Bandar narkoba asal Madura dibekuk Ditreskoba dan Brimob Polda Jatim

Tribratanewsjatim – Ditreskoba Polda Jatim bersama Den Gegana Sat Brimob Polda Jatim berhasil membekuk Bandar narkoba berinisial MR bin Mitro (33) warga Dusun Lebak, Desa Ketapang Barat, Sampang, Madura.

kbd hms pr narkobaKabid Humas Polda Jatim, Kombes R.P Argo Yuwono, Selasa (20/10/2015) mengatakan, keberhasilan itu setelah polisi memperoleh informasi dari masyarakat selanjutnya Informasi ini segera ditindaklanjuti dan segera dilakukan penyelidikan. Dalam penangkapan pelaku Bandar Narkoba tersebut, Ditreskoba di lapangan bekerja sama dengan Den Gegana Sat Brimob.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku setiap minggu membeli sabu 2 kali  dengan berat antara 20 – 40 gram. Dan tersangka MR bin Mitro juga mengaku mendapatkan barang haram itu dari temannya yang bernama Maswar warga Desa Tamberu Kec. Tamberu Kab. Sampang. Selanjutnya tim penyidik melakukan pengejaran terhadap DPO Maswar sampai saat ini belum tertangkap.

Setelah diinterogasi,  polisi segera mengembangkan kasus itu dan berhasil mengamankan 1 pelaku lainnya, dan  dua pengguna lainnya  masih berusia 15 tahun duduk dibangku kelas 2 SMP.

Barang bukti yang diamankan dari Bandar narkoba berupa 32 poket plastik berisi sabu berat keseluruhan 16,47 gram, timbangan elektrik,  seperangkap alat hisap, 4 korek api dan dua HP.

Atas perbuatannya teersangka dijerat pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman paling lama 12 penjara dan denda Rp 8 miliar .  (umam/ adi / mbah heru)

6 Jenasah Teridentifikasi Diserahkan Kepada Keluarga Korban Kebakaran Hutan Gunung Lawu

serahkan Jenazah korban kepada keluarga
serahkan Jenazah korban kepada keluarga

Tribratanewsjatim – DVI Polda Jatim gelar Press Release sebelum melakukan penyerahan jenazah 6 korban dari tujuh korban kebakaran hutan di puncak Gunung Lawu. Jenazah Korban berhasil di Identifikasi oleh Tim DVI selanjutnya akan diserahkan kepada keluarga Korban di Media Center Korban Kebakaran Hutan Gunung Lawu RSUD Dr. Sayidiman Magetan, Selasa (20/10).

Sementara satu jenasah yang sudah ditemukan masih menunggu hasil Identifikasi dengan mencocokan hasil DNA korban dan kerabat korban, disamping itu korban kebakaran lainnya yang masih belum ditemukan di lokasi kebakaran terlihat menunggu keluarga korban di ruang tunggu yang sudah disediakan pihak Rumah Sakit.

” Enam Jenasah sudah berhasil di Identifikasi yaitu, Nanang, Sumarwan, Rita Septi Nurika, Awang Feri Pradika, pacar Rita warga Kabupaten Ngawi sedangkan dua korban meninggal dunia lainnya Katini dan Joko Prayitno warga Jakarta ,” kata Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Ketua Tim DVI serahkan jenazah korban kebakaran kpd Kapolres

Kabiddokes Polda Jatim Kombes Pol dr.Umar Shahab menyerahkan jenasah berikut sertifikat kematian 6 (Enam) jenasah korban meninggal dunia kebakaran gunung lawu kepada Kapolres Magetan dan langsung diserahkan kepada Bupati Magetan dan Bupati Magetan menyerahkan ke Pjs. Bupati Ngawi dan Bupati Ngawi langsung menyerahkan kepada 4 keluarga korban yang dari kabupaten Ngawi. Sedangkan untuk 2 jenasah langsung diserahkan oleh Bupati Magetan.

Berikut ini data korban yang meninggal dunia kebakaran hutan gunung lawu , yaitu Sumarwan, 48 th, PNS, jl. Rajawali 4/1 Ds. Beran kec/kab. Ngawi, Nanang Setyo Utomo, 15 th, pelajar, (anak kandung sumarwan), Rita Septi Nurika, 21 th, Mahasiswa, Ds. Ngelung 5/1 kec. Paron Kab. Ngawi, Awang Feri Pradika, 25 th, Mahasiswa, Ds. Karangasri Kec/kab. Ngawi, Joko Prayitno, 31 th, Jln. Asia Baru 6/4 Kebun Jeruk Jakarta Barat, Kartini, 29 th, Pondok Kelapa 6/12 kec. Duren Sawit Jakarta Timur, 1 jenasah masih menunggu proses Identifikasi menunggu hasil DNA dari Mabes Polri.

Sedangkan Korban luka bakar yaitu Eko Nurhadi, 35 th, Ds. Brongol 2/1 kec. Karangjati kab. Ngawi ( di rujuk ke Surabaya), Novi Dwi Istiwanti, 15 th, Jln. Rajawali 4/1 Ds. Beran Kab. Ngawi Dirujuk ke RSU Mawardi Solo.(umam/polres magetan)

SEPASANG KEKASIH ASAL NGAWI KORBAN KEBAKARAN HUTAN GUNUNG LAWU BERHASIL TERIDENTIKASI

Tribratanewsjatim – Kebakaran Lawu memakan korban, Polres Magetan turut lakukan evakuasi, Minggu (18/10), Polres Magetan langsung mengerahkan tim gabungan untuk mengevakuasi korban yang luka-luka maupun meninggal diunia di Gunung Lawu.

magetanKapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H., , menyebut puluhan personel tim gabungan yang terdiri Polri, TNI, Basarnas, Perhutani, Tagana, Mapala dan warga masyarakat sekitar menuju tempat kejadian perkara (TKP) di Gunung Lawu melalui jalur pendakian Kabupaten Magetan, Jatim guna melakukan evakuasi korban kebakaran hutan lawu,” terang Kapolres.

Jumlah dan identitas korban yang meninggal dunia terbakar di Gunung Lawu, untuk sementara yang terdata dan sekarang yang ada di RSUD Sayidiman ada 7 jenasah sedangkan 2 orang luka-luka setelah perawatan di RSUD Sayidiman Magetan yang satu di Rujuk Ke Rumah Sakit Madiun yang satu di rujuk ke Rumah Sakit Solo.

MAGETAN EVAKUASIKapolres melalui Kabagops Polres Magetan Kompol Djuwadi mengatakan, “Kami terus melakukan koordinasi dengan Perhutani. Sekitar 25 personil] yang melakukan evakuasi. Sementara ini kami terus mengumpulkan informasi. Untuk sementara korban yang terdata yang meninggal dunia dan sekarang berada di RSUD Sayidiman Magetan yaitu korban yang sudah teridentifikasi berjumlah 4 (empat) yaitu an. Nanang Setio Utomo alamat Ds. Beran Ngawi, dan korban yang kedua an. Marwan Bapak dari Nanang Setio Utomo alamat Ds. Beran Ngawi, korban yang ketiga an. Rita Septi Nurita, 21 th, alamat Ds. Gelung 5/1 kec. Paron Ngawi, dan korban ke empat merupakan kekasih dari Rita bernama Awang, 23th alamat karang asri Ngawi juga berhasil teridentifikasi, sementara 3 jenasah masih belum teridentivikasi (Mr. X),”katanya.

Sedangkan korban luka-luka ada 2 orang yaitu Eko Nur Hadi alamat Karangjati RT.2 RW.1 Ngawi di rujuk ke Madiun dan Novi Dwi Istiwanti, 18 th jln. Rajawali RT.4 RW.1 Ngawi di rujuk ke Solo. Dalam kejadian kebakaran ini juga diinformasikan kepada tim peliput tribrata news adanya satu keluarga dari koban Rita Septi Nurita yang terjebak dalam kebakaran tersebut dan sekarang sanak saudara keluarga yang bersangkutan yang berasal dari jakarta sekarang sudah berada di Rumah Sakit untuk menunggu hasil identivikasi dari DVI. (umam/polresmagetan.com)