai malam dan supaya waktu yang tersisa bisa digunakan secara efektif. Kami para netizen sudah tidak sabar menunggu sesi tanya jawab bersama Kapolda Jawa Timur ini dimulai. Jelas, sudah ada banyak pertanyaan dan penjelasan yang ingin kami dapatkan dari beliau.
Selaku pembawa acara mbak Vicky pun bertindak sebagai moderator dalam sesi tanya jawa malam itu. Sesi tanya jawab berlangsung selama satu jam dan netizen dari Madura memiliki banyak kesempatan untuk melontarkan pertanyaan. Pertanyaan – pertanyaan yang kami berikan juga tentu tidak jauh dari kondisi dan kerja kepolisian dari empat kabupaten di Madura.

Dari semua jawaban dan penjelasan yang diberikan oleh bapak Anton memuaskan kami para netizen. Tidak tanggung – tanggung beliau juga memberikan instruksi langsung kepada Kapolres mengenai permasalahan yang harus segera ditangani. Kami senang memiliki Kapolda dan Kapolres yang mau turun langsung ke masyarakat untuk bisa memantau dan memberikan perlindungan.

Setelah sesi tanya jawa berakhir, dilanjut dengan pemberian seragam kepada para netizen yang diwakili oleh beberapa perwakilan dari netozen sebagai simbol. Seragam tersebut akan kami gunakan disetiap acara maupun kegiatan bersama Kepolisian Daerah Jawa Timur. Kemudian, mbak Vicky memberikan kesempatan kepada bapak Anton untuk menyumbang suara dengan membawakan sebuah lagu

Malam semakin larut dan suasana Along Polong pun terasa begitu seru, kami tertawa, bernyanyi dan berjoget bersama. Tidak lupa kami juga meliput kegiatan Along Polong malam itu. Acara Along Polong ditutup dengan memberikan tanda tangan pada banner acara yang telah disediakan, semua turut memberikan tanda tangan sebagai tanda adanya kegiatan ini.

Hari Kedua, Para Netizen Wisata Alam ke Bukit Pelalangan Arosbaya

Setelah semalam penuh kami para netizen Jawa Timur berkumpul bersama Polda Jawa Timur, hari berikutnya adalah kesempatan untuk berwisata alam. Kali ini kami akan mengadakan kegiatan wisata alam ke Bukit Pelalangan Arosbaya. Bukit Pelalangan ini merupakan salah satu destinasi wisata alam yang sedang ramai diperbincangkan karena menawarkan pemandangan yang begitu eksotis.
Banyak wisatawan dari dalam maupun luar pulau Madura yang telah melihat langsung keeksotisan bukit ini. Sebelum berangkat kami menyempatkan waktu untuk sarapan dan berkumpul bersama kembali di Ole Olang resto. Sambil menikmati sarapan yang sudah disajikan kami tertawa, bercanda dan mengobrol. Tidak lupa kami kembali mengagendakan kegiatan selanjutnya bersama Polda Jawa Timur.

Setelah semua selesai sarapan dan siap, kami pun berangkat dengan bus polisi beberapa teman netizen membawa kendaraan pribadi. Jarak antara restoran dan bukit Pelalangan cukup jauh sekitar 7 km, bukit ini berada di salah satu kecamatan di Bangkalan. Tiba di bukit kami pun tidak sabar ingin langsung melihat dan menikmati keindahan bukit di Madura ini. Seperti biasa, kegiatan tidak lengkap rasanya bila tidak diwarnai dengan foto selfie, foto bersama dan membuat video.
Para teman – teman netizen khususnya yang berasal dari luar Kabupaten Bangkalan begitu senang dan puas bisa melihat pemandangan di bukit Pelalangan ini. Rangkaian acara pun kami tutup dengan rasa bahagia, rasanya sudah tidak sabar untuk bisa kembali berkmpu di kegiatan selanjutnya. Terima Kasih Kapolda Jawa Timur beserta jajaran petinggi polisi lainnya, terima kasih teman – teman Netizen dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini dari awal. Terima kasih sudah berkunjung ke Madura, sampai jumpa lagi, tetap semangat dan hasilkan tulisan yang bermuatan positif.

Diduga akibat mengalami kebocoran, Kapal Lct Revalia dilaporkan tenggelam

 

KRONOLOGI:

Pada hr Jumat, 4-2-2016 jam 12.30 Wib tolak dr Gilimanuk menuju Ketapang. Dalam p’jalanan sekira jam 13.05 Wib, kru kapal melap ke STC Ketapang bhw kapal miring, oleh petugas STC di arahkan supaya mencari pantai terdekat untuk menepi. Namun belum sempat menepi, kapal tenggelam berikut penumpang dan isi, al:

Pic up 4 unit, Ts 4 unit, TB 1 unit, TRT 18 unit.1 unit motor

Korban yg belum diketemukan yaitu ceuw kapal 2 org, penumpang dewasa 1 org, Balita 1 org.

Korban selamat meliputi crew kapal 16 org, sdgkan penumpang al:

Evakuasi ASDP : 50 org.
RS ISLAM. : 10 org
RS FATIMAH. : 1 org

Sementara Tim SAR masih melakukan pencarian korban

 

47 Tersangka pengedar narkoba yang di tumpas Polres Sidoarjo

Tribratanews jatim- Jajaran anggota di Polres Sidoarjo berhasil menangkap Jaringan pengedar narkoba jenis sabu dan pil koplo berskala nasional  dalam rangka pelaksanaan Operasi kepolisian dengan sandi Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2016 selama 13 hari pelaksanaan operasi (4-16 Februari). 47 Tersangka yang berhasil diamankan terdiri dari 2 wanita dan 45 laki-laki, serta barang bukti sabu sebanyak 2,913,74 gram, 8.893 butir pil koplo dan daun ganja seberat 0,20 gram, senilai Rp 4 miliar.

040316 sidoarjo narkoba nasionalKapolres Sidoarjo juga menerangkan, saat paket akan dikirim ke Bogor, kantor ekspedisi yang dituju tutup. kemudian, paket dibawa pulang. Setiba dirumah, paket tersebut terjatuh dan charger yang ada didalamnya tumpah.  Karena curiga, warga Medaeng Waru itu membuka salah satu charger yang tumpah. Saat dibuka, ternyata isinya adalah poket berisi serbuk berwarna putih. Kemudian atas temuan itu melaporkan ke Polsek Waru. Setelah memastikan serbuk putih didalam charger adalah sabu – sabu, Polisi melakukan pengembangan.

Modus para tersangka meloloskan sabu dengan cara dikemas dengan koran dan dilapisi plastik sebanyak 122 bungkus dengan berat 2,501 gram, serta 10 bungkus foil alumunium seberat 380,59 gram. “Setelah kami mendapatkan laporan ada barang paketan yang mencurigakan dari salah satu warga, kemudian kami tindak lanjuti dan dikembangkan dan dilakukan penyidikan dan pemeriksaan tersngka R dan tersangka HH ditetapkan sebagai tersangka utama,” Kata Kapolres Sidoarjo AKBP M Anwar Nasir di Mapolres, Kamis (3/3/2016).

040316 sd narkobamasih kata Kapolres Sidoarjo, sabu – sabu seberat 2,8 kilogram itu dikirim dari Hongkong atas nama S Z. Barang tersebut dikirim melalui jasa ekspedisi DHI, ditujukan kepada YN yang beralamat di Gubeng Surabaya. Untuk mengelabuhi Polisi, sabu – sabu tersebut dimasukkan keratusan charger. Namun saat kurir mencari ekspedisi yang mengantarkan tidak ada, otomatis paket tersebut dibawa kembali ke kantor. Berselang beberapa hari, paket tersebut diambil A W. Dia mengambil paket karena disuruh temannya RZ yang tinggal di Bogor. Oleh RZ, A W diminta mengirimkan paket tersebut kerumah FB yang beralamatkan dijalan Malabar Ujung Bogor. Tetapi dari hasil pemeriksaan bahwa RZ ini ternyata disuruh RV. Namun RV sendiri posisinya numpang dirumah FB.

“Barang haram ini diduga kiriman dari Hongkong rencananya barang tersebut akan dikirimkan ke seseorang yang berinisial PN alias J alias EU yang masih mendekam di tahanan Lapas Gintung Cirebon. Yang bersangkutan diduga selaku pemilik sampai saat ini masih dalam penyelidikan,” imbuhnya.

Para tersangka jelas AKBP M Anwar Nasir melanggar pasal 113 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun paling lama 10 tahun dengan denda sebesar Rp 10 miliar.

KAPOLRES SIDOARJO : PECAT JIKA TERLIBAT NARKOBA

4 kapolres sidoarjo
Tribratanews jatim: Kapolres Sidoarjo AKBP Muhammad Anwar Nasir, S.I.K., M.H menindak tegas anggotanya, jika terlibat narkoba. Saat ini Polisi menjadi incaran para pengedar dan bandar narkoba.

“Jangan sampai negara dan bangsa ini hancur karena narkoba. Bagi yang main-main atau terlibat dalam kasus narkoba kami berikan sanksi tegas. Jika ada oknum yang terlibat dalam kasus narkoba akan kami usut dan langsung kami pecat. Jangan sampai anda menyesal seumur hidup. Jika ada oknum yang melakukan, segera tinggalkan,” ujar Kapolres memimpin apel di Mapolres Sidoarjo, Kamis (3/3/2016).

Kapolres menyebutkan, jika ada salah satu oknum polisi yang menggunakan atau mengedarkan narkoba itu sangat menyedihkan.

Saat memimpin apel Kapolres Sidoarjo juga mengajak kepada anggotanya, bahwa jika mental dan iman lemah maka akan tergiur. Jangan sampai tergoda. “Ingat, narkoba itu merusak generasi kita. Mari kita perangi narkoba. Mari kita cari yang halal saja,”